Bandar Udara Dhoho

Dhoho Airport
Informasi
JenisPublik
PemilikGudang Garam
PengelolaInjourney Airports[1]
MelayaniTunggal Rogo Mandiri
LokasiKabupaten Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Dibuka18ย Oktober 2024; 17 bulan laluย (2024-10-18)
Dibangun5ย April 2024; 2 tahun laluย (2024-04-05)
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Ketinggianย dpl116ย mdpl
Koordinat7ยฐ45โ€ฒ42โ€ณS 111ยฐ57โ€ฒ05โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ7.7616718ยฐS 111.9515214ยฐE๏ปฟ / -7.7616718; 111.9515214
Peta
DHX di Jawa
DHX
DHX
Lokasi bandara di Jawa
Landasan pacu
Arah Panjang Permukaan
kaki m
14/32 10,827 3,300 Aspal

Bandar Udara Dhoho (bahasa Inggris: Dhoho Airport) adalah bandar udara yang melayani Kediri, Jawa Timur dan sekitarnya, dan berada di kaki Gunung Wilis, Kediri, Bandara Doho terletak sekitar 125 kilometer sebelah barat daya Surabaya. Tujuan pengembangan bandara ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Jawa Timur, serta untuk melengkapi operasional Bandara Internasional Juanda di Surabaya dan Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang.[2]

Bandara ini mulai beroperasi untuk penerbangan domestik pada 5 April 2024, dan dirancang untuk dapat melayani penerbangan internasional.[3] Bandara Internasional Dhoho merupakan bandara pertama di Indonesia yang sepenuhnya didanai oleh sektor swasta[4] dan dikembangkan dalam tiga fase melalui skema kemitraan publik-swasta dengan masa konsesi 30 hingga 50 tahun.

Etimologi

sunting

Nama Bandar Udara Dhoho ini berasal dari kata Daha atau Dahanapura yang memiliki arti Kota Api. Dahulu, Daha merupakan sebuah kota kuno yang pernah menjadi pusat pemerintahan dari Kerajaan Kadiri.

Sejarah

sunting

Pembangunan bandara ini diinsiasi oleh pemilik Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo setelah bertemu dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tahun 2016.[5] Pada september 2022 penandatanganan perjanjian kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang diprakarsai badan usaha (KPBU unsolicited) Bandara Baru Kediri. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menko Luhut pada April 2020 secara online dikarenakan kondisi Covid-19.[6]

Nantinya kapasitas penumpang bandara untuk tahap I (2023) mampu menampung 1,5 juta penumpang per tahun, tahap II sebanyak 4,5 juta penumpang per tahun, dan tahap III bisa 10 juta penumpang per tahun.[5] Hingga bulan Juni 2022, progres pembangunan bandara ini secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 50%.[5]

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meresmikan Bandara Dhoho di Kediri pada Jumat, 18 Oktober 2024. Peresmian ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airpots) Faik Fahmi dan Presiden Direktur PT Surya Dhoho Investama, Istata T Siddharta. Sejak dilakukannya soft launching pada 5 April 2024 sampai waktu peresmian, Bandara Dhoho Kediri telah melayani lebih dari 20 ribu penumpang dengan total 175 perjalanan.[7]

Maskapai Penerbangan dan Tujuan

sunting
MaskapaiTujuan
Super Air Jet Jakartaโ€“Soekarno-Hatta (dilanjutkan 10 November 2025)[8][9]

Pembangunan

sunting
Pembangunan Bandar Udara Dhoho tahun 2023

Bandara Dhoho memiliki landasan pacu 3.300 x 60 meter, apron komersial 548 x 141 meter, apron VIP 221 x 97 meter, empat taxiway dan lahan parkir seluas 37.108 meter persegi. Bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 18.224 meter persegi dengan kapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.[7]

Bandar udara dengan perkiraan total nilai investasi mencapai Rp 10,8 triliun[5] tersebut direncanakan akan beroperasi secara komersial di Januari 2024.[10]

Tahap soft launching bandara tersebut dilakukan pada tanggal 5 April 2024. Setelah itu, bandara ini diresmikan oleh Pemerintah pada tanggal 18 Oktober 2024. Saat peresmian, total nilai investasi tercatat di angka Rp 12 triliun.[7]

Tujuan pengembangan bandar udara ini adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di bagian selatan provinsi Jawa Timur, serta menjadi suplemen Bandar Udara Internasional Juanda.[11] Bandara tersebut juga direncanakan menjadi embarkasi Haji.[12]

PT Angkasa Pura I menyetujui pengelolaan bandar udara tersebut melalui nota kesepahaman dengan PT. Gudang Garam pada 10 Maret 2020, yang sebelumnya Gudang Garam menawarkan pengelolaan kepada Angkasa Pura II.[13]

