Sitosina 📖 Wikipedia
📖
Artikel Tidak Ditemukan
Tidak ada artikel Wikipedia untuk "Sitosina".
📚 Artikel Terkait di Wikipedia
Pirimidina
nukleat, ketiga tipe basa nukleotida merupakan derivat pirimidin yaitu: sitosina (= cytosine) (C), timina (T), dan urasil (U). Sistem cincin pirimidina
Basa nukleotida
terlibat dalam pemasangan basa (lihat pula pasangan basa), utamanya adalah sitosina, guanina, adenina (DNA dan RNA), timina (DNA) dan urasil (RNA), secara
Asam deoksiribonukleat
salah satu jenis basa nitrogen (guanina (G), adenina (A), timina (T), atau sitosina (C)), gula monosakarida yang disebut deoksiribosa, dan gugus fosfat.
Makhluk hidup
sebagai urutan nukleotida. Empat jenis nukleotida yang berbeda (adenina, sitosina, guanina, dan timina) membentuk urutan khusus yang menentukan berbagai
Pasangan basa
membentuk pasangan basa dengan timina (T), sementara guanina (G) dengan sitosina (C) dalam DNA. Pada RNA, timina (T) digantikan oleh urasil (U). Pasangan
Asam nukleat
dibedakan oleh jenis gula dan basa nitrogen yang mereka miliki. Adenina, sitosina, dan guanina dapat ditemukan pada RNA maupun DNA, sedangkan timina dapat
Asam ribonukleat
dengan urasil pada RNA. Jadi tetap ada empat pilihan: adenina, guanina, sitosina, atau urasil untuk suatu nukleotida. Selain itu, bentuk konformasi RNA
Mutasi
hipoxanthine. Zat ini akan menempati tempat adenina asli dan berpasangan dengan sitosina, bukan lagi dengan timina. Mutasi kromosom, sering juga disebut dengan








