Dalam ilmu kebahasaan, bahasa terbukti adalah bahasa (hidup maupun mati) yang pernah atau sudah terdokumentasi sehingga bukti keberadaannya (attestation) masih ada hingga kini. Bukti dapat berupa rekaman, transkripsi, sastra maupun prasasti. Sebaliknya, bahasa tak terbukti adalah sebutan umum untuk bahasa-bahasa yang tak mempunyai bukti langsung akan keberadaannya, yang semua buktinya telah hilang, maupun bahasa purba hipotetis yang diajukan dalam reka ulang kebahasaan.[1]

Dalam bahasa terbukti, bentuk kata tertentu yang langsung diketahui telah digunakan (karena muncul dalam sastra, prasasti, atau tuturan yang terdokumentasi) disebut bentuk terbukti. Bentuk ini berbeda dengan bentuk tak terbukti, yang merupakan reka ulang yang dihipotesiskan telah digunakan berdasarkan bukti tak langsung (seperti pola etimologis/penurunan kata). Dalam teks linguistik, bentuk yang tak terbukti biasanya ditandai dengan tanda bintang di depannya (*).[2]

Lihat pula

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ Baxter, William Hubbard (1992). A Handbook of Old Chinese Phonology (dalam bahasa Inggris). Walter de Gruyter. hlm.ย 24. ISBNย 9783110123241.
  2. ^ Fortson, Benjamin W. IV (2011-09-07). Indo-European Language and Culture: An Introduction (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. ISBNย 9781444359688.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa campuran

2017-05-15. According to Google n-gram, the German term Mischsprachecode: de is deprecated is first attested in 1832, and attested in English since 1909.

Orang Yunani

Italians of Greek descent โ€“ dating back to Byzantine and Classical times โ€“ is attested to by the Griko dialect, which is still spoken in the Magna Graecia region

Orang Belanda

Belanda. "Maltho thi afrio litocode: odt is deprecated " is the oldest attested (Old) Dutch sentence, found in the Salic Law, a legal text written around

James Lancaster

Concentrated in Those Societies; and of the Language, Manners, and Expenses of Ancient Times; with Attested Copies and Translations of the Companies' Charters

Khagan

Eastern Iranian origin, borrowed presumably from Early Saka *hvatuรฑ, cf. the attested Soghdian words xwt'w 'ruler' (< *hva-tฤvya-) and xwt'yn 'wife of the ruler'

Bahasa Raetia

for linguistic relationships, Lydian is an Indo-European language. Lemnian, which is attested by a few inscriptions discovered near Kamania on the island

Alfabet Gotik

"Indogermanische Forschungen", 93, 1988, pp. 168-185. The forms which are not attested in the Gothic corpus are marked with an asterisk. For a detailed discussion

Aksara paku Persia Kuno

University Press, 1996 Unattested numbers are not listed. The list of attested numbers is based on Kent, Ronald Grubb. Old Persian: Grammar, Text, Glossary