Shahih Bukhari
PengarangMuhammad bin Ismail al-Bukhari
BahasaArab
SubjekHadis
GenreKumpulan hadis
ISBNISBN 978-1-56744-519-0
OCLC47899632
Teks asli
Shahih Bukhari at Arab Wikisource

Shahih Bukhari merupakan kitab (buku) koleksi hadis yang disusun oleh Imam Bukhari yang hidup antara 194 hingga 256 hijriah. Kitab ini juga dikenal dengan al-Jami al-Musnad as-Sahih al-Mukhtasar min Umur Rasulilahwa Sunanihi wa Ayyamihi.[1]

Koleksi hadis ini di kalangan muslim Sunni adalah merupakan salah satu dari yang terbaik karena Bukhari menggunakan kriteria yang sangat ketat dalam menyeleksi hadis. Ia menghabiskan waktu 16 tahun untuk menyusun koleksi ini dan menghasilkan 2.602 hadis dalam kitabnya (9.802 dengan perulangan).[2]

Syarat Bukhari

sunting

Imam Bukhari tidak menjelaskan secara gamblang metode seleksi hadis yang dipakai dalam menyusun kitabnya. Namun dilihat dari hadis-hadis yang dicantumkan dalam Shahih Bukhari dan dari pernyataannya dalam kitabnya yang lain, at-Tarikh al-Kabir, maka para ahli hadis menyimpulkan sebenarnya ada dua syarat:

  • Kualitas Rijal al-Hadis (para perawi hadis). Dalam masalah ini, Imam Bukhari hanya memilih hadis yang status perawinya tidak dikomentari jelek oleh para pakar hadis. Utamanya dalam hadis yang berkaitan dengan akidah atau dasar Islam. Kalaupun ada, tetapi komentar itu tidak berpengaruh. Sedangkan Imam Muslim juga mencantumkan hadis yang status perawinya diperselisihkan. Inilah alasan Shahih Bukhari lebih utama dari Shahih Muslim.
  • Ittishal as-Sanad (ketersambungan sanad [perawi hadis]). Sedangkan dalam masalah ini, Imam Bukhari menekankan murid mendengar langsung dari gurunya atau paling tidak bertemu walaupun hanya sekali. Ia tidak mencantumkan hadis mu'an'an (hadis yang di dalamnya ada perawi tidak dikenal). Kecuali jika berasal dari seorang perawi yang terbukti secara kuat telah mendengar dari gurunya. Sedangkan Imam Muslim tidak menetapkan syarat seketat ini.[3]

Penomoran hadis

sunting
Punggung buku Fathul Bari bisyarhi Shahih al-Bukhari

Ada beberapa perbedaan dalam metode penomoran hadis-hadis dalam kitab Shahih Bukhari. Hal ini disebabkan pada awalnya Imam Bukhari memang tidak memberikan nomor dalam menyusun shahihnya. Penomoran diperkenalkan oleh peneliti hadis kontemporer untuk memudahkan pencarian.

Yang populer digunakan adalah metode penomoran Fuad Abdul Baqi (7563 hadis) yang dipakai dalam kitabnya Fath al-Bari, penomoran Dr. al-Bigha (7124 hadis) dan penomoran al-Alamiyah (7003 hadis).[3]

Pranala luar

sunting

Unduhan

sunting

Lihat juga

sunting

Catatan

sunting
  1. ^ Miswanto, MA, Agus (2012). Agama, Keyakinan, dan Etika. Magelang: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam Universitas Muhammadiyah Magelang. hlm. 36. ISBN 978-602-18110-0-9.
  2. ^ "About - Sahih al-Bukhari - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم)". sunnah.com. Diakses tanggal 2023-05-17.
  3. ^ a b "Shahih Bukhari Indonesia". maktabah.istinbat.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-03-03. Diakses tanggal 2017-03-02.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Muhammad bin Ismail al-Bukhari

al-Bukhari. Dengan demikian nama lengkapnya adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju'fi al-Bukhari. Ia

Hadis

kepanjangan dari Hadis Riwayat. Sehingga HR. Bukhari bermakna hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Matan ialah redaksi dari hadis, dari contoh

Bukhari

Anggota DPRK Aceh Utara periode 2024—2029. Bukhari merupakan anak kandung Tgk. Agani (Ayah Leubeng). Bukhari menamatkan pendidikan dasar di Sekolah Dasar

Muslim bin al-Hajjaj

juga sudah belajar hadis sejak kecil seperti Imam Bukhari dan pernah mendengar dari guru-guru Al Bukhari dan ulama lain selain mereka. Orang yang menerima

Panglima Bukhari

Muhammad Seman menjadikan Bukhari sebagai panakawan (ajudan) Sultan, dan Bukhari ikut berjuang di daerah Puruk Cahu, Barito Hulu. Bukhari seorang yang setia

Shahih Muslim

merupakan murid dari Imam Bukhari. Koleksi hadis ini di kalangan muslim Sunni adalah koleksi terbaik kedua setelah Shahih Bukhari. Dari sekitar 300.000 hadis

Aisyah

CS1: Status URL (link) Bukhari, Imam. "Hadits Bukhari Nomor 484". Ilmu islam. Diakses tanggal 1 Agustus 2024. "Sahih al-Bukhari 4788 - Prophetic Commentary

Istri-istri Muhammad

2021-08-21. "Sahih al-Bukhari 146". Sunnah.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-19. Diakses tanggal 2021-08-21. "Sahih al-Bukhari 7012". sunnah.com.