| Zootopia | |
|---|---|
![]() Poster film Zootopia | |
| Sutradara | Byron Howard Rich Moore |
| Produser | Clark Spencer |
| Ditulis oleh | Jared Bush Phil Johnston[1] |
| Cerita | Byron Howard Rich Moore Jared Bush Josie Trinidad Jim Reardon Phil Johnston Jennifer Lee |
| Pemeran | Ginnifer Goodwin Jason Bateman Idris Elba Jenny Slate Nate Torrence Bonnie Hunt Don Lake Tommy Chong J. K. Simmons Octavia Spencer Alan Tudyk Shakira |
| Penataโmusik | Michael Giacchino |
| Sinematografer | Nathan Warner Brian Leach Thomas Baker |
| Penyunting | Fabienne Rawley Jeremy Milton |
Perusahaan produksi | |
| Distributor | Walt Disney Studios Motion Pictures |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 108 menit[2][3] |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Bahasa Inggris |
| Anggaran | $150 juta[4] |
Pendapatan kotor | $1.023.784.195[5] |
Zootopia (atau Zootropolis di beberapa negara)[6][7] adalah film animasi Amerika Serikat tahun 2016[8] yang disutradarai oleh Byron Howard dan Rich Moore serta diproduseri oleh Clark Spencer. Naskah film ini ditulis oleh Jared Bush dan Phil Johnston, sementara cerita film ini ditulis oleh Byron Howard, Rich Moore, Jared Bush, Josie Trinidad, Jim Reardon, Phil Johnston dan Jennifer Lee. Film ini diisi oleh suara Ginnifer Goodwin, Jason Bateman, Idris Elba, Jenny Slate, Nate Torrence, Bonnie Hunt, Don Lake, Tommy Chong, J. K. Simmons, Octavia Spencer, Alan Tudyk dan Shakira. Ceritanya mengikuti seekor kelinci bernama Judy Hopps, seorang polisi pemula, dan seekor rubah bernama Nick Wilde, seorang penipu ulung, yang bekerja sama mengungkap konspirasi terkait hilangnya sejumlah predator.
Film Zootopia ditayangkan secara perdana di Festival Film Animasi Brussels pada tanggal 13 Februari 2016,[9] sebelum ditayangkan di bioskop Amerika Serikat pada tanggal 4 Maret 2016.[10] Film ini secara umum mendapat ulasan positif dari para kritikus, yang memuji penulisan naskah, animasi, serta tema yang diangkat. Zootopia meraih pendapatan box office yang memecahkan rekor di berbagai negara, dengan total lebih dari 1 miliar dolar AS, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi keempat pada tahun 2016. Film ini juga masuk dalam daftar sepuluh film terbaik tahun 2016 versi American Film Institute dan memenangkan kategori Film Animasi Terbaik pada Academy Awards ke-89. Serial turunan bertajuk Zootopia+ tayang perdana pada 2022, sementara sekuelnya, Zootopia 2, dirilis pada 2025.
Plot
suntingDi sebuah dunia yang dihuni oleh hewan-hewan antropomorfik, Judy Hoppsโseekor kelinci dari desa Bunnyburrowโberhasil mewujudkan impian masa kecilnya: menjadi kelinci pertama yang menjabat sebagai perwira polisi di kota megapolitan Zootopia. Namun, realitas tak seindah bayangan. Pada hari pertamanya di Departemen Kepolisian Zootopia (ZPD), Kepala Polisi Bogo yang skeptis meremehkan kemampuannya dan menempatkannya ke divisi pengawas parkir. Di tengah tugas yang membosankan itu, ia diperdaya hingga membayarkan ice cream oleh Nick Wilde, seekor rubah licik nan oportunis yang mengejeknya dengan menyebut bahwa Judy takkan pernah menjadi polisi sungguhan.
Esoknya, demi membuktikan kualitasnya, Judy meninggalkan posnya untuk meringkus Duke Weasleton, seorang kriminal kelas teri yang merampok toko bunga. Atas aksinya tersebut, Bogo justru menegurnya karena meninggalkan posnya dan membahayakan keamanan publik. Tak lama kemudian, muncul Ny. Otterton yang memohon kepada Bogo untuk menemukan suaminya, Emmitt, yang hilang secara misterius bersama belasan predator lainnya. Judy dengan berani mengambil tantangan itu, meski Bogo yang terpaksa setuju meminta Judy untuk mengundurkan diri dari kepolisian jika kasus tersebut tidak tuntas dalam waktu 48 jam.
