📑 Table of Contents
1868
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsaย 
Tahun

1868 (MDCCCLXVIII) adalah tahun kabisat yang diawali hari Rabu dalam kalender Gregorianย dan tahun kabisat yang diawali hari Senin dalam kalender Julian, tahun ke-1868 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-868 pada Milenium ke-2, tahun ke-68 pada Abad ke-19, dan tahun ke- 9 pada dekade 1860-an. Mulai awal tahun 1868, kalender Gregorian terhitung 12 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting
  • Peresmian Jalur rel KA Tanggoeng - Kemidjen sepanjang 26ย km.
  • Di Jepang ada pengukuhan kembali kekuasaan Kaisar Meiji, melawan para shogun.

Kelahiran

sunting

Lihat pula

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jepang

melemah, dan mengadakan pemberontakan hingga pecah Perang Boshin pada 1867-1868. Setelah Keshogunan Tokugawa ditumbangkan, kekuasaan dikembalikan ke tangan

Edo (Jepang)

terbesar di dunia di bawah Tokugawa. Setelah Restorasi Meiji pada tahun 1868, Pemerintahan Meiji mengganti nama Edo menjadi Tokyo (ๆฑไบฌcode: ja is deprecated

Daftar kapal perang Angkatan Laut Kekaisaran Jepang

daftar kapal perang Angkatan Laut Kekaisaran Jepang sejak berdiri pada tahun 1868 hingga dibubarkan pada tahun 1945. Atakebune, kapal perang pesisir abad ke-16

Zaman Meiji

Zaman Meiji (ๆ˜Žๆฒปcode: ja is deprecated , Meiji) (25 Januari 1868 - 30 Juli 1912) adalah salah satu nama zaman pemerintahan kaisar Jepang sewaktu Kaisar

Indonesia

sisa-sisa pengikut negara bekas Palembang pada tahun 1851โ€“1859. Pada tahun 1864โ€“1868, pasukan KNIL menaklukkan suku Basemah yang meneror Palembang dan Benkoelen

Restorasi Meiji

politik yang memulihkan kekuasaan kekaisaran praktis di Jepang pada tahun 1868 di bawah Kaisar Meiji. Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah dibukanya

Ekspedisi ke Etiopia 1868

Ekspedisi ke Etiopia 1868 adalah ekspedisi Britania melawan kaisar Etiopia Tewodros II, juga disebut kaisar Theodore II, yang memenjarakan beberapa misionaris

Saranjana

Nama ini juga muncul dalam peta rancangan Isaac Dornseiffen pada tahun 1868, yang mencantumkan nama "K. Sarandjana". Awalan "K." pada peta tersebut mengindikasikan