Seekor Simpanse sedang menunjukkan giginya

Gigi adalah salah satu struktur berkalsifikasi dan keras yang terdapat di dalam mulut vertebrata. Strukturnya yang bervariasi memungkinkan gigi melakukan banyak fungsi. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan. Pada beberapa hewan, terutama karnivora, gigi juga berfungsi sebagai senjata untuk membunuh mangsa.

Akar gigi tertutup oleh gusi. Gigi memiliki struktur pelindung yang disebut email gigi, fungsinya untuk membantu mencegah terbentuknya lubang pada gigi. Pulpa dalam gigi dapat ditemukan di pusat dan inti gigi. Sedangkan dentin merupakan lapisan yang terletak di bawah email.

Gigi merupakan bagian yang dapat membedakan jenis mamalia serta dapat menjadi fosil. Paleontolog menggunakan gigi untuk mengidentifikasi jenis fosil dan sering kali menemukan hubungan di antaranya. Analisis perbandingan gigi juga sangat membantu untuk mendapatkan gambaran perilaku evolusioner selama perkembangan suatu spesies.[1]

Bentuk gigi juga berhubungan dengan jenis makanan hewan. Misalnya herbivora memiliki banyak gigi geraham untuk mengunyah karena rumput sulit dicerna. Karnivora membutuhkan gigi taring untuk membunuh dan merobek mangsa karena daging mudah dicerna, maka hewan karnivora dapat menelan makanan tanpa membutuhkan gigi geraham untuk mengunyahnya terlebih dahulu.

Bagian-bagian gigi

sunting
Bagian dari gigi molar manusia
  • Mahkota gigi atau corona, merupakan bagian yang tampak di atas gusi. Mahkota gigi terdiri dari beberapa bagian antara lain sebagai berikut.
  • Lapisan email, merupakan lapisan yang paling keras.
  • Dentin (tulang gigi). Dentin adalah bagian yang berada di bawah email sebagai pelindung pulpa.
  • Pulpa gigi (rongga gigi). Pulpa gigi berisi pembuluh darah serta saraf gigi.
  • Akar gigi atau radiks. Akar gigi merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantara sementum.
  • Sementum, melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi.

Jumlah gigi

sunting
Masa periodik Gigi seri Gigi taring Gigi geraham Gigi bungsu Jumlah gigi
(buah)
Anak 8 4 8 โ€” 20
Dewasa 8 8 16 Ada
(18โ€“30 tahun)
32

Referensi

sunting
  1. ^ "Simpanse Punya Gigi Tetap Menyusu". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-14. Diakses tanggal 31 Januari 2013. ;

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gigi taring

Gigi taring adalah gigi yang berguna untuk merobek-robek makanan serta mengoyak makanan. Pada karnivor, Gigi taring mereka tumbuh dengan baik serta tajam

Gigi manusia

Oleh karena itu, gigi dianggap sebagai bagian dari sistem pencernaan manusia. Manusia memiliki empat jenis gigi: gigi seri, taring, geraham kecil (premolar)

Babi rusa

memiliki taring yang mencuat ke atas, sedangkan taring pada betina kecil atau tereduksi. Taring ini berasal dari gigi taring yang termodifikasi. Taringnya panjang

Lama (hewan)

khusus untuk lama. Gigi lama dewasa: gigi seri 13 , gigi taring 11, gigi geraham kecil 22, geraham besar 33; total 32. Pada rahang atas, gigi seri laniariformis

Ikan taring

1986 (ikan taring duri pendek) Anoplogaster cornuta ( Valenciennes, 1833) (ikan taring biasa) Meskipun diberi nama karena giginya, seperti taring dan wajahnya

Hewan pemamah biak

berupa gigi dan lambung. Gigi hewan ruminansia memiliki bentuk yang khusus menyesuaikan makanannya. Gigi-gigi tersebut terdiri atas gigi taring (canin)

Anoplogaster cornuta

Anoplogaster cornuta, ikan gigi taring biasa, adalah sebuah spesies ikan laut dalam yang ditemukan di samudra beriklim sedang dan tropis di seluruh dunia

Yaeba

Yaeba adalah tren gigi gingsul berasal dari Jepang dengan cara memanjangkan gigi taring, sedangkan gigi geraham bagian tengah didorong sedikit, bertujuan