1368 📖 Wikipedia
📚 Artikel Terkait di Wikipedia
Kasepuhan Gelaralam
disebutkan di Kasepuhan Gelaralam ini hanya sejak 1368 saja ke saat ini, walaupun masih ada catatan sebelum tahun 1368, tetapi karena abad dan babad kehidupannya
Pondok Pesantren Nurul Jadid
Indonesia Merdeka oleh Hadratussyaikh K.H. Zaini Mun'im. pada tahun 10 Muharam 1368 Hijriyah atau 12 November 1948 Masehi. dengan jumlah santri ± 20.000 (2017)
Teori Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Nusantara
utama teori ini bersumber dari berbagai kronik Tiongkok era Dinasti Ming (1368–1644) dan catatan lokal yang dikenal sebagai "Kronik Klenteng Sam Po Kong"
Brunei Darussalam
dimulai dari Awang Alak Betatar, raja yang mula-mula memeluk agama Islam (1368) sampai kepada Sultan Muhammad Tajuddin (Sultan Brunei ke-19, memerintah
Kesultanan Samudera Pasai
l-Masyriq (Pengembaraan ke Timur) karya Abu Abdullah ibn Batuthah (1304–1368), musafir Maroko yang singgah ke negeri ini pada tahun 1345. Kesultanan Pasai
Dinasti Yuan Utara
Dinasti ini memerintah setelah runtuhnya dinasti Yuan di Tiongkok pada 1368 dan berlangsung sampai penaklukan oleh dinasti Later Jin yang dipimpin oleh
Huolongjing
yang disusun dan diedit oleh Jiao Yu dan Liu Bowen dari dinasti Ming awal (1368–1683). Huolongjing didasarkan pada teks yang dikenal sebagai Huolong Shenqi
Kuil Salib, Fangshan
kemudian digunakan oleh umat Kristen pada masa Dinasti Yuan (1271–1368). Selama Dinasti Ming (1368–1644), kuil ini kembali digunakan oleh umat Buddha hingga akhirnya








