Qin Shi Huang
็งฆๅง‹็š‡
Penggambaran anumerta Qin Shi Huang, abad ke-19[1][a]
Kaisar Dinasti Qin
Berkuasa221 SM โ€“ 12 Juli 210 SM[b]
PenerusQin Er Shi
Raja Qin
Berkuasa6 Juli 247 SM[c] โ€“ 221 SM
PendahuluRaja Zhuangxiang
PenerusPosisi dihapuskan
Dirinya sendiri sebagai Kaisar Qin
KelahiranYing Zheng (ๅฌดๆ”ฟ) or
Zhao Zheng (่ถ™ๆ”ฟ)
Februari 259 SM[d]
Handan, Negara Zhao
Kematian12 Juli 210ย SM (usia 49)
Shaqiu, dinasti Qin
Pemakaman
Keturunan
  • Pangeran Fusu
  • Pangeran Huhai
  • Pangeran Gao
  • Pangeean Jianglรผ
Nama lengkap
Nama takhta
Shi Huangdi (ๅง‹็š‡ๅธ)
WangsaYing
DinastiQin
AyahRaja Zhuangxiang
IbuIbu Suri Zhao

Qin Shi Huang (Hanzi: ็งฆๅง‹็š‡, pengucapanโ“˜; Februari 259[e]ย โ€“ 12 Juli 210 SM) adalah pendiri Dinasti Qin dan kaisar Tiongkok pertama.[9] Dari mempertahankan gelar "raja" (wรกng ็Ž‹) yang diadopsi oleh penguasa Shang dan Zhou sebelumnya, ia mengadopsi gelar "kaisar" yang ia ciptakan (huรกngdรฌ ็š‡ๅธ), yang akan digunakan terus-menerus oleh raja-raja di Tiongkok selama dua milenium berikutnya.

Lahir di Handan, ibu kota Zhao, sebagai Ying Zheng (ๅฌดๆ”ฟ) atau Zhao Zheng (่ถ™ๆ”ฟ), Orang tuanya adalah Raja Zhuangxiang dari Qin dan Ibu Suri Zhao. Pedagang kaya Lรผ Buwei membantunya menggantikan ayahnya sebagai raja Qin, setelah itu ia menjadi Raja Zheng dari Qin. Pada tahun 221 SM, ia telah menaklukkan semua negara-negara yang berperang lainnya dan menyatukan seluruh Tiongkok, dan ia naik takhta sebagai kaisar pertama Tiongkok. Selama masa pemerintahannya, para jenderalnya memperluas wilayah negara Tiongkok secara besar-besaran: kampanye di sebelah selatan Chu. Chu secara permanen menambahkan wilayah Yue di Hunan dan Guangdong ke dalam Sinosfer, dan kampanye Qin melawan Xiongnu di Asia Dalam berhasil menaklukkan Lingkar Ordos dari Xiongnu yang nomaden, walaupun Xiongnu kemudian bersatu di bawah komando Modu Chanyu.

Qin Shi Huang juga bekerja sama dengan menterinya Li Si untuk memberlakukan reformasi ekonomi dan politik besar yang bertujuan untuk menstandardisasi berbagai praktik negara Tiongkok awal. Dia secara tradisional dikatakan telah melarang dan membakar banyak buku serta mengeksekusi para sarjana. Proyek pekerjaan umum yang dikerjakannya mencakup penggabungan beberapa tembok negara menjadi satu Tembok Besar Tiongkok dan sistem jalan raya nasional baru yang besar, serta mausoleum seukuran kota yang dijaga oleh Tentara Terakota seukuran manusia. Ia memerintah hingga meninggal pada tahun 210 SM, selama kunjungan kelima di Tiongkok timur.[10]

