Dewan Agung

Жогорку Кеңеш
Жогорку Кенеш
Dewan Tertinggi ke-7
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Pimpinan
Jurubicara
Dastan Jumabekov, Partai Kirgizstan
sejak 25 Oktober 2017
Perdana Menteri
Komposisi
Anggota120
Partai & kursi
Koalisi Mayoritas (77)
  Ata-Meken (11)
Oposisi (43)
  Bir Bol (12)
  Independen (3)
Pemilihan
Perwakilan proporsional daftar partai
Pemilihan terakhir
4 Oktober 2015
Situs web
www.kenesh.kg
L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Dewan Agung (bahasa Kirgiz: Жогорку Кеңеш, Joğorqu Keñeş, جوعورقۇ كەڭەش, Templat:IPA-ky) adalah Parlemen unikameral Republik Kirgizstan. Parlemen tersebut memiliki 120 kursi dengan para anggota terpilih untuk masa jabatan lima tahun oleh pemungutan suara proporsional daftar partai.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Talant Mamytov

deprecated ; lahir 14 Maret 1976) adalah anggota dari Dewan Agung Kirgizstan. Dia terpilih sebagai ketua dewan pada 4 November 2020 setelah pengunduran diri presiden

Majelis Agung Uni Soviet

membentuk Dewan Menteri dan Mahkamah Agung, serta menunjuk Jaksa Agung. Majelis ini dibubarkan seiring bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991. Majelis Agung Uni

Deklarasi Kemerdekaan Republik Krimea

resolusi gabungan yang diadopsi pada tanggal 11 Maret 2014 oleh Dewan Agung Krimea dan Dewan Kota Sevastopol. Keduanya menyatakan keinginan mereka untuk merdeka

Kirgizstan

Kirgizstan, dengan nama resmi Republik Kirgiz, adalah sebuah negara yang terletak di Asia Tengah yang terkurung daratan dan pegunungan. Kirgizstan berbatasan

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Sejumlah masjid penting lain adalah Masjid Agung Al-Azhar di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masjid At Tin di

Indonesia

2022-09-13. Agung, Ide Anak Agung Gde (1973). Twenty Years Indonesian Foreign Policy: 1945–1965. Mouton & Co. ISBN 979-8139-06-2. Agung, Ide Anak Agung Gde (1996)

Daftar pemimpin negara

membutuhkan Persetujuan Resmi dari Pemimpin Agung Iran sebelum di sumpah di hadapan Parlemen Iran, dan Pemimpin Agung Iran memiliki kekuasaan untuk menolak

Malaysia

terdiri dari dewan rendah, Dewan Rakyat (mirip "Dewan Perwakilan Rakyat" di Indonesia) dan dewan tinggi, Senat atau Dewan Negara (mirip "Dewan Perwakilan