Referensi

sunting
  1. ^ https://hubud.dephub.go.id/hubud/website/bandara/411
  2. ^ Prireza, Adam (30 May 2018). "Kediri Airport Construction by Gudang Garam Starts 2019". The Jakarta Post. Diakses tanggal 15 January 2019.
  3. ^ Hakim, Muhammad Agus Fauzul (29 May 2018). Ika, Aprillia (ed.). "Pembangunan Bandara Kediri Sampai pada Tahap Finalisasi Desain". Kompas. Diakses tanggal 15 January 2019.
  4. ^ Bahfein, Suhaiela (2023-07-17). Alexander, Hilda (ed.). "Disuntik Gudang Garam, Dhoho Jadi Bandara Pertama yang Dibiayai Swasta". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-04-10.
  5. ^ a b c d "Bandara Kediri Ini Dibangun Konglomerat, Bakal Layani Umrah". CNBC Indonesia. 2022-09-13. Diakses tanggal 2023-03-26.
  6. ^ "Lakukan peletakan batu pertama, Luhut puji desain Bandara Kediri". Antara. 2020-04-15. Diakses tanggal 2023-03-26.
  7. ^ a b c KPJ (19 Oktober 2024) "100 Persen Dibangun Swasta, Pemerintah Resmikan Bandara Dhoho Kediri" Rakyat Merdeka. hal 3
  8. ^ @kediripromo (24 October 2025). "alhamdulilah setelah sekilan lama, bandara dhoho kediri vakum tidak ada penerbangan sama sekali, bakal ada penerbangan perdana rute baru super air jet mulai 10 november 2025 pakai airbus A320-200, penerbangan dilaksanakan tiap senin, rabu dan jumat, semoga bandara dhoho kediri bakal ada rute rute terbaru yo guys" โ€“ via Instagram.
  9. ^ "Departure flights to Kediri". airpaz.com.
  10. ^ Anugerah, Lorenzo (2023-12-12). "Kemenhub: Bandara Dhoho Kediri Beroperasi Mulai Januari 2024". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 2023-15-12.
  11. ^ "Kediri Airport Construction by Gudang Garam Starts 2019". The Jakarta Post. Diakses tanggal 15 January 2019.
  12. ^ "Pembangunan Bandara Kediri Sampai pada Tahap Finalisasi Desain". Kompas. Diakses tanggal 15 January 2019.
  13. ^ "Angkasa Pura Airports dan Gudang Garam Tandatangani Nota Kesepahaman Rencana Kerja Sama Pengusahaan Bandara Dhoho Kediri" (Press release). Jakarta: PT Angkasa Pura I. 10 Maret 2020. Diakses tanggal 14 Februari 2022.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar bandar udara di Indonesia

mengenai Airports in Indonesia. Daftar bandar udara tersibuk di Indonesia "Luhut Pandjaitan dan Asal Kata Dhoho untuk Bandara Kediri". Tempo.co. 16 April

Otoritas Bandar Udara Wilayah III

Bandar Udara Dhoho - Kediri (DHX); Bandar Udara Banyuwangi โ€“ Banyuwangi (BWX); Bandar Udara Jenderal Besar Sudirman โ€“ Purbalingga (PWL) Bandar Udara Ahmad

Bandar Udara Internasional Soekarnoโ€“Hatta

Bandar Udara Internasional Soekarnoโ€“Hatta (Soekarnoโ€“Hatta International Airportcode: en is deprecated ; IATA: CGK,ย ICAO: WIII), disingkat SHIA atau Soetta

Grogol, Kediri

dikenal sebagai salah satu kecamatan yang terdapat lokasi proyek Bandar Udara Dhoho yang dibangun oleh PT Gudang Garam dan dikelola oleh Angkasa Pura

Banyakan, Kediri

langsung dengan Kota Kediri sehingga menjadi lokasi jalan akses masuk Bandar Udara Dhoho serta menjadi titik gerbang tol ruas Jalan Tol Kertosonoโ€“Kediri, keduanya

AirNav Indonesia

(Wilayah udara Makassar) Bandar Udara Adisutjipto (Daerah Istimewa Yogyakarta) Bandar Udara Adi Soemarmo (Kota Surakarta, Jawa Tengah) Bandar Udara Dhoho (Kota

Tarokan, Kediri

skala besar yang diresmikan pada beberapa tahun terakhir seperti Bandar Udara Dhoho yang dibangun PT Gudang Garam dan Stadion Gelora Daha Jayati. Salah

Angkasa Pura I

Tengah) Bandar Udara Adi Soemarmo (Kota Surakarta, Jawa Tengah) Indonesia bagian timur Bandar Udara Dhoho (Kota Kediri, Jawa Timur) Bandar Udara Syamsudin