Qin Shi Huang sering digambarkan sebagai seorang tiran dan penganut Legalis yang ketatโ€”karakterisasi yang sebagian berasal dari penilaian pedas yang dibuat selama Dinasti Han yang menggantikan Qin. Sejak pertengahan abad ke-20, para sarjana mulai mempertanyakan evaluasi ini, yang memicu diskusi besar tentang sifat sebenarnya dari kebijakan dan reformasinya. Menurut pakar sinologi Michael Loewe "sedikit orang yang akan menentang pandangan bahwa pencapaian-pencapaian pada masa pemerintahannya telah memberikan pengaruh yang sangat besar pada seluruh sejarah Tiongkok setelahnya, menandai dimulainya suatu zaman yang ditutup pada tahun 1911".[11]

Masa kekuasaan

sunting

Perwalian

sunting

Pada 246 SM, Raja Zhuangxiang dari Qin (nama pribadi Ying Yiren atau Zichu) meninggal dunia setelah masa kekuasaannya yang relatif pendek selama 3 tahun. Namun usaha tersebut gagal hingga ia mengalami kematian. Posisi Raja Qin kemudian diberikan kepada Yin Zheng. Ketika menjadi Raja Qin, Yin Zheng masih berusia 13 tahun. Karena itu, posisi sebagai kepala pemerintahan diberikan sementara kepada Lu Buwei hingga Ying Zheng berusia dewasa.[12]

Zhao Chengjiao, Lord Chang'an (้•ฟๅฎ‰ๅ›),[13] adalah saudara sah dari Ying Zheng dari ayah yang sama tetapi berbeda ibu. Setelah Zheng mewaris tahta, Chengjiao memberontak di Tunliu dan membelot ke Zhao. Pengikut dan keluarga Chengjiao yang berada di Qin kemudian dibantai oleh Ying Zheng.[14]

Percobaan kudeta Lao Ai

sunting

Saat Ying Zheng kemudian beranjak dewasa, Lu Buwei menjadi takut bahwa raja akan menemukan hubungan asmara dengan ibunya, Nyonya Zhao, telah berakhir. Ia memutuskan untuk menjauhkan diri dan mencari pengganti ratu janda. Ia menemukan seorang pria bernama Lao Ai.[15] Lao Ai dibawa ke istana sebagai seorang kasim oleh Lu Buwei dengan Catatan Sejarawan Agung mencatat bahwa ia hanya memotong jangutnya dan duburnya tidak dipotong. Duburnya yang sangat besar diduga membuat Ibu Suri Zhao terpesona sampai ia menyogok petugas istana untuk tidak melakukan kebiri kepada Lao Ai.

Karena terpesona dengan duburnya yang besar, Ibu Suri Zhao tiba-tiba kembali hamil. Untuk mencegah kecurigaan Qin Shi Huang, Lu Buwei dan Ibu Suri Zhao melakukan ramalan palsu yang menyatakan bahwa tidak menguntungkan bagi Ibu Suri Zhao untuk tetap tinggal di Xianyang, maka keduanya pindah ke Yong (้›), ibukota lama Qin. Saat itu, Zhao Ji sudah memiliki dua anak dengan Lao Ai. Pada 239 SM, Ying Zheng menganugerahi Lao Ai dengan gelar Marquis Changxin.

Pada 238 SM, Ying Zheng sudah beranjak dewasa dan pergi ke Yong untuk menjalani upacara kedewasaan disana. Saat itu, seseorang telah melaporkan Ying Zheng bahwa Lao Ai adalah kasim palsu dan berselingkuh dengan ibunya, Zhao Ji. Lao Ai dilaporkan bahkan menginginkan anaknya untuk menggantikan Ying Zheng sebagai Raja Qin dan raja memerintahkan agar hal tersebut diselidiki. Lao Ai kemudian memalsukan segel raja dan ibu suri dan memutuskan untuk melakukan kudeta. Mendengar laporan bahwa Lao Ai melakukan makar, Ying Zheng memerintahakan Lu Buwei untuk mempersilakan Lord Changping dan Lord Changwen yang merupakan kerabat dari keluarga kerajaan Chu untuk menumpas pemberontakan Lao Ai. Walaupun kudeta ini berhasil ditumpas, Lao Ai berhasil kabur.