Sadar bahwa Nick adalah orang terakhir yang berinteraksi dengan Emmitt, Judy memaksa Nick membantunya dengan mengancam akan menuntutnya atas penggelapan pajak yang dilakukannya selama bertahun-tahun. Penyelidikan mereka membawa keduanya menyusuri kelab naturis hingga ke birokrasi DMV yang lamban, dan mendapat petunjuk yang mengarah ke sebuah limusin di Tundratown. Saat memeriksa limusin tersebut, dua penjaga beruang kutub tiba-tiba muncul membawa mereka ke hadapan Mr. Big, bos mafia tikus celurut Arktik yang ditakuti. Nyawa mereka hampir saja melayang jika bukan karena intervensi Fru Fru, putri Mr. Big yang pernah diselamatkan Judy. Dari Mr. Big, terungkaplah sebuah fakta ganjil: Emmitt tiba-tiba "menjadi liar" dan menyerang sopirnya, seekor macan tutul bernama Renato Manchas. Saat Judy dan Nick menemui Manchas, sang jaguar sempat bergumam ketakutan tentang "Night Howlers" sebelum akhirnya ia pun kehilangan akal sehat dan menyerang mereka dengan ganas. Meski Judy berhasil memanggil bantuan, Manchas lenyap tanpa jejak sebelum rekan-rekannya tiba. Di ambang keputusasaan karena desakan mundur dari Bogo, Nick membela Judy. Dalam momen rapuh itu, Nick bercerita tentang masa kecilnya yang kelam akibat perundungan, yang membuatnya pasrah pada stereotip sebagai "rubah licik".
Titik terang muncul di Balai Kota saat Wakil Walikota Dawn Bellwether memberi mereka akses ke kamera pengawas lalu lintas. Jejak Manchas mengarah pada sekelompok serigala yang Judy duga sebagai "Night Howlers". Mereka menemukan sebuah sanatorium tersembunyi tempat Walikota Leodore Lionheart menyekap para predator yang telah menjadi liar demi menjaga citra politik dan mencegah histeria massa. Lionheart diringkus, Bellwether naik takhta, dan Judy pun dipuja sebagai pahlawan. Namun, dalam sebuah konferensi pers, Judy secara ceroboh menyebut bahwa perubahan perilaku tersebut mungkin disebabkan oleh faktor biologis predator. Kecewa dengan perkataan Judy, Nick pergi meninggalkan Judy. Komentar Judy menyulut api diskriminasi di seantero Zootopia. Dihantui rasa bersalah, Judy menanggalkan lencananya dan pulang ke kampung halaman.
Takdir mempertemukan Judy dengan kebenaran di ladang sayur orang tuanya. Ia menyadari bahwa "Night Howlers" bukanlah serigala, melainkan bunga dengan efek psikotropika dahsyat yang mampu mengubah hewan jinak menjadi buas. Dengan semangat baru, ia kembali ke Zootopia, mengakui kesalahannya dan berdamai dengan Nick, dan meringkus Weaselton yang mengaku telah mencuri umbi bunga tersebut untuk seekor domba bernama Doug. Di sebuah kereta tua yang menjadi laboratorium rahasianya, Doug memproduksi serum beracun untuk ditembakkan kepada para predator. Judy berhasil menjalankan kereta tersebut dan membawa semua barang bukti, tetapi setelah terjadinya kejar mengejar yang sengit, kereta tersebut terguling. Nick berhasil menyelamatkan senjata sebagai barang bukti, tetapi mereka dihadang oleh Bellwether di Museum Sejarah Alam. Saat itulah, terungkap bahwa ia adalah otak di balik semua kekacauan yang terjadi di Zootopia. Namun, kecerdikan Nick dan Judy lebih unggul; mereka telah menukar serum tersebut dengan beri biru dan merekam semua pengakuan Bellwether. Keadilan akhirnya ditegakkan.
Bellwether dijebloskan ke penjara, para predator yang terdampak berhasil disembuhkan, dan Zootopia kembali pulih. Judy kembali mengenakan seragamnya dengan bangga, kini didampingi oleh Nick Wildeโrubah pertama yang berhasil menjadi perwira polisi sekaligus mitranya.
Pengisi suara
sunting- Ginnifer Goodwin sebagai Judy Hopps
- Jason Bateman sebagai Nick Wilde
- Idris Elba sebagai Ketua Bogo
- Jenny Slate sebagai Dawn Bellwether
- J. K. Simmons sebagai Wali Kota Leodore Lionheart
- Nate Torrence sebagai Benjamin Clawhauser
- Bonnie Hunt sebagai Bonnie Hopps
- Don Lake sebagai Stu Hopps
- Tommy Chong sebagai Yax
- Octavia Spencer sebagai Mrs. Otterton
- Alan Tudyk sebagai Duke Weaselton
- Shakira sebagai Gazelle
- Raymond S. Persi sebagai Flash
- Maurice LaMarche sebagai Mr. Big
- Jesse Corti sebagai Manchas
- Tom Lister Jr. sebagai Finnick
- Kristen Bell sebagai Priscilla
- Katie Lowes sebagai Dr. Madge Honey Badger
- Mark Smith sebagai McHorn
- Rich Moore sebagai Doug
- Phil Johnston sebagai Gideon Grey
Produksi
suntingPenulisan skenario
suntingPengembangan film yang kemudian menjadi Zootopia dimulai ketika Byron Howard mengajukan enam ide cerita kepada kepala kreatif sekaligus produser eksekutif Disney Animation, John Lasseter. Tiga di antaranya melibatkan karakter hewan: adaptasi penuh hewan dari The Three Musketeers,[11] sebuah kisah berlatar 1960-an tentang โkucing dokter gila... yang mengubah anak-anak menjadi hewanโ, serta cerita tentang โanjing pug pemburu bayaran di luar angkasaโ.[12] Benang merah dari ide-ide tersebut adalah keinginan Howard untuk membuat film serupa Robin Hood, versi Disney, yang juga menampilkan hewan dalam peran antropomorfis.[13] Menurut Howard, Zootopia lahir dari keinginannya menciptakan sesuatu yang berbeda dari film-film antropomorfis lain, di mana hewan biasanya digambarkan hidup di alam atau di dunia manusia. Konsepnyaโhewan hidup dalam dunia modern yang dirancang oleh dan untuk hewanโditerima dengan baik oleh Lasseter, yang bahkan menyambut ide tersebut dengan mengangkat Howard โseperti bayi Simba".[14] Lasseter kemudian menyarankan agar Howard mencoba menggabungkan tema 1960-an dengan karakter hewan, khususnya ide tentang pug luar angkasa.[12] Dari saran itu, Howard mengembangkan dan mengajukan Savage Seas, sebuah film mata-mata internasional yang berpusat pada seekor kelinci kutub bernama โJack Savageโ, tokoh yang digambarkan mirip James Bond.[12][15] Pada masa itu pula, penulis naskah Jared Bush direkrut untuk bekerja dalam proyek ini. Bush antusias karena latar belakang keluarganya: ayah dan kakeknya pernah bekerja di Central Intelligence Agency.[12]
Howard dan Bush melanjutkan pengembangan film dengan dukungan Disney Story Trust, yaitu kelompok kreatif utama studio yang secara rutin bertemu untuk meninjau dan membahas semua proyek yang sedang dikembangkan.[15] Bagian yang paling menarik dari konsep film mata-mata tersebut ternyata terdapat pada babak pertama, yang berlatar di sebuah kota yang sepenuhnya dirancang oleh dan untuk hewan.[12] Untuk menekankan latar kota yang sepenuhnya dihuni hewan, Byron Howard akhirnya meninggalkan konsep berlatar tahun 1960-an beserta unsur spionase dan internasional, lalu mengubah proyek tersebut menjadi kisah prosedural kepolisian kontemporer. Dalam versi ini, Nick Wilde direncanakan sebagai tokoh utama, sementara Judy Hopps berperan sebagai pendampingnya.[12][15][16] Selama beberapa waktu, para pembuat film sangat berkomitmen pada versi tersebut.[15] Namun, pada November 2014, mereka menyadari bahwa alur cerita akan lebih menarik jika peran keduanya dibalik, dengan Hopps sebagai pusat perhatian alih-alih Wilde.[16] Perubahan sudut pandang ini juga mengakibatkan penghapusan sejumlah karakter, termasuk dua tokoh bernama The Gerbil Jerks, yang digambarkan sebagai gerbil pewaris dana amanah yang tidak memiliki kegiatan lain selain mengganggu Nick.[17]
Pra-produksi
suntingPada Mei 2013, The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Byron Howard akan menyutradarai film tersebut dan Jason Bateman telah dipilih sebagai salah satu pengisi suara. Namun, pada saat itu, informasi lain mengenai proyek ini masih sangat terbatas.[19] pertama kali diumumkan secara resmi pada 10 Agustus 2013 dalam ajang D23 Expo, dengan jadwal rilis ditetapkan pada Maret 2016.[13][20]
Penelitian untuk film ini dilakukan di Disney's Animal Kingdom, serta di Kenya dan San Diego Zoo Safari Park. Para animator menghabiskan waktu sekitar delapan bulan untuk mempelajari berbagai aspek perilaku hewan, termasuk pola berjalan dan variasi warna bulu.[21][22] Sebanyak 800.000 bentuk mamalia diciptakan dan ditampilkan dalam film ini.[22] Untuk membuat tampilan bulu karakter lebih realistis, tim produksi juga melakukan pengamatan di Natural History Museum of Los Angeles County, menggunakan mikroskop untuk mempelajari tekstur bulu di bawah berbagai kondisi pencahayaan.[22][23] Para pembuat film mengambil inspirasi desain perkotaan Zootopia dari sejumlah kota besar, termasuk Kota New York, San Francisco, Las Vegas, Paris, Shanghai, Hong Kong, dan Brasรญlia.[24] Dalam mengembangkan kota yang dapat dihuni oleh mamalia berbicara dengan ukuran mulai dari sekitar 5,1ย cm hingga 8,2 m serta berasal dari iklim yang sangat beragam, mereka berkonsultasi dengan pakar Americans with Disabilities Act dan perancang sistem HVAC.[25] Untuk membantu merancang kendaraan bermotor yang sesuai bagi beragam jenis dan ukuran mamalia, para pembuat film berkonsultasi dengan J Mays, mantan kepala petugas kreatif Ford Motor Company.[26] Selama proses pengembangan, ketua Walt Disney Studios, Alan F. Horn, menyarankan agar Nick secara eksplisit mengungkapkan kekecewaannya (โBaru saja aku merasa ada yang benar-benar percaya padaku...โ) setelah mengetahui bahwa Judy masih memandangnya dengan rasa takut sebagai seekor predator..[27] Pada Maret 2015, diumumkan bahwa Rich Moore (Wreck-It Ralph) bergabung sebagai sutradara film ini, bersama Jared Bush (Penn Zero: Part-Time Hero) yang bertindak sebagai ko-sutradara.[28]
Animasi
suntingKarya terbaru Disney dalam animasi bulu sebelumnya adalah untuk tokoh utama film Bolt (2008). Namun, perangkat lunak yang digunakan saat itu belum mampu menciptakan bulu realistis bagi karakter hewan di Zootopia. Karena itu, tim teknisi TI studio mengembangkan perangkat lunak pengendali bulu bernama iGroom, yang memberikan desainer karakter kendali presisi atas penyikatan, pembentukan, dan pewarnaan bulu, serta memungkinkan terciptanya beragam gaya unik untuk setiap hewan. Perangkat lunak ini juga dapat mengatur lapisan โimajinerโ tak terlihat yang memberikan kesan kelembutan pada bulu, fitur yang belum pernah ada sebelumnya. Teknologi ini digunakan, misalnya, untuk menciptakan karakter Officer Clawhauser, yang memiliki kepala besar sepenuhnya tertutup bulu berbintik.
Karakter dengan jumlah helai rambut atau bulu yang signifikan antara lain Judy Hopps dan Nick Wilde, masing-masing dengan sekitar 2,5 juta helai; seekor jerapah dengan sembilan juta helai; seekor gerbil dengan 480.000 helai; serta seekor rodent dengan jumlah helai lebih banyak dibandingkan 400.000 helai rambut Elsa dalam Frozen.[22]
Zootopia merupakan kali kedua Disney menggunakan Hyperion renderer, setelah sebelumnya dipakai dalam Big Hero 6. Pada perangkat ini ditambahkan paradigma baru untuk animasi bulu, sehingga memungkinkan penciptaan tampilan realistis atas bulu hewan yang lebat. Aplikasi tampilan real-time bernama Nitro, yang dikembangkan sejak pembuatan Wreck-It Ralph, digunakan untuk mempercepat proses penyelarasan bulu agar terlihat konsisten, utuh, dan halus, berbeda dengan metode sebelumnya yang mengandalkan perkiraan melalui siluet atau pose karakter. Sementara itu, generator pohon dan tanaman Bonsai, yang pertama kali digunakan dalam Frozen, dipakai untuk menciptakan berbagai variasi pohon dengan detail dedaunan yang sangat halus.[22]
Produksi Zootopia dilakukan di ruang sementara berupa gudang besar di North Hollywood (bersama dengan Moana), karena kantor pusat Disney Animation di Burbank sedang dalam tahap renovasi.[29]
Musik
suntingSelain perannya sebagai Gazelle, bintang pop Shakira juga akan memberikan sebuah lagu original untuk film berjudul "Try Everything", yang akan ditulis oleh Sia dan Stargate.[30]
Penerimaan
suntingBox Office
suntingFilm Zootopia mendapatkan $341.268.248 di Amerika Utara dan $682.515.947 di negara lain. Total pendapatan yang dihasilkan oleh film ini mencapai $1.023.784.195, melebihi anggaran produksi film $150 juta.[5]
Pada pembukaan akhir pekan, film ini mendapatkan $75.063.401, menempati posisi teratas di box office.[5]
Tanggapan Kritikus
suntingFilm Zootopia mendapatkan review positif dari para kritikus. Berdasarkan Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 97%, berdasarkan 265 ulasan, dengan rating rata-rata 8/10.[31] Berdasarkan Metacritic, film ini mendapatkan skor 78 dari 100, berdasarkan 43 kritik, menunjukkan "ulasan yang baik".[32] Berdasarkan CinemaScore, film ini mendapatkan nilai "A" dari penonton film untuk skala A+ sampai F.[33]
Referensi
sunting- ^ "Welcome to Zootopia at D23 EXPO!". D23. 15 Agustus 2015. Diakses tanggal 30 Agustus 2015.
- ^ "Ionia, MI - Official Website - "Zootopia"". Diarsipkan dari asli tanggal April 2, 2016.
- ^ "Zootropolis (PG)". British Board of Film Classification. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 17 Februari 2016.
- ^ "'Zootopia' Tops the Box Office". The New York Times. Diakses tanggal March 13, 2016.
- ^ a b c "Zootopia (2016)". Box Office Mojo. IMDb. Diakses tanggal October 3, 2016.
- ^ Rosser, Stephen (11 March 2015). "Disney's 'Zootopia' renamed 'Zootropolis' for UK". ScreenDaily. Screen International. Diakses tanggal 11 March 2015.
- ^ White, James (11 March 2014). "Disney's Zootopia Is Now Zootropolis". Empire. Bauer Media Group. Diakses tanggal 11 March 2014.
- ^ McNary, Dave (June 11, 2015). "Watch: Disney's 'Zootopia' Trailer Introduces Animal-Run World". Zootopia. Diakses tanggal July 25, 2015.
- ^ Hazelton, John (13 Februari 2016). "'Zootopia': Review". ScreenDaily. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2016. Diakses tanggal 4 Oktober 2016.
- ^ Yamato, Jen (10 November 2014). "Disney Dates 2016 Animated Pics 'Zootopia' & 'Moana'". deadline.com. Diakses tanggal 10 November 2014.
- ^ "Academy Conversations: Zootopia-Oscars on YouTube". YouTube. March 15, 2016.
- ^ a b c d e f Julius, Jessica (2016). The Art of Zootopia. San Francisco: Chronicle Books. hlm.ย 9. ISBNย 978-1-4521-5405-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 16, 2017. Diakses tanggal February 6, 2017.
- ^ a b Graser, Marc (August 9, 2013). "D23 Expo: Disney Reveals Animated 'Zootopia' for 2016". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 13, 2013. Diakses tanggal March 1, 2014.
- ^ Bahr, Lindsey (August 9, 2013). "Disney Animation preview: 'Frozen,' 'Big Hero 6,' at Disney's D23, Plus 'Zootopia' announced". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 10, 2013. Diakses tanggal August 9, 2013.
- ^ a b c d Deitchman, Beth (Spring 2016). "The Start of Zootopia: The filmmakers behind Walt Disney Animation Studios' latest film take us on a wonderful journey through Zootopia". Disney Twenty-three. 8 (1). Burbank: Walt Disney Company: 26โ28. ISSNย 2162-5492. OCLCย 698366817.
- ^ a b Lussier, Germain (January 20, 2016). "How Disney Fixed a Huge Mistake With Zootopia, Just One Year Before Release". io9. Gawker Media. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 20, 2016. Diakses tanggal January 20, 2016.
- ^ Alexander, Bryan. "Exclusive: Lost characters of 'Zootopia' found". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 6, 2016. Diakses tanggal June 6, 2016.
- ^ King, Darryn (April 30, 2015). "Annecy Will Host Genndy Tartakovsky, Masaaki Yuasa, 'Zootopia' Directors, Richard Williams". Cartoon Brew. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 28, 2015. Diakses tanggal June 19, 2015.
- ^ Kit, Borys (May 3, 2013). "Disney, 'Tangled' Director Plot New Animated Feature With Jason Bateman (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 7, 2013. Diakses tanggal June 1, 2013.
- ^ Kilday, Gregg (December 4, 2013). "Pixar vs. Disney Animation: John Lasseter's Tricky Tug-of-War". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 5, 2013. Diakses tanggal December 4, 2013.
- ^ Celestino, Mike (December 1, 2015). "With next year's "Zootopia", Walt Disney Animation Studios promises a different kind of talking animal movie". Inside the Magic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 8, 2015. Diakses tanggal December 12, 2015.
- ^ a b c d e Lalwani, Mona (March 4, 2016). "Fur technology makes Zootopia's bunnies believable". Engadget. AOL. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 14, 2016. Diakses tanggal April 14, 2016.
- ^ Julius, Jessica (2016). The Art of Zootopia. San Francisco: Chronicle Books. hlm.ย 10. ISBNย 978-1-4521-5405-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 16, 2017. Diakses tanggal February 7, 2017.
- ^ "Disney's 'Zootopia': Making A Movie That's Never Been Seen "Be-Fur"". Geeks of Doom. December 1, 2015. Diakses tanggal March 15, 2016.
- ^ Keegan, Rebecca (March 4, 2016). "Did a Disney animated film really say that? If it's 'Zootopia,' prepare to be shocked". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 20, 2016. Diakses tanggal March 20, 2016.
- ^ Julius, Jessica (2016). The Art of Zootopia. San Francisco: Chronicle Books. hlm.ย 6. ISBNย 978-1-4521-5405-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 14, 2017. Diakses tanggal March 13, 2017.
- ^ Rainey, James (April 11, 2016). "Disney's Alan Horn Uses Low-Key Approach, Keen Creative Vision to Find Hits of the Future". Variety. Los Angeles: Variety Media. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 20, 2016. Diakses tanggal December 14, 2016.
- ^ "Walt Disney Animation Studios Reveals New Zootopia Concept Art". ComingSoon.net. CraveOnline. March 3, 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 6, 2015. Diakses tanggal March 11, 2015.
- ^ Snetiker, Marc (November 24, 2016). "Moana directors Ron Clements, John Musker talk four decades Disney movies". Entertainment Weekly. New York. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 18, 2017. Diakses tanggal January 13, 2017.
- ^ "This News Don't Lie: Shakira is Coming to a Disney Movie Near You". Disney Playlist. 14 Agustus 2015. Diakses tanggal 15 Agustus 2015.
- ^ "Zootopia (2016)". Rotten Tomatoes. Diakses tanggal 23 Oktober 2016.
- ^ "Zootopia reviews". Metacritic. Diakses tanggal 23 Oktober 2016.
- ^ "CinemaScore". cinemascore.com.
Pranala luar
sunting- Zootopia di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- (Inggris) Zootopia di Box Office Mojo
- (Inggris) Zootopia di Metacritic
- Zootopia di Rotten Tomatoes (dalamย bahasaย Inggris)









