📑 Table of Contents
Anggaraka
Dewa planet Mars[1]
Anggota Nawagraha
Nama lainManggala, Boma
AfiliasiDewa
KediamanManggalaloka
PlanetMars
MantraOm Mangala Devaya Namah
Warnaย kulitmerah
Wahanadomba
HariSelasa
Keluarga
Orang tua
PasanganJwalini[2][3]

Anggaraka (Dewanagari: เค…เค™เฅเค—เคพเคฐเค•;ย ,IAST:ย Aแน…gฤraka,;ย arti: 'si merah')[4] atau Manggala (Dewanagari: เคฎเค‚เค—เคฒ;ย ,IAST:ย Maแน…gala, เคฎเค‚เค—เคฒ), disebut pula Boma (Dewanagari: เคญเฅŒเคฎ;ย ,IAST:ย Bhauma,;ย arti: 'putra bumi') adalah nama untuk planet Mars dalam Sanskerta, sebagaimana termaktub dalam pustaka Jyotisha (astronomi Hindu). Dia juga dipersonifikasikan sebagai dewa perang dan membujang selamanya. Menurut mitologi Hindu, dia merupakan putra Pertiwi, dewi bumi. Dia juga menguasai zodiak Aries dan Scorpio, dan ahli ilmu gaib (Ruchaka Mahapurusha Yoga).

Dilukiskan dengan warna merah menyala, berlengan empat, membawa trisula, gada, teratai dan tombak. Wahananya adalah domba jantan. Ia menguasai hari Selasa atau Anggarawara / Manggalawara.[5]

Mitologi

sunting

Anggaraka dikisahkan dalam mitologi Hindu dengan narasi yang berbeda, sesuai dengan pandangan dua aliran terkemuka dalam agama Hindu, yaitu Waisnawa (ajaran yang memuliakan Wisnu) dan Saiwa (ajaran yang memuliakan Siwa sebagai dewa utama).

Dalam pandangan Waisnawa, kisah Anggaraka berkaitan dengan Waraha awatara, penjelmaan Wisnu yang berwujud babi hutan. Dikisahkan ketika asura Hiranyaksa menculik Dewi Bumi, Wisnu berubah wujud menjadi Waraha lalu turun ke dunia demi menyelamatkan sang dewi. Waraha mendapati bahwa Hiranyaksa telah menyeret Dewi Bumi ke lautan purba. Waraha pun menyelamatkan sang dewi setelah membunuh sang asura, lalu menempatkannya kembali di posisinya semula. Dalam proses penyelamatan tersebut, Waraha menyadari bahwa sebenarnya Dewi Bumi merupakan salah satu aspek dari Laksmi (sakti Dewa Wisnu).[6] Akhirnya Waraha dan Dewi Bumi kawin, kemudian Anggaraka lahir dari hubungan tersebut.[7]

Menurut cerita versi Saiwa, ketika Dewa Siwa sedang dalam meditasi yang mendalam (Sanskerta: samadhi) di tempat tinggalnya, Gunung Kailasa, tiga tetes keringat dari dahinya dan jatuh ke bumi. Dari tetes keringat tersebut muncullah bayi yang sangat indah, kulitnya kemerahan dan memiliki empat lengan. Anak itu diserahkan kepada dewi bumi, Pertiwi untuk diasuh. Anak itu diberi nama 'Boma' (Bhauma) karena diasuh dan dibesarkan oleh 'Bumi' (Bhumi).[8] Ketika Boma tumbuh dewasa, dia pergi ke Kashi dan melakukan tapa yang luar biasa untuk menyenangkan hati Siwa. Sang dewa memberkatinya dengan memberikannya 'Manggalaloka' (kediaman Manggala), yang lebih unggul daripada 'Sukraloka' (planet Venus atau Sukra).[9]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Mangala, Maแน…galฤ, Maแน…gala, Mamgala: 45 definitions". 27 September 2008.
  2. ^ "MATA JWALINI - CONSORT OF LORD MANGALA - ePoojaStore.in".
  3. ^ https://ombeejmantra.com/mangal-beej-mantra/ [URL kosong]
  4. ^ Turner, Sir Ralph Lilley (1962). "aแน…gฤraka 126". A comparative dictionary of the Indo-Aryan languages. London: Oxford University Press. Digital Dictionaries of South Asia, University of Chicago. hlm.ย 7. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-22. Diakses tanggal 21 Feb 2010. aแน…gฤraka 126 aแน…gฤraka '(hypothetical) red like embers', masculine 'charcoal'. 2. masculine 'the planet Mars'. [รกแน…gฤra -- ] 1. Pali aแน…gฤraka -- 'red like charcoal'; Sanskrit aแน…ฤrฤซ 2. Pali aแน…gฤraka -- masculine 'Mars',; Sanskrit aแน…ฤro masculine Tuesday. ;
  5. ^ Mythology of the Hindus, Charles Coleman, p. 132
  6. ^ Misra, Munindra; เคฎเคฟเคถเฅเคฐเคพ, เคฎเฅเคจเฅ€เคจเฅเคฆเฅเคฐ (2015-08-04). Lord Vishnu & Goddess Lakshmi (dalam bahasa Hindi). Osmora Incorporated. hlm.ย 108. ISBNย 978-2-7659-1672-7.
  7. ^ Arumugam, Nesa (2020-09-27). Myths and Legends of the Navagraha: The Nine Movers of Destiny in Indian Astrology (dalam bahasa Inggris). Partridge Publishing Singapore. hlm.ย 45. ISBNย 978-1-5437-6002-6.
  8. ^ Banerjee, Sudeshna. "Red Bhooma - What Hindu mythology says about Mars". The Telegraph (dalam bahasa Inggris).
  9. ^ . Siwapurana, bab 2.71

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Selasa

เค…เค™เฅเค—เคพเคฐ (รกแน…gฤra) dalam bahasa Sanskerta, yang merujuk pada dewa perang Anggaraka dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Mars. Penamaan ini masih

Jwala (dewi)

Dalam budaya Hindu, dia umumnya dipuja sebagai istri Dewa Manggala atau Anggaraka. Kuil Jwalamukhi (arti: "seseorang dengan wajah yang bersinar seperti

Bumi (dewi)

penyelamatan tersebut. Mereka berdua dikaruniai putra yang diberi nama Anggaraka (Manggala). Bumi juga melahirkan Narakasura akibat terkena pengarh dari

Karang boma

dikenal dengan nama Manggala (artinya "pembawa keberuntungan") alias Anggaraka (artinya "si badan merah"). Menurut kitab Kalikapurana, Naraka alias Boma

Kejawen

Planet Astrologi Hindu (Nawagraha) Candra Sukra Surya Wrehaspati Sani Anggaraka Budha - Wrehaspati - Tubuh Darah Mani Tulang Otak Otot Sumsum Kulit -

Indra

Katyayani Kusmanda Mahagauri Sailaputri Sididatri Skandamata Nawagraha Anggaraka Budha Candra (Soma) Ketu Rahu Sani Sukra Surya (Raditya) Wrehaspati (Guru)

Ares

Istri Afrodit Anak Eros, Deimos, Fobos, Harmonia, Anesta, Himeros, Kentaur, Hippolita dan Adrehoustha Padanan Hindu Anggaraka (Manggala) Romawi Mars

Gayatri

Katyayani Kusmanda Mahagauri Sailaputri Sididatri Skandamata Nawagraha Anggaraka Budha Candra (Soma) Ketu Rahu Sani Sukra Surya (Raditya) Wrehaspati (Guru)