📑 Table of Contents
Sekolah Capellen, ELS Kristen sekitar tahun 1930.

Europeesche Lagere School (bahasa Indonesia: Sekolah Dasar Eropa) adalah sistem sekolah dasar Eropa di Hindia Belanda pada masa pemerintahan kolonial. Sekolah-sekolah tersebut ditujukan terutama untuk orang Eropa. Penyelenggaraan pendidikan dasar pada masa itu dibedakan antara pendidikan dasar untuk anak-anak Eropa dan anak-anak pribumi, sehingga ada sekolah dasar untuk anak Eropa (Lager Onderwijs en Lagere School voor Europeanen)[1] dan sekolah dasar untuk anak-anak pribumi dan Timur Asing yang bersekolah di ELS. Meskipun ada persyaratan khusus, pada tahun 1902 nama Europeesche Lagere Scholen digunakan untuk sekolah dasar bagi anak-anak Eropa. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan kesan bahwa sekolah ini hanya untuk orang Eropa.

Setelah didirikan pertama kali di Weltevreden (Jatinegara), ELS terus berkembang. Pada tahun 1820 hanya ada tujuh sekolah, dan pada tahun 1845 ada 24 sekolah. Kemudian, jumlah sekolah bertambah menjadi 68 sekolah pada tahun 1868, hingga akhirnya menjadi 198 sekolah (pada tahun 1917).

Pendidikan di ELS harus ditempuh selama tujuh tahun. Mata pelajarannya sama dengan mata pelajaran sekolah dasar di Belanda, kecuali mata pelajaran Sejarah Belanda yang diganti dengan Sejarah Belanda dan Hindia Belanda. Mata pelajaran Sejarah ini lebih menekankan pada geografi Hindia Belanda daripada geografi Belanda. Pendidikan dilakukan dalam dua tingkat; pendidikan dasar dan pendidikan lanjutan.

Mata pelajaran yang diajarkan di tingkat pendidikan dasar meliputi membaca, menulis, berhitung, bahasa Belanda, sejarah Belanda dan Hindia Belanda, ilmu bumi, pengetahuan alam, menyanyi, menggambar, dan olahraga. Mata pelajaran yang diberikan di tingkat lanjutan adalah bahasa Prancis, bahasa Inggris, sejarah umum, ilmu pasti, menggambar pertanian, olahraga, dan pekerjaan tangan untuk siswa perempuan. Masalah-masalah yang berkaitan dengan pengawasan pendidikan diawasi oleh komisi untuk sekolah-sekolah Eropa, sementara masalah teknis ditangani oleh direktur pendidikan pemerintah Hindia Belanda, yang dalam tugas pengawasannya membagi Hindia Belanda menjadi lima distrik sekolah.

Contoh

sunting

Di bawah ini adalah daftar Europeesche Lagere School di Hindia Belanda:

  • Sekolah di Kwitang, DKI Jakarta, kini sekolah Europeesche Lagere School yang merupakan sekolah dari Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo dan Elang Soerjadi Soerjadarma yang menjadi cikal-bakal PKSD (Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta).
  • Sekolah di Koto Gadang, Sumatera Barat, yang saat ini bernama SD Koto Gadang.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Jakarta.go.id • Detail | Encyclopedia". www.jakarta.go.id. Diakses tanggal 2017-10-26.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Matz Sels

Matz Willy Els Sels (lahir 26 Februari 1992) adalah pemain sepak bola profesional asal Belgia yang bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Liga Utama

Els Warouw

Elshinta Chornelia Virosa Warouw atau yang lebih dikenal dengan Els Warouw (lahir 30 Agustus 1995) adalah seorang penyanyi, model, dan PNS, berkebangsaan

Kartini

12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS). Di sini Kartini belajar bahasa Belanda. Namun, setelah usia 12 tahun, ia

Margono Djojohadikoesoemo

dari asisten Wedana Banyumas. Ia lalu sekolah di Europeesche Lagere School (ELS) Banyumas, sebuah Sekolah Dasar pada zaman kolonial Belanda di Banyumas,

Els Segadors

Els Segadors ("Para Penuai") adalah lagu kebangsaan Katalonia, sebuah komunitas otonom di Spanyol. Liriknya ditulis oleh Emili Guanyavents, dan musiknya

Soepomo

pendidikannya pada tahun 1917, ketika ia terdaftar di Europeesche Lagere School (ELS) di Boyolali. Ia lulus pada tahun 1920, dan melanjutkan studinya ke Meer

M.T. Haryono

kelahiran Surabaya, 20 Januari 1924, ini sebelumnya memperoleh pendidikan di ELS (setingkat Sekolah Dasar) kemudian diteruskan ke HBS (setingkat Sekolah Menengah

Els Borst

Else "Els" Borst-Eilers (22 Maret 1932 – 8 Februari 2014) adalah seorang politikus Belanda dari partai Demokrat 66 (D66). Ia menjabat sebagai Kementerian