HOPE/HOSBO dari Luftwaffe dengan kombinasi pemandu GPS/INS dan elektro-optikal
Diagram menunjukkan penggunakan sebuah amunisi berpandu laser. CIA report, 1986.

Amunisi berpandu presisi (PGMโ€”precision-guided munition, senjata pintar, amunisi pintar) adalah amunisi yang memiliki sistem pemandu internal yang memandu rudal atau bom untuk mengenai sasaran yang dituju secara spesifik, dengan tujuan mengurangi kerusakan yang tak diinginkan.

Karena efek kerusakan senjata berpeledak akan berkurang seiring bertambahnya jarak akibat hukum kuadrat terbalik, peningkatan akurasi bahkan yang sedikit sekalipun akan mengurangi jumlah atau kekuatan bom yang diperlukan untuk menyerang sebuah sasaran. Maka dari itu, bahkan jika beberapa bom berpandu meleset dari sasarannya, risiko mengenai penduduk sipil dan jumlah kerusakan yang tak diinginkan akan berkurang.

Jenis

sunting

Senjata berpandu radio

sunting

Jerman merupakan negara pertama yang mengenalkan PGM dalam pertempuran, melalui KG 100 yang menjatuhkan bom gravitasi lapis baja Fritz X seberat 1.400ย kg yang dipandu oleh sistem radio pemandu Kehl-StraรŸburg.[1]

Senjata berpandu inframerah/elektro-optikal

sunting

Pada Perang Dunia II, National Defense Research Committee Amerika Serikat mengembangkan bom VB-6 Felix yang menggunakan inframerah untuk menjejak kapal laut. Ketika bom ini diproduksi pada tahun 1945, bom ini tidak pernah digunakan secara operasional.[1] Pemandu presisi telah diaplikasikan pada persejataan selain hulu ledak bom konvensional.

Senjata berpandu laser

sunting

Pada 1962, AD Amerika Serikat memulai penelitian sistem pemandu laser dan pada 1967, USAF mengadakan evauasi kompetitif yang menghasilkan bom berpandu laser pertama di dunia, BOLT-117, pada 1968. Semua bom berpandu laser bekerja dalam cara yang sama, mengandalkan sasaran yang disinari oleh penanda laser di darat atau pesawat. Bom ini memiliki kelemahan yaitu tidak dapat digunakan dalam kondisi cuaca yang buruk, ketika iluminasi sasaran tidak dapat terlihat, atau ketika penanda sasaran tidak dapat mendekatinya.

Senjata berpandu radar

sunting
Sebuah F-22 Raptor melepaskan sebuah JDAM dari gantungan senjata internalnya ketika terbang dengan kecepatan supersonik

Senjata anti-tank ringan Hellfire II buatan Lockheed-Martin menggunakan radar pada Boeing AH-64D Apache Longbow untuk menyediakan pemanduan tembak-dan-lupakan terhadap senjata tersebut.

Senjata berpandu satelit

sunting

Pelajaran yang didapatkan dari Perang Teluk Pertama menunjukkan pentingnya amunisi presisi, sekaligus kesulitan-kesulitan dalam menggunakannya, terutama ketika pengelihatan terhadap tanah atau sasaran dari udara terganggu.[2] Masalah pengelihatan tidak memengaruhi senjata berpandu satelit seperti Joint Direct Attack Munition (JDAM) atau Joint Stand-Off Weapon (JSOW) yang menggunakan sistem satelit GPS untuk memandunya. Senjata ini dapat digunakan dalam segala kondisi cuaca tanpa perlu bantuan unit darat.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b Fitzsimons, Bernard. (1977). The Illustrated encyclopedia of 20th century weapons and warfare. London: Latimer House. ISBNย 0906704006. OCLCย 10485829.
  2. ^ "News". www.af.mil. Diakses tanggal 2019-04-14.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pengeboman presisi

banyak warga sipil. Sejak masa perang, pengembangan dan adopsi amunisi berpandu presisi telah sangat meningkatkan keakuratan pengeboman udara. Karena akurasi

Mesiu

Bahan energetik Granat tangan Bom Peledak biner Peluru artileri Amunisi berpandu presisi Peluru penembus zirah Hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi

EMB-314

Pesawat A-29 Super Tucano dapat membawa beragam variasi amunisi layaknya amunisi berpandu presisi dan dirancang untuk menjadi platform sistem murah di medan

Bom

Mesiu Bahan energetik Granat tangan Peledak biner Peluru artileri Amunisi berpandu presisi Peluru penembus zirah Hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi

Kaliber 105 mm

laut Termit Mesiu Bahan energetik Granat tangan Bom Peledak biner Amunisi berpandu presisi Peluru penembus zirah Hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi

Tabel kecepatan ledakan bahan peledak

Propelan roket Roket propelan padat Granat tangan Bom Peluru artileri Amunisi berpandu presisi Peluru penembus zirah Hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi

Kemungkinan galat lingkaran

Inersia Navigasi proporsional Peperangan elektronik Pengeboman presisi Amunisi berpandu presisi Murang proksimitas Sensor proksimitas Radar homing semi-aktif

SLT Pindad

grenade, RPG Granat antitank Roket Peluru kendali antitank (ATGM) Amunisi berpandu presisi (PGM, smart weapon, smart munition, smart bomb) Sistem anti-tank