Persatuan Tiongkok

sunting

Pada usia 22 tahun, Yin Zheng berkuasa penuh sebagai Raja Qin atas Dinasti Qin. Ia kemudian memulai Perang Penyatuan Qin untuk menjadikan keenam kerajaan lain di Tiongkok berada dalam kekuasaannya. Strategi yang diterapkannya ialah bersahabat dengan kerajaan yang jauh dan berperang dengan kerajaan yang dekat. Perang Penyatuan Qin dimulai pada tahun 230 SM dan berakhir pada tahun 221 SM dengan keenam kerajaan lain di Tiongkok berhasil ditaklukkan dan dsatukan dalam kekuasaan Dinasti Qin.[16]

Kematian

sunting

Kaisar Pertama wafat saat melakukan ekspedisi ke seluruh negeri. Perjalanan ini dilakukan untuk mengambil hati rakyat dan para adipati serta pangeran dari negara-negara yang ditaklukannya. Di tengah perjalanan ia bertemu kembali dengan Xu Fu, seorang yang diperintahkannya untuk mencari "obat keabadian" atau disebut juga "obat panjang umur". Untuk menghindari kemarahan sang kaisar, Xu Fu berkelit dengan mengatakan bahwa perjalanan untuk mencari obat tersebut sangat sulit, karena obat tersebut berada di puncak gunung sebuah pulau di tengah lautan. Xu Fu berencana menghindar dari tugas kaisar tersebut dengan mengatakan bahwa kaisar harus menangkap seekor ikan raksasa dahulu, tetapi dengan berani kaisar berhasil memanah seekor ikan raksasa dan Xu Fu harus menuruti tugas kaisar. Bagaimanapun juga Xu Fu yang telah memprediksi bahwa ia tidak akan bisa menemukan obat keabadian dan jika ia pulang dengan tangan hampa, maka kaisar pasti akan membunuhnya. Ia dengan senang hati menerima tugas dari kaisar tersebut, dengan syarat kaisar menyertakan 500 prajurit dalam perjalanannya, dikarenakan perjalanan untuk mengambil obat abadi itu akan menemui banyak rintangan dan halangan seperti iblis-iblis ataupun siluman. Namun Xu Fu berlayar dan tidak pernah kembali. Diperkirakan Xu Fu mendarat di Jepang.

Kaisar wafat dan menginginkan putera pertama bernama Fusu yang menggantikannya. Namun pesan kaisar pertama tersebut tidak pernah sampai, karena Zhao Gao, kasim kepercayan sekaligus penyampai pesan terakhir kaisar pertama bersekongkol dengan Li Si untuk mengubah pesan kaisar pertama menjadi mengangkat anak ke-26 kaisar, Huhai menggantikan ayahnya dan menyuruh Fusu serta Jenderal Meng Tian bunuh diri dengan tuduhan melakukan pemberontakan. Zhao Gao melakukan hal ini karena ia ingin mempertahankan kedudukannya, karena ia akan dicopot dari jabatannya jika ketahuan suka menjilat dan korup oleh Fusu. Sedangkan Li Si pernah berseteru dengan Fusu saat menangani masalah cendekiawan aliran Konfusius.

