| Alas Roban | |
|---|---|
| Sutradara | Hadrah Daeng Ratu |
| Produser | Oswin Bonifanz |
| Ditulis oleh | |
| Skenario | tidak diketahui |
| Cerita | tidak diketahui |
Berdasarkan | Alas Roban oleh Kisah Tanah Jawa (KTJ) |
| Pemeran | |
| Penataโmusik | tidak diketahui |
| Sinematografer | Tidak diketahui |
| Penyunting |
|
Perusahaan produksi | |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 111 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | |
| Anggaran | tidak diketahui |
Pendapatan kotor | tidak diketahui |
Alas Roban adalah sebuah film drama Indonesia tahun 2026 yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu. Film tersebut dibintangi oleh Michelle Ziudith, Rio Dewanto, Fara Shakila, Taskya Namya, Imelda Therinne, Dewi Pakis, Saputra Kori dan Agus Kuncoro. Film tersebut dirilis pada 15 Januari 2026.
Pemeran
sunting- Michelle Ziudith sebagai Sita
- Rio Dewanto sebagai Anto
- Fara Shakila sebagai Gendis
- Taskya Namya sebagai Tika
- Imelda Therinne sebagai Dewi Raras
- Dewi Pakis sebagai Bu Emah
- Saputra Kori sebagai Lucas
- Agus Kuncoro sebagai Dadang
Sinopsis
suntingSetelah lama hidup dalam keterbatasan di Pekalongan, Sita (Michelle Ziudith), seorang ibu tunggal, mendapat pekerjaan di rumah sakit Semarang. Ia berangkat bersama putrinya yang memiliki keterbatasan dalam melihat, Gendis (Fara Shakila), menaiki bus terakhir melalui jalur angker Alas Roban.
Di tengah perjalanan, