Artikel ini kemungkinan ditulis dari sudut pandang penggemar, alih-alih sudut pandang netral. |
| Ferry Irwandi | |
|---|---|
Ferry pada tahun 2024 | |
| Lahir | 16 Desember 1991 Jambi, Indonesia |
| Almamater | Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Universitas Central Queensland |
| Pekerjaan |
|
| Suami/istri | Muthia Nadhira (m. 2015) |
| Anak | 2 |
| Informasi YouTube | |
| Kanal | |
| Tahun aktif | 2012–sekarang |
| Genre | Edukasi |
| Pelanggan | 2,18 juta[1] |
| Total tayang | 182,135,548[1] |
Diperbarui: 25 Januari 2026 | |
Ferry Irwandi (lahir 16 Desember 1991) adalah seorang pembuat konten, aktivis, dan pemengaruh media sosial asal Indonesia. Ia dikenal berkat konten politik, keuangan, filsafat, dan sosial serta sebagai pendiri Malaka Project.[2][3]
Kehidupan awal dan pendidikan
suntingFerry lahir di Jambi pada 16 Desember 1991 dari pasangan perantau Minangkabau, yakni Irwandi dan Rosma. Ayahnya berasal dari Barulak dan ibunya berasal dari Pauh Duo Nan Batigo. Sang ayah merupakan seorang dosen hukum tata negara di Universitas Jambi.[4]
Ferry diketahui merupakan lulusan SMA Titian Teras Jambi[5] dan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN pada 2013.[6] Dalam berbagai wawancara dan pernyataan media, Ferry menyatakan aktif di klub teater dan film semasa berkuliah di PKN STAN.[7][8]
Pada Februari 2023, Ferry menyatakan bahwa dirinya kembali berkuliah untuk mendapatkan gelar Magister Manajemen dan Magister Administrasi Bisnis di Central Queensland University, Australia.[9]
Karier
suntingKementerian Keuangan
suntingSeusai lulus dari PKN STAN, Ferry bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) fungsional di bidang hubungan masyarakat. Ia bertugas sebagai videografer di Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (BLI) Kementerian Keuangan sejak 2012 hingga mengundurkan diri pada akhir 2022.[10][11]
YouTube
suntingMeskipun telah lama memulai akun YouTube pribadinya sejak 2010, Ferry baru mendapatkan perhatian publik luas setelah mengunggah video bertajuk Memahami Filsafat Stoikisme pada Januari 2022.[12] Beberapa bulan berikutnya, Ferry menjadi tamu dalam siniar Close the Door di kanal Deddy Corbuzier pada April 2022 dan siniar Stoikisme, dan Lain-Lain... di kanal Raditya Dika pada Mei 2022.[13][14]
Pada November 2022, Ferry mengumumkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari Kementerian Keuangan dan akan fokus membangun karier sebagai pembuat konten.[10] Ferry menyatakan bahwa keputusannya didasari pada kekhawatiran bahwa pertumbuhan kariernya sebagai pembuat konten menyita banyak waktu, berisiko menimbulkan konflik kepentingan dengan tugasnya sebagai PNS, dan guna mengejar kebebasan untuk menyasar topik-topik sosial-politik dengan lebih bebas.[10]
Di kanal YouTube miliknya, Ferry mengombinasikan konten-konten yang diunggah antara siniar dengan figur publik dengan topik tertentu, monolog bergaya jurnal, dan video bergaya dokumenter yang membahas berbagai isu sosial-politik dan ekonomi domestik dan internasional.[15] Selain hubungan pertemanan, Ferry mengakui bahwa Deddy Corbuzier melalui lini bisnis Close the Door merupakan pemilik bersama kanal YouTube miliknya.[16] Akan tetapi, Ferry menjelaskan bahwa kepemilikan tersebut tidak datang dengan intervensi editorial dalam pembuatan kontennya.[17]