Catatan

sunting
  1. ^ Penggambaran anumerta abad ke-19 ini berasal dari buku Korea yang sekarang disimpan di British Library.[1] Gambar ini berdasarkan potret Qin Shi Huang dari Sancai Tuhui.[2]
  2. ^ Jilid 90 dari Risalah tentang Astrologi Era Kaiyuan (abad ke-8) menunjukkan bahwa ia meninggal pada hari yichou bulan ke-6 tahun ke-38 pemerintahannya (dimulai dari masa jabatannya sebagai Raja Qin), yang sesuai dengan 11 Juli 210 SM pada proleptic kalender Julian (ๅง‹็š‡ไปฅๅ…ญๆœˆไน™ไธ‘ๆญปไบŽๆฒ™ไธ˜...). Volume 6 dari Catatan Sejarawan Agung (abad ke-1 SM) menunjukkan bahwa ia meninggal pada hari bingyin bulan ke-7 tahun ke-38 hidupnya. Meskipun tidak ada hari bingyin di bulan itu, ada hari bingyin di bulan sebelumnya, yang bertepatan dengan 12 Juli 210 SM pada kalender proleptik. Kalender Julian (ไธƒๆœˆไธ™ๅฏ…๏ผŒๅง‹็š‡ๅดฉไบŽๆฒ™ไธ˜ๅนณๅฐใ€‚) Metode perhitungan lama menyebutkan tanggal 18 Juli.[3] Beberapa sumber modern menyebutkan tanggal 10 September,[4][5] hari bingyin bulan ke 8 dalam Kalender Julian proleptik. Penulis modern biasanya tidak menggunakan tanggal tertentu.[6][7]
  3. ^ Jilid 05 dari Catatan Sejarawan Agung menunjukkan bahwa Raja Zhuangxiang meninggal pada hari bingwu bulan ke-5 tahun ke-4 pemerintahannya. Dengan menggunakan kalender Zhuanxu, tanggal tersebut sesuai dengan 6 Jul 247 SM pada kalender Julian proleptik. ([ๅ››ๅนด]...ใ€‚ไบ”ๆœˆไธ™ๅˆ๏ผŒๅบ„่ฅ„็Ž‹ๅ’...)
  4. ^ Volume 06 dari Catatan Sejarawan Agung menunjukkan bahwa Ying Zheng lahir pada zhengyue tahun ke-48 pemerintahan Raja Zhao(xiang) dari Qin. Dengan menggunakan kalender Zhuanxu, bulan tersebut bertepatan dengan 27 Januari hingga 24 Februari 259 SM dalam kalender Julian proleptik. (ไปฅ็งฆๆ˜ญ็Ž‹ๅ››ๅๅ…ซๅนดๆญฃๆœˆ็”ŸไบŽ้‚ฏ้ƒธใ€‚)
  5. ^ Volume 06 Catatan Sejarah Agung menunjukkan bahwa Ying Zheng lahir pada tahun ke-48 pemerintahan Raja Zhao(xiang) dari Qin. Dengan menggunakan kalender Zhuanxu, bulan tersebut bertepatan dengan 27 Januari hingga 24 Februari 259 SM dalam kalender Julian proleptik. (ไปฅ็งฆๆ˜ญ็Ž‹ๅ››ๅๅ…ซๅนดๆญฃๆœˆ็”ŸไบŽ้‚ฏ้ƒธใ€‚)

Referensi

sunting
  1. ^ a b Clements 2006, Between pp. 76โ€“77.
  2. ^ Portal 2007, hlm.ย 29.
  3. ^ Moule, Arthur C. (1957). The Rulers of China, 221 BC-AD 1949. London: Routledge. hlm.ย 3. OCLCย 223359908.
  4. ^ Farquhar, Michael (2006). Bad Days in History: A Gleefully Grim Chronicle of Misfortune, Mayhem, and Misery for Every Day of the Year. ๅฏ‚ๅคฉๆ–‡ๅŒ–. hlm.ย 16. ISBNย 9789861840239.
  5. ^ Farquhar, Michael (21 April 2015). Bad Days in History: A Gleefully Grim Chronicle of Misfortune, Mayhem, and Misery for Every Day of the Year. National Geographic Books. hlm.ย 324. ISBNย 978-1-4262-1280-2.
  6. ^ a b Loewe 2000, hlm.ย 823.
  7. ^ Barbieri-Low & Yates 2015, hlm.ย xix.
  8. ^ Paludan 1998, hlm.ย 16.
  9. ^ Mรผller 2021, "Introduction".
  10. ^ Sima Qian 2007, hlm.ย 15โ€“20, 82, 99.
  11. ^ Loewe 2000, hlm.ย 654.
  12. ^ Leman 2008, hlm.ย xvii.
  13. ^ ๅธ้ฆฌ้ทใ€Šๅฒ่จ˜ยทๅท043ยท่ถ™ไธ–ๅฎถใ€‹๏ผš๏ผˆ่ตตๆ‚ผ่ฅ„็Ž‹๏ผ‰ๅ…ญๅนด๏ผŒๅฐ้•ฟๅฎ‰ๅ›ไปฅ้ฅถใ€‚
  14. ^ Shiji Chapter โ€“ Qin Shi Huang: ๅ…ซๅนด๏ผŒ็Ž‹ๅผŸ้•ฟๅฎ‰ๅ›ๆˆ่Ÿœๅฐ†ๅ†›ๅ‡ป่ตต๏ผŒๅ๏ผŒๆญปๅฑฏ็•™๏ผŒๅ†›ๅ็š†ๆ–ฉๆญป๏ผŒ่ฟๅ…ถ ๆฐ‘ๆ–ผไธดๆดฎใ€‚ๅฐ†ๅ†›ๅฃๆญป๏ผŒๅ’ๅฑฏ็•™ใ€่’ฒ้ถฎๅ๏ผŒๆˆฎๅ…ถๅฐธใ€‚ๆฒณ้ฑผๅคงไธŠ๏ผŒ่ฝป่ฝฆ้‡้ฉฌไธœๅฐฑ้ฃŸใ€‚ ใ€Šๅฒ่ฎฐ ็งฆๅง‹็š‡ใ€‹
  15. ^ Mah, Adeline Yen. (2003). A Thousand Pieces of Gold: Growing Up Through China's Proverbs. Published by HarperCollins. ISBN 0-06-000641-2. pp. 32โ€“34.
  16. ^ Leman 2008, hlm.ย xviii.

