📖

Artikel Tidak Ditemukan

Tidak ada artikel Wikipedia untuk "Prodikos".

DEBUG MODE: Kemungkinan IP VPS Anda diblokir oleh Wikipedia (HTTP 403) atau mendapat limit. Silakan cek file error_log PHP Anda untuk pesan [Wiki-Search] atau [Wiki-Parse]. Jika di localhost lancar, 100% ini karena firewall Datacenter Wikipedia.

Cari langsung di Wikipedia ↗

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Mitos

menafsirkan arah angin kepada rakyatnya. Herodotos (abad ke-5 SM) dan Prodikos mengklaim hal semacam ini. Teori ini disebut "euhemerisme" menurut nama

Orang barbar

sekali jejak stereotip-stereotip semacam ini. Dalam Protagoras karya Plato, Prodikos dari Kea memberi julukan "barbar" bagi dialek Aeolia yang dituturkan oleh

Kritias

filsuf lain yang dikenal sebagai kaum sofis adalah Protagoras, Gorgias, Prodikos, Hippias, dan Antiphon. Tidak seperti kaum sofis lain, Kritias hanya memainkan

Bahasa Yunani Aiolia

stanza Sapfo, and stanza Alkaios . Dalam karya Protagoras oleh Platon, Prodikos menyebut dialek Aiolia yang digunakan oleh Pittakos dari Metilene sebagai

Isokrates

pendidikan tingkat pertama. Dia sangat dipengaruhi oleh guru-guru sofisnya, Prodikos dan Gorgias, dan juga sangat mengenal Socrates. Setelah Perang Peloponnesos

Hippias

dikenal sekitar tahun 430 M. Ia hidup sezaman dengan Sokrates. Sama seperti Prodikos dan Gorgias, Hippias juga menjadi duta dari Elis ke kota-kota lain, seperti

Sofis

dari Abdera, Xeniades dari Korintus, Gorgias dari Leontinoi, Lycophron, Prodikos dari Keos, Thrasymakos dari Chalcedon, Hippias dari Elis, dan Antiphon

Penomoran Diels–Kranz

dan Arion 83 Lykofron 24 Alkmaion 54 Proros, Amyklas, dan Kleinias 84 Prodikos 25 Ikkos 55 Damon dan Fintias 85 Thrasymakhos 26 Paron 56 Simos, Myonides