Bremsstrahlung dihasilkan oleh elektron berenergi tinggi yang dibelokkan dalam medan listrik dari sebuah inti atom.

Bremsstrahlung (bahasa Indonesia: radiasi pengereman, dari bahasa Jerman) adalah radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh partikel bermuatan (biasanya elektron) berkecepatan tinggi ketika ia kehilangan energi dan dibelokkan akibat berada di dekat inti atom. Partikel tersebut kehilangan energi kinetik yang diubah ke dalam bentuk radiasi, yaitu foton, sehingga hukum kekekalan energi tetap terpenuhi.

Bremsstrahlung mempunyai spektrum energi kontinu yang lebar, sementara spektrum energi dari sinar-X karakteristik adalah diskrit. Sinar-X karakteristik terbentuk melalui proses perpindahan elektron atom dari tingkat energi yang lebih tinggi menuju ke tingkat energi yang lebih rendah. Beda energi antara tingkat-tingkat orbit dalam atom target cukup besar sehingga radiasi yang dipancarkannya memiliki frekuensi yang cukup besar dan berada pada daerah sinar-X.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Elektron

bermuatan seperti proton. Percepatan elektron menghasilkan pancaran radiasi Bremsstrahlung. Tumbukan lenting antara sebuah foton (cahaya) dengan sebuah elektron

Isotop bismut

isotop 213Bi dapat diproduksi dengan membombardir radium dengan foton bremsstrahlung dari sebuah pemercepat partikel linier. Pada tahun 1997, sebuah konjugat

Fosforus

tinggi dari partikel beta menimbulkan emisi sinar-X sekunder melalui Bremsstrahlung (radiasi pengereman) dalam bahan perlindungan padat seperti timbal.

Elektromagnetisme

pancaran gelombang elektromagnetik. Fenomena ini disebut bremsstrahlung. Fenomena bremsstrahlung teramati pada percepatan elektron dengan memberikan tegangan

Pembangkit listrik tenaga nuklir

membutuhkan perisai yang lebih kuat daripada pemancar alfa karena foton bremsstrahlung yang dihasilkan oleh partikel beta. Unsur ini telah digunakan dalam

Bismut

bismut-213 dapat diproduksi dengan membombardir radium dengan foton bremsstrahlung dari akselerator partikel linear. Pada tahun 1997, konjugat antibodi

Tau (partikel)

Dikarenakan massa yang berat, partikel tau tidak memancarkan radiasi bremsstrahlung sebanyak elektron; yang menyebabkan mereka sangat berpotensi untuk menembus

Tabung sinar-X

direm oleh atom sasaran, menyebabkan radiasi rem terus menerus atau Bremsstrahlung, bagian dari spektrum yang berada dalam domain sinar-X . Elektron-elektron