Penny Red, prangko yang digunakan di Britania Raya antara 1841-1879, dan memiliki ratusan variasi yang biasanya dipelajari secara mendetail oleh para filatelis.
Beberapa prangko ditempel pada sepucuk surat

Filateli adalah studi atau penelitian tentang prangko dan sejarah pos. Filateli juga mengacu pada kegiatan koleksi, apresiasi dan penelitian pada prangko serta produk filateli lainnya.[1] Filateli melibatkan lebih dari sekadar pengumpulan prangko atau studi tentang prangko; seseorang bisa saja menjadi filatelis tanpa mengoleksi prangko.[2] Misalnya, jika prangko-prangko yang sedang dipelajari mungkin sangat langka atau hanya ada di museum.

Etimologi

sunting
Gedung Filateli Jakarta.

Kata "filateli" berasal dari bahasa Inggris philately yang berasal dari bahasa Prancis "philatรฉlie", yang diciptakan oleh filatelis Georges Herpin pada tahun 1864.[3] Ia menciptakan istilah baru tersebut untuk menggantikan kata timbromanie yang sempat digunakan selama beberapa tahun, tetapi kurang disukai.[4] Ia menggabungkan akar kata bahasa Yunani ฯ†ฮนฮป(ฮฟ)- phil(o)-, berarti "suka", dan แผ€ฯ„ฮญฮปฮตฮนฮฑ ateleia, berarti "tidak membayar kewajiban dan pajak" membentuk kata "filateli".[5] Pada zaman itu, penggunaan prangko berarti penerima surat tidak dibebani biaya lagi, karena sudah dibayarkan oleh pengirim; sebelumnya, penerima suratlah yang harus membayar biaya pengiriman surat.

Istilah alternatif "timbromania", "timbrofilia" dan "timbrologi" secara bertahap tidak digunakan lagi setelah istilah filateli diterima secara luas pada tahun 1860-an[4]

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Entri "filateli" di KBBI Daring". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-12-04. Diakses tanggal 7 September 2021.
  2. ^ Carlton, R. Scott. The International Encyclopaedic Dictionary of Philately, Iola WI: Krause Publications, 1997, p.196. ISBN 0-87341-448-9.
  3. ^ Herpin, Georges. "Bapteme" in Le Collectionneur de Timbres-Postes, Vol.I, 15 November 1864, p.20.
  4. ^ a b Williams, L.N. & M. Fundamentals of Philately. State College: The American Philatelic Society, 1971, p.20.
  5. ^ Sutton, R.J. & K.W. Anthony. The Stamp Collector's Encyclopaedia. 6th edition. London: Stanley Paul, 1966, p.232.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar hari penting di Indonesia

Internasional (bahasa Inggris: Women International Club Day - WIC) 29 Maret: Hari Filateli Indonesia 30 Maret: Hari Film Nasional 31 Maret: Hari Komando Pasukan Katak

Soekarno

memperingati 100 tahun kelahiran Soekarno pada 6 Juni 2001, maka Kantor Filateli Jakarta menerbitkan prangko "100 Tahun Bung Karno". Prangko yang diterbitkan

Prangko

resmi pertama di dunia berasal dari Inggris (Richard Yani Susilo, Mengenal Filateli di Indonesia). Dari teks yang terdapat pada prangko dapat diketahui bahwa

Kantor pos

pengantaran surat dan paket pos. Kantor pos menjual benda-benda pos dan filateli, seperti prangko, kartu pos, amplop, dan perlengkapan untuk membungkus

Daftar kata serapan dari bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia

(faciliteit) favorit (favoriet): kesukaan feodal (feodaal) fiktif (fictief) filateli (filatelie) filial (filiaal) firma (firma) fisik (fysiek) fisika (fysica)

Hobi

seagainya. Contoh jenis-jenis dari hobi antara lain: Berkebun Bermain Filateli Fotografi Kaligrafi Melukis Menulis Menjahit Memasak Origami Otomotif Bepergian

SMA Negeri 1 Yogyakarta

non-otonom yang bergerak penuh di bidang pembuatan puisi dan pembacaannya. Klub Filateli adalah kegiatan yang diikuti oleh siswa/i pecinta, pengumpul, dan pengoleksi

Prangko Indonesia

Telekomunikasi Nomor: 81/Dirjen/2000 Tentang Ketentuan Penerbitan Prangko Dan Benda Filateli Diarsipkan 2016-03-05 di Wayback Machine. - juga berisi berbagai definisi