Eric Frits Hermanus Samola
Informasi pribadi
Lahir(1936-08-26)26 Agustus 1936
Hindia Belanda Minahasa, Sulawesi Utara, Hindia Belanda
Meninggal10 Oktober 2000(2000-10-10) (umurย 64)
Singapura Singapura
Suami/istriDorothea Sara Luntungan
Orang tuaPaul Samola
Pekerjaan
Dikenal karena
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Eric Frits Hermanus Samola, S.H.(26 Agustus 1936ย โ€“ย 10 Oktober 2000)[1] adalah eksekutif puncak dari Grup Pembangunan Jaya dan direktur PT. Grafiti Pers (Tempo Inti Media) yaitu penerbit majalah Tempo dan eksekutif Jawa Pos Grup. Ia berhasil mengembangkan "konglomerat" baru dalam bidang pers di Indonesia sehingga ia dijuluki "Raja Pers" dan "Rupert Murdoch Indonesia". Julukan itu diberikan para pengamat kepada Eric Samola atas kepeloporannya dalam membina dunia pers Indonesia menjadi sebuah arena bisnis yang komersial serta menguntungkan.

Kehidupan awal

sunting

Eric Frits Hermanus Samola (dengan nama kecil Eric) lahir di Rerewokan, Tondano Barat, Minahasa, Sulawesi Utara pada tanggal 26 Agustus 1936. Ayahnya, Paul Samola, berpulang saat Eric berusia satu tahun dan adiknya masih dalam kandungan.

Setamat SMA Eric pergi ke Jawa dengan cita-cita menjadi polisi. Akan tetapi, setiba di Jakarta, ia beralih ingin menjadi hakim. Oleh karenanya, ia memilih kuliah di Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Indonesia (sekarang FH-UI) dan lulus pada tahun 1964. Semasa kuliah Eric aktif dalam kepengurusan organisasi mahasiswa Kristen GMKI. Dari sanalah ia mengenal dunia politik dan bertemu Dorothea Sara Luntungan, calon jodohnya.

Karier

sunting

Berbekal gelar sarjana hukumnya, Eric Samola kemudian bekerja di Depertemen Kehakiman. Karena tidak mau ditempatkan di luar Pulau Jawa, Eric lalu bekerja di Depertemen Perdagangan sembari mengajar di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) hingga tahun 1966. Lalu, ia pindah ke Grup Pembangunan Jaya, yang kemudian dikenal dengan nama Jaya Group sebagai karyawan paruh waktu di bagian Hubungan Masyarakat. Tak lama kemudian, ia diangkat sebagai Kepala Bagian Humas merangkap Kepala Biro Hukum. Keberhasilan Eric menangani kasus-kasus hukum di perusahaannya, terutama berkaitan dengan pembebasan tanah, mengantarkan kariernya sebagai jajaran eksekutif puncak grup tersebut.[2] Eric juga pernah menjabat Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia dan di DPP Golkar, Eric menjadi Ketua Departemen Koperasi dan Wiraswasta.[3]

Tempo dan Jawa Pos

sunting

Pada tahun 1982, Eric Samola, yang pada waktu itu adalah Direktur Utama PT. Grafiti Pers (Tempo Inti Media) yaitu penerbit majalah Tempo Indonesia, mengambil alih Jawa Pos dan membentuk manajemen baru, Eric mengangkat Dahlan Iskan, yang sebelumnya adalah kepala biro Tempo di Surabaya untuk memimpin Jawa Pos. Dengan manajemen baru ini, menjadikan Jawa Pos yang waktu itu hampir mati dengan oplah 6.000 eksemplar, dalam waktu 5 tahun menjadi surat kabar dengan oplah 300.000 eksemplar. Kemudian pada tahun 1997, Jawa Pos yang sebelumnya berada di Jl. Karah Agung 45, berpindah kantor ke Gedung Graha Pena, gedung berlantai 21 yang berada di Jl. Ahmad Yani 88 Surabaya.[4]

Lima tahun kemudian terbentuklah Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia, di mana memiliki lebih dari 80 surat kabar, tabloid, dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia.

Referensi

sunting
  1. ^ https://www.liputan6.com/news/read/1933/tokoh-pengusaha-pers-telah-meninggal-dunia Eric Samola Meninggal Dunia
  2. ^ Lumbantoruan, Magdalena; Suwartoyo (1992). Ensiklopedi Ekonomi, Bisnis, & Manajemen Jilid 2. Jakarta: PT Cipta Adi Pustaka. hlm.ย 272-273. ISBNย -.
  3. ^ https://ahmad.web.id/sites/apa_dan_siapa_tempo/profil/E/20030617-42-E_1.html
  4. ^ LIE, RAVANDO (1 Juli 2021). Ginanjar, Dhimas (ed.). "Jawa Pos Diiklankan 24 Juni, Diresmikan 26 Juni, Dirayakan 1 Juli". JawaPos.com. Diakses tanggal 7 Juli 2021.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jawa Pos

akhirnya menjadi pembelinya. Pemilik Tempo Group, PT Grafiti Pers di bawah Eric Samola, kemudian menugaskan Dahlan Iskan, yang sebelumnya adalah kepala biro

Jakob Oetama

tinggi. Selain itu, bersama dengan Jusuf Wanandi, Muhammad Chudori, Eric Samola, Fikri Jufri, Goenawan Mohamad, H. G. Rorimpandey dan Harmoko, Jakob

Bisnis Indonesia

Group), Ir. Ciputra (Ciputra Group), Anthony Salim (Salim Group), dan Eric F.H. Samola. Pemimpin Redaksi saat ini adalah Maria Yuliana Benyamin yang menggantikan

Kematian tahun 2000

Drake Bernardino Echeverrรญa Ruiz Edgar Carรญcio de Gouvรชa Sigvard Eklund Eric Samola Ernest Lluch Hendra Esmara Muriel Evans Vincenzo Fagiolo Douglas Fairbanks

Daftar alumni Universitas Indonesia

FE 1986 (Tamat) Ekonom, Direktur Utama Garuda Indonesia (2005โ€“2014) Eric Samola (1936โ€“2000) FH-IPK 1964 (Tamat) Direktur Umum PT. Grafiti Pers (Tempo

Bisnis Indonesia Group

Group), Ir. Ciputra (Ciputra Group), Anthony Salim (Salim Group) dan Eric F.H. Samola. Kelompok usaha ini memiliki harian Bisnis Indonesia, Solo Pos, Harian

Daftar tokoh Sulawesi Utara

TV Edmund Daniel Halim Mamusung, Senior Journalist, Penyiar Metro TV Eric Samola, mantan wartawan majalah Tempo dan juga pendiri Surat Kabar Jawa Pos

Jawa Pos Group

Kantor pusat Graha Pena, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia Tokoh kunci Eric Samola Dahlan Iskan Azrul Ananda Produk Surat kabar, listrik, kertas Situs web