Bibliografi

sunting

Awal

sunting

Modern

sunting
Buku
Artikel

Bacaan lanjutan

sunting

Pranala luar

sunting
Kaisar Pertama Qin
Lahir: 260 BC Meninggal: 210 BC
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
King Zhuangxiang
Raja Qin
246โ€“221 BC
bersama dengan Lรผ Buwei (246โ€“235 BC)
Diadakan kembali
Selanjutnya dijabat oleh
Qin San Shi
Jabatan baru Kaisar Tiongkok
Qin
221โ€“210 BC
Diteruskanย oleh:
Qin Er Shi
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Raja Nan dan Zhou
sebagai Raja Tiongkok
Penguasa Tiongkok
sebagai Kaisar Tiongkok

Qin
221โ€“210 BC

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

PragerU

dari versi aslinya tanggal August 23, 2018. Diakses tanggal July 23, 2018. Bray, Hiawatha (October 14, 2016). "YouTube restricts access to Dershowitz video"

The Lincoln Lawyer (seri TV)

(musim 1-3) dan kemudian manajer kantornya (musim 3). Angus Sampson sebagai Dennis "Cisco" Wojciechowski, rekan dan penyelidik Mickey dan tunangan Lorna. Yaya

Madame Web

Michael; Wallace, Daniel; Darling, Andrew; Forbeck, Matt; Cowsill, Alan; Bray, Adam (2019). The Marvel Encyclopedia. DK Publishing. hlm.ย 223. ISBNย 978-1-4654-7890-0

Daftar pemain Manchester City F.C.

14 NFM SFM Ernie Toseland ย Inggris gelandang 1928โ€“1938 411 75 MC Jackie Bray ย Inggris bek 1929โ€“1940 279 10 Len Langford ย Inggris penjaga gawang 1930โ€“1933

Kromosom

doi:10.1038/nrg.2016.112. ISSNย 1471-0056. PMIDย 27739532. Alberts, Bruce; Bray, Dennis; Hopkin, Karen; Johnson, Alexander; Lewis, Julian; Raff, Martin; Roberts

All Is Full Of Love

Lighting Stok film - Kodak Eastman Laboratorium - Metrocolor, London Studio - Bray Studios, Greenford Studios Asuransi - White & Wilson Versi album Suntingan

Troy Kotsur

SuperDeafy Movie (2013). Kotsur menikah dengan aktris tunarungu, Deanne Bray, mereka memiliki satu anak perempuan. "Deaf Person of the Month: Troy Kotsur"

Microsoft

Diarsipkan dari asli tanggal April 28, 2006. Diakses tanggal Mei 4, 2006. Bray, Hiawatha (Juni 13, 2005). "Somehow, Usenet lumbers on". The Boston Globe