Format Masa Depan
Album studio karya Dewa
Dirilis7 Juli 1994
DirekamJuli 1993 - Juni 1994
StudioGins Studio, Jakarta
GenreHard rock, power ballad, pop rock, glam metal, jazz fusion, progressive rock, new wave, soft rock
Durasi47:30
LabelAquarius Musikindo
ProduserDewa
Kronologi Dewa
19
(1992)191992
Format Masa Depan
(1994)
Terbaik Terbaik
(1995)Terbaik Terbaik1995
Singel dalam album Format Masa Depan
  1. "Aku Milikmu"
  2. "Tak 'Kan Ada Cinta Yang Lain"

Format Masa Depan adalah album kedua karya grup band rock Indonesia, Dewa[1][2] yang dirilis pada tahun 1994. Album ini merupakan album pertama Dewa yang dirilis di bawah perusahaan rekaman HJ Productions dan di distribusikan oleh Aquarius Musikindo. Album ini melahirkan beberapa hits seperti "Aku Milikmu" dan "Tak 'Kan Ada Cinta Yang Lain".[3]

Daftar Lagu

sunting
Side A
No.JudulPenciptavokalisDurasi
1."Aku Milikmu"Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, Ari LassoAri Lasso5:33
2."Masihkah Ada"Andra Ramadhan, Ari LassoAri Lasso3:48
3."Still I'm Sure We'll Love Again"Erwin Prasetya , Ahmad DhaniAri Lasso3:57
4."Sembilan Hari & Liberty"Ahmad DhaniAhmad Dhani & Ari Lasso7:29
5."Format Masa Depan"Ahmad DhaniAri Lasso4:10
Durasi total:24:56
Side B
No.JudulPenciptavokalisDurasi
6."Mahameru"Ahmad DhaniAri Lasso5:01
7."Imagi Cinta"Ahmad DhaniAhmad Dhani4:28
8."Selamat Ulang Tahun"Ahmad DhaniAhmad Dhani & Ari Lasso4:20
9."Deasy"Ahmad Dhani, Andra RamadhanAri Lasso4:21
10."Tak 'Kan Ada Cinta Yang Lain"Ahmad DhaniAri Lasso4:30
Durasi total:22:40

Personel

sunting
Dewa

Musisi pendukung

sunting
  • Ronald Fristianto - drum pada "Masihkah Ada", "Still I'm Sure We'll Love Again", "Format Masa Depan", "Imagi Cinta", "Selamat Ulang Tahun" dan "Tak 'Kan Ada Cinta Yang Lain"
  • Rere Reza - drum pada "Aku Milikmu", "Sembilan Hari & Liberty", "Mahameru" dan "Deasy"
  • Bintang Indrianto - 5 strings fretless bass pada "Mahameru"
  • Maia Estianty - vokal latar pada "Aku Milikmu"
  • Revy Temo - vokal latar pada "Aku Milikmu" dan "Format Masa Depan"
  • Nita Tilana - vokal latar pada "Imagi Cinta" dan "Still I'm Sure We'll Love Again"
  • Netta KD - vokal latar pada "Imagi Cinta" dan "Still I'm Sure We'll Love Again"
  • Didi Bova - vokal latar pada "Imagi Cinta"
  • Rizky Noviar - vokal latar pada "Selamat Ulang Tahun"
  • Bimo - vokal latar pada "Selamat Ulang Tahun"
  • Lusiana - vokal latar pada "Selamat Ulang Tahun"
  • Cece - vokal latar pada "Selamat Ulang Tahun"
  • Rizky A3 Smada - vokal latar pada "Selamat Ulang Tahun"

Produksi

sunting
  • Putra Jaya Husin - Produser eksekutif
  • Don Bartley - Mastering
  • David Macquarie - Sonic solution engineer
  • Iman S. - Mastering & Sonic Solution Supervision
  • Whisnu "Val" - Koordinasi peralatan
  • Studio 17 Graha Grafis - Desain sampul album
  • Danton Sihombing - Perancang seni
  • Tigor Lubis - Fotografer
  • Koko B. Dharsono - Perancang grafis
  • Satria Adhinugroho - Model sampul

Keterangan

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Penyebab Dewa Tak Pakai Angka "19" di Album Kedua Diarsipkan 2023-05-10 di Wayback Machine.. Diakses 22 September 2021
  2. ^ Ahmad Dhani Ungkap Salah Paham di Balik Nama Dewa 19 Diarsipkan 2023-04-11 di Wayback Machine.. Diakses 22 September 2021
  3. ^ History of Dewa Diarsipkan 2007-12-19 di Wayback Machine.". Diakses 20 Agustus 2009

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Malaysia

diperkenalkan pada tahun 1900-an selama masa kolonial Britania Raya. Plat nomor biasanya dikeluarkan dan diformat dengan cara yang sama untuk semua kendaraan

Orientasi masa depan

Orientasi masa depan adalah sejauh mana seseorang atau kelompok berpikir mengenai masa depan mereka dengan mengkonsekuensi masa depan dan merencanakan

Rere Reza

hengkang. Rere sendiri sebelumnya telah membantu 2 album Dewa 19 yaitu Format Masa Depan (1994) dan Terbaik Terbaik (1995) sebelum akhirnya posisi Rere digantikan

Na Willa

sebagai sutradara sekaligus penulis naskah. Ryan menyatakan bahwa ia memilih format live-action untuk menangkap nuansa nostalgia dan realisme Surabaya tahun

Serie A 2025–2026

bola profesional tingkat teratas di Italia, musim ke-94 yang menggunakan format sistem kompetisi penuh, dan musim ke-16 yang berada di bawah naungan komite

Terbaik Terbaik

dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik". 2 tahun usai album 19 dan Format Masa Depan sebagai debut album yang sukses, Dewa 19 merilis album ketiga bertajuk

Daftar diskografi, filmografi, dan bibliografi JKT48

Matahari Milikku Overture Dreamin' girls RUN RUN RUN Mirai no Kajitsu (Buah Masa Depan) Viva! Hurricane Unit 1: Idol Nante Yobanaide (Jangan Panggil Diriku Idol)

Dewa 19

Dewa 19 merilis empat album studio bersama Ari, yaitu 19 (1992), Format Masa Depan (1994), Terbaik Terbaik (1995) dan Pandawa Lima (1997), dan melahirkan