Tumbuhan berbiji belah
Lamium album (jelatang putih mati)
Lamium album (jelatang putih mati)
Klasifikasi ilmiahSunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Spermatophyta
Klad: Angiospermae
Kelompok yang termasuk
Kelompok yang tidak termasuk secara tradisional, namun secara kladistik termasuk
Synonyms

Tumbuhan berbiji belah (atau tumbuhan berkeping biji dua, dikotil, dikotiledon) adalah segolongan tumbuhan berbunga yang memiliki ciri khas yang sama: memiliki sepasang daun lembaga (kotiledon).[2] Daun lembaga ini terbentuk sejak dalam tahap biji sehingga biji sebagian besar anggotanya bersifat mudah terbelah dua. Secara klasik, tumbuhan berbunga dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu tumbuhan berkeping biji dua dan tumbuhan berkeping biji tunggal (monokotil).

Sejumlah sistem klasifikasi tumbuhan yang berpengaruh, seperti sistem Takhtajan dan sistem Cronquist mengakui kelompok ini sebagai takson dan menamakannya kelas Magnoliopsida. Nama ini dibentuk dengan menggantikan akhiran -aceae dalam nama Magnoliaceae dengan akhiran -opsida (Pasal 16 dalam ICBN). Kelas Magnoliopsida dipakai sebagai nama takson bagi semua tumbuhan berbunga bukan monokotil. Magnoliopsida adalah nama yang dipakai untuk menggantikan nama yang dipakai sistem klasifikasi yang lebih lama, kelas Dicotyledoneae (kelas "tumbuhan berdaun lembaga dua" atau "tumbuhan dikotil").

Sistem klasifikasi APG II, yang perlahan-lahan mulai luas dipergunakan, tidak mengakui kelompok ini lagi karena bersifat parafiletik: tidak utuh jika tumbuhan berbiji tunggal tidak dimasukkan. Lebih jauh lagi, sistem ini menemukan bahwa dalam kelompok ini terdapat paling tidak tujuh klade yang berbeda secara genetik:

Dari ketujuh klade ini, ada satu kelompok besar yang monofiletik yang memiliki ciri-ciri khas Magnoliopsida secara konsisten dan disebut Eudikotil ("dikotil benar/sejati"). Ironisnya, Magnoliaceae tidak termasuk di dalam dikotil sejati.

Tumbuhan dikotil memiliki beberapa suku, antara lain:

(a) Suku getah–getahan (Euphorbiaceae), apabila dilukai bagian tubuhnya akan mengeluarkan getah berwarna putih.

Contoh: Manihot utilissima (ketela pohon), Havea Brasiliensis (karet)

(b) Suku kacang–kacangan (Papilionaceae), cirinya mahkota bunga berbentuk kupu - kupu, buahnya polong dan sering ditemukan bintil akar.

Contoh: Arachis hypogaea (kacang tanah), Vigna sinensis (kacang panjang)

(c) Suku terung–terungan (Solanaceae), cirinya bunga berbentuk bintang, trompet, buah buni/buah kotak dengan lapisan dalam berair atau berdaging.

Contoh: Solanum lycopersicum (tomat), Capsicum annum (cabai)

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Takh64
  2. ^ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)



📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gulma

(Kirinyuh, sinonim: Chromolaena odorata). Berbagai macam gulma dari anggota Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa

Tumbuhan berbiji

berbunga daripada tumbuhan berbiji tertutup. Pengelompokan klasik menjadi Dicotyledoneae (tumbuhan berkeping biji dua) dan Monocotyledoneae (tumbuhan berkeping

Kotiledon

besar tumbuhan berbunga (Angiospermae) berdasarkan cacah kotiledonnya: Dicotyledoneae (berkotiledon dua) dan Monocotyledoneae (berkotiledon tunggal). Walaupun

Cagar Alam Karaenta

pula melintasi wilayah Cagar Alam Karaenta. Spesies tumbuhan Classis Dicotyledoneae berkhasiat obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar kawasan

Sistem klasifikasi Cronquist

Angiospermae terdiri dari Magnoliophyta (Angiospermae) kelas Magnoliopsida (= Dicotyledoneae) anak-kelas I. Magnoliidae bangsa (ordo) 1. Magnoliales suku (famili)

Morfologi tumbuhan

dikelilingi oleh daun muda. Bentuk batang pada tumbuhan biji belah (Dicotyledoneae) bagian bawah umumnya lebih besar dan semakin mengecil pada bagian ujung

Philipp Franz von Siebold

adjectis generum et specierum exemplis selectis. Sectio prima. Plantae Dicotyledoneae polypetalae. Dalam Abhandelungen der mathematischphysikalischen Classe

Simpetal

Karl Prantl juga mencantumkan Sympetalae sebagai divisi dari kelas Dicotyledoneae dalam sistem mereka, Die Natürlichen Pflanzenfamilien, dengan Sympetalae