Malaka
suntingPada 20 Oktober 2023, Ferry bersama 8 pemengaruh, pembuat konten, dan selebriti internet lainnya (Angellie Nabilla, Aurelia Vizal, Cania Citta, Coki Pardede, Dea Anugrah, Fathia Izzati, Jerome Polin, dan Rizky Arief Dwi Prakoso) meluncurkan Malaka Project di Djakarta Theater.[18] Ferry menjelaskan bahwa proyek ini dibangun dengan tujuan "membangun masyarakat baru" melaui pendidikan yang berkualitas menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Rekannya, Cania Citta, memaparkan bahwa proyek ini diinspirasi oleh gagasan Tan Malaka.[18] Dengan ragam konten yang berbeda-beda dari sembilan orang pendiri Malaka, Ferry menyatakan bahwa prioritas utamanya melalui Malaka adalah membangun Kampus Malaka yang dideskripsikan sebagai perguruan tinggi yang "terbuka bagi semua kalangan dan menggunakan sistem pembelajaran adaptif yang modular dan dapat diakses kapan saja dan dari mana saja."[19]
Aktivisme
suntingDi samping membahas berbagai persoalan publik di kanal YouTube dan media sosial miliknya, Ferry kerap muncul di berbagai unjuk rasa dan dialog publik untuk menyampaikan aspirasinya sebagai warga sipil.[butuh rujukan]
Di tengah gelombang unjuk rasa Indonesia Gelap pada Maret 2025, Ferry mengunggah video bertajuk Catatan Seorang Demonstran untuk Prabowo Subianto.[20] Dalam video tersebut, Ferry menyebut kebijakan Presiden Prabowo Subianto memperluas keterlibatan militer dalam urusan-urusan sipil sebagai ancaman terhadap demokrasi dan tatanan sipil yang sehat.[20] Sebelumnya, Ferry mengungkapkan bahwa ia pernah berdialog dengan Presiden Prabowo sebelum Pemilu 2024, di mana Prabowo dengan tegas menyatakan komitmennya terhadap supremasi sipil dan menolak gaya kepemimpinan militeristik.[21] Ferry turut berpartisipasi dalam unjuk rasa menolak pengesahan amendemen Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang dinilainya berpotensi mengganggu tatanan demokrasi.[22]
Pada Agustus–September 2025, Ferry berpartisipasi dalam gelombang unjuk rasa yang meluas setelah mengemukanya wacana kenaikan tunjangan anggota DPR dan tragedi Pembunuhan Affan Kurniawan.[23] Ferry juga turut menjadi salah satu pemengaruh yang menyuarakan 17+8 Tuntutan Rakyat.[24] Pada 31 Agustus 2025, Ferry mengunggah video bertajuk Dalang Demo dan Mencegah Darurat Militer di kanal YouTube miliknya, di mana ia menyampaikan pendapatnya tentang sejumlah akun pemengaruh media sosial yang memprovokasi terjadinya kerusuhan sebagai alasan pemberlakuan darurat militer.[25] Pada 8 September 2025, Kepala Pusat Penerangan TNI mengungkapkan bahwa patroli siber yang dilakukan oleh pihak militer menemukan dugaan tindak pidana provokasi dan fitnah dalam sejumlah unggahan Ferry di internet.[26] Tuduhan ini memicu kritik keras dari masyarakat sipil, termasuk Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, dan Peneliti Setara Institute, Ikhsan Yosarie.[27][28]
Kontroversi
suntingFerry kerap menyampaikan kritik terhadap berbagai isu-isu terkini serta dinamika sosial, politik, dan ekonomi. Melalui berbagai kanal media sosial miliknya, Ferry kerap mencuri perhatian publik dengan pendapatnya.[butuh rujukan]
Pada September 2023, Ferry mengunggah konten bertajuk Tangan Kotor Influencer dalam Judi Online di kanal YouTube miliknya.[29] Selain membahas fenomena judi daring di Indonesia, Ferry menyoroti banyaknya pemengaruh media sosial yang turut mempromosikan berbagai produk judi daring.[30]
Pada Oktober 2024, Ferry menjadi sorotan publik setelah menantang dukun santet yang "bisa bikin gue muntah paku, gue kasih alphard" di kanal X miliknya.[31] Tantangan ini muncul setelah Ferry mengkritik narasi mistis yang banyak dikemukakan masyarakat dalam menanggapi kasus hilangnya Naomi Daviola Setyanie ketika mendaki Gunung Slamet.[32] Pernyataan Ferry ini ditanggapi oleh Ria Puspita, seseorang yang mengaku sebagai mantan dukun santet, dengan menyampaikan "kalau seandainya Tuhan mengizinkan boleh—halal, halal saya matikan Ferry, saya ngga mau pakai santet, dia pakai tangan saya aja" di kanal YouTube Malam Mencekam.[33] Hal ini dinilai Ferry sebagai ancaman pembunuhan sehingga ia mengeluarkan ultimatum agar Ria menyampaikan permintaan maaf atau membuktikan bahwa ia bisa melakukan pembunuhan dengan ilmu santet. Pengelola kanal YouTube Malam Mencekam pun kemudian menyampaikan permintaan maaf dan menghapus unggahan Ria Puspita tersebut.[34]
Pada Juli 2025, melalui kanal YouTube miliknya dan juga Malaka, Ferry mengunggah sejumlah konten yang mengkritik relevansi ilmu filsafat dan mengapungkan wacana pembubaran jurusan filsafat di perguruan tinggi.[35][36] Dalam berbagai konten tersebut, Ferry menekankan pentingnya pendidikan filsafat, tetapi model penjurusan di perguruan tinggi menghasilkan sistem yang eksklusif dan sulit diakses oleh kebanyakan orang dan sulit diaplikasikan di level praktik.[37] Menanggapi wacana ini, tokoh Perguruan Taman Siswa, Darmaningtyas, menyatakan bahwa menghapus jurusan filsafat adalah pemikiran yang pragmatis karena memandang pendidikan tinggi semata-mata sebagai jalan menuju pekerjaan, bukan sarana membangun kemampuan berpikir kritis.[38] Sementara itu, pengamat lain mengkritik bahwa meskipun mengajak berdialog, sebagai selebriti internet yang tidak memiliki kepakaran relevan, pernyataan Ferry kerap dijadikan pembenaran oleh penonton yang mengidolakannya.[39]
Kehidupan pribadi
suntingFerry menikah dengan penyanyi jaz Muthia Nadhira pada tahun 2015 dan memiliki satu anak perempuan dan satu anak laki-laki. Muthia juga merupakan lulusan PKN STAN dan pernah bekerja sebagai PNS di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.[butuh rujukan]
Referensi
sunting- ^ a b "About Ferry Irwandi". YouTube.
- ^ "Profil Ferry Irwandi, Karier, Kehidupan, dan Fakta Menariknya". kumparan. Diakses tanggal 2025-11-12.
- ^ S, Muhamad Ridlo (2025-09-08). "Profil dan Karier Ferry Irwandi, Pendiri Malaka Project yang Ternyata Pernah jadi Pegawai Kemenkeu - Page 2 of 3". Universitas Komputama (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-12.
- ^ Profil Dosen
- ^ "Isi Rapor SMA Ferry Irwandi Dibuka, 40 Hari Tak Masuk Sekolah Tapi Jadi Wakil Cerdas Cermat". suara.com. Diakses tanggal 8 Jan 2026.
- ^ Baskoro, Gilang (2025-09-04). "Riwayat Pendidikan Ferry Irwandi, Aktivis Lulusan STAN dan Sempat Bekerja Sebagai PNS Kemenkeu". Okezone. Diakses tanggal 2025-09-04.
- ^ Meliana, Ruth. "Biodata dan Agama Ferry Irwandi: Tantang Dukun Santet Dirinya, Janjikan Hadiah Alphard". suara.com. Diakses tanggal 2025-09-04.
- ^ Alvirtyantoro, Rafi (2025-09-04). "Profil Muthia Nadhira, Penyanyi Jazz Istri Ferry Irwandi". medcom.id. Diakses tanggal 2025-09-21.
- ^ Ferry Irwandi (2023-02-14), Gue Jual Diri Demi Kuliah, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ a b c Ferry Irwandi (2023-06-13), Resign Setelah 10 Tahun Jadi PNS Kemenkeu., diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. "Webinar Sharing Knowledge Pembuatan Video Bersama Ferry Irawan (Biro KLI Kemenkeu)". www.djkn.kemenkeu.go.id. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Ferry Irwandi (2022-01-12), MEMAHAMI FILSAFAT STOIKISME., diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Deddy Corbuzier (2022-04-19), TONTON INI.. HIDUP LOE BERUBAH‼️SUMPAH! - Ferry Irwandi - Deddy Corbuzier Podcast, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Raditya Dika (2022-05-11), Stoikisme, dan Lain-Lain.., diakses tanggal 2026-01-18
- ^ "Ferry Irwandi". YouTube. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Ferry Irwandi (2025-03-26), Saya Baik-baik Saja., diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Ferry Irwandi (2025-03-26), Saya Baik-baik Saja., diakses tanggal 2025-04-02
- ^ a b MALAKA (2023-10-20), Launching Event Malaka Project: Menuju Masyarakat Baru, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ "Menuju Kampus malaka". Menuju Kampus malaka (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ a b Ferry Irwandi (2025-03-31), Catatan Demonstran Untuk Prabowo Subianto, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Total Politik (2023-07-04), Cerita Pertemuan Sama Prabowo - Tanpa Budi #1 (Ferry Irwandi & Arie Putra), diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Media, Kompas Cyber (2025-03-27). "Influencer Ferry Irwandi Mengikuti Aksi Tolak UU TNI di Gedung DPR". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-04-03.
- ^ Nadira, Fergi. "Ferry Irwandi, Andovi da Lopez hingga Influencer TikTok Demo di DPR". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ "Ferry Irwandi Suarakan 17+8 Tuntutan Rakyat, Patroli Siber TNI Klaim Temukan Fakta Dugaan Pidana". Tribunnews.com. 2026-01-18. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Ferry Irwandi (2025-08-31), Dalang Demo dan Mencegah Darurat Militer, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ "TNI Datangi Polda Metro, Konsultasi Dugaan Tindak Pidana Ferry Irwandi". CNN Indonesia. 2025-09-08. Diakses tanggal 2026-01-19.
- ^ "Setara: Upaya TNI Cari Tindak Pidana Ferry Irwandi Ciptakan Preseden Berbahaya". Tempo. 2025-09-10. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ "Jenderal TNI Ancam Pidanakan Ferry Irwandi, Ketua YLBHI Ungkit Putusan MK: Cerdas Dikit Dong Ah". suara.com. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Ferry Irwandi (2023-09-19), Tangan Kotor Influencer dalam Judi Online, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ "YouTuber Ferry Irwandi Terkait Aktivitas Judi Online: Mayoritas Pemain Berada Pada Kelas Bawah". Serambinews.com. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Ferry Irwandi (2024-11-04), Membongkar kebohongan Santet & Indigo., diakses tanggal 2026-01-18
- ^ antv/tvOne, Dedy Priatmojo (2024-10-10). "Cerita Mistis Naomi, Siswi SMK Pendaki Gunung Slamet yang Hilang Tersesat di Hutan". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Xel37 (2024-11-16), SANTET HADIAH 1 MOBIL ALPHARD SAYA JAWAB DISINI !! KISAH MANTAN DUKUN SANTET & PESUGIHAN RIA PUSPITA, diakses tanggal 2026-01-18 Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ "Ini Kronologi Perseteruan Ferry Irwandi dengan Ria Puspita". Jatimtimes.com. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ Ferry Irwandi (2025-07-21), Mari Merayakan Kematian Filsafat!, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Ferry Irwandi (2025-07-19), Menjawab Tudingan Penggiat Filsafat Tentang Penelitian, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Ferry Irwandi (2025-07-14), Dialetika Perlukah Jurusan Filsafat dihapuskan? Ft Ubermensch Project, diakses tanggal 2026-01-18
- ^ Iqbal Amar, Muhammad; Pratiwi, Inten Esti (2025-07-22). "Muncul Usulan Penghapusan Jurusan Filsafat karena Tidak Aplikatif, Ini Kata Pengamat". Kompas. Diakses tanggal 2025-10-07.
- ^ "Ferry Irwandi (bukan) Seorang Mesias". Omong-Omong Media (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-18.








