Ernst Hanfstaengl
Lahir(1887-02-02)2 Februari 1887
München, Jerman
Meninggal6 November 1975(1975-11-06) (umur 88)
München, Jerman Barat
AlmamaterUniversitas Harvard
IMDB: nm0359829 Find a Grave: 100775282 Modifica els identificadors a Wikidata

Ernst Franz Sedgwick Hanfstaengl (2 Februari 1887 – 6 November 1975) adalah seorang pengusaha Jerman

Kehidupan awal

sunting

Ernst Hanfstaengl, yang berjuluk "Putzi",[1] lahir di München, Jerman, sebagai putra dari seorang penerbit seni Jerman, Edgar Hanfstaengl, dan seorang ibu Amerika. Ia menjalani sebagian besar tahun-tahun awalnya di Jerman dan kemudian berpindah ke Amerika Serikat. Ibunya adalah Katharine Wilhelmina Heine, putri dari William Heine, sepupu dari jenderal Angkatan Darat Uni Perang Saudara Amerika John Sedgwick. Wali baptisnya adalah Adipati Ernst II dari Saxe-Coburg dan Gotha. Ia memiliki seorang kakak perempuan, Erna,[2] dua kakak laki-laki Edgar dan Egon, dan seorang adik laki-laki Erwine.[3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Sebuah julukan (yang diberikan pada masa muda) yang artinya "kuning kecil;" karena Hanfstaengl dewasa memiliki tinggi seukuran 6'4". Toland, John (1976). Adolf Hitler. Doubleday & Company. hlm. 128. ISBN 0-385-037244. (Toland)
  2. ^ Some authorities suggest that Hitler was romantically involved with Erna, a tall and stately woman, or had romantic affections for her. Shirer, William L. (1960). The Rise and Fall of the Third Reich. Simon and Schuster. hlm. 131. ("Shirer"). See also Wikipedia article on Geli Raubal. While some historians have written that Hitler was nursed by Erna (and her mother) at Uffing following the Beer Hall putsch, Toland claims that this is a myth, resulting from the misinterpretation of the American journalists who interviewed the three Hanfstaengl women (the mother, sister and wife of Ernst) immediately after Hitler's arrest by the authorities. Toland, p. 181 (footnote).
  3. ^ See A Sedgwick Genealogy: Descendants of Deacon Benjamin Sedgwick (p. 143) at sedgwick.org (Sedgwick Genealogy). His elder brother Egon served in the German Army in World War I and was killed in 1915; his younger brother Erwine died of typhoid in the American Hospital in Paris in 1914.

Bacaan tambahan

sunting
  • Hanfstaengl, Ernst 'Putzi'. Hitler: The Missing Years. London: Eyre & Spottiswoode, 1957. Arcade Publishing, reprint 1994 ISBN 1-55970-278-8
  • Peter Conradi Carroll & Graf. Hitler's Piano Player: The Rise and Fall of Ernst Hanfstaengl, Confidant of Hitler, Ally of FDR, 2004 ISBN 0-7867-1283-X
  • Metcalfe, Philip. 1933. New York, The Permanent Press, 1988. ISBN 0-932966-87-X
  • Hanfstaengl, Ernst. "Zwischen Weißem und Braunem Haus". R. Piper und Co. Verlag Muenchen

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Adolf Hitler

dan 4 polisi tewas dalam kudeta gagal ini. Hitler kabur ke rumah Ernst Hanfstaengl dan menurut sejumlah orang ia sempat mempertimbangkan bunuh diri.

Pandangan agama Adolf Hitler

mengekspresikan keyakinan pada penekanan-penekanan dasar gereja Kristen". Ernst Hanfstaengl, seorang teman pada masa-masa awalnya di dunia politik, berkata bahwa

Daftar pemimpin NSDAP

dengan Hans Friedrich Karl Günther) Franz Gürtner Eugen Hadamovsky Ernst Hanfstaengl Karl Hanke Fritz Hartjenstein Paul Hausser Franz Hayler Heinrich Heim

Rudolf Hess

Strasser), "Fräulein Anna" atau "Fräulein Gusti" (Ernst Hanfstaengl), "Paula Hitam" (dikaitkan dengan Ernst Rohm), "Grete Hitam" (Bella Fromm) dan "Emma Hitam"

Djuna Barnes

wirausahawan bernama Guido Bruno. Pada 1914, ia bertunangan dengan Ernst Hanfstaengl, tetapi tidak mencapai pernikahan. Djuna tidak mengikuti pendidikan

Kebangkitan Adolf Hitler

Hitler bersama dengan Ernst Hanfstaengl dan Hermann Göring, pada 21 Juni 1932.

Rikiya Koyama

Hard Corps: Wayne Barclay (Razaaq Adoti) Hitler: The Rise of Evil: Ernst Hanfstaengl (Liev Schreiber) Hope Floats: Bill Pruitt (Michael Paré) Hostage:

Pandangan politik Adolf Hitler

dalam kudeta yang gagal tersebut. Hitler melarikan diri ke rumah Ernst Hanfstaengl dan dengan beberapa pertimbangan berpikir untuk bunuh diri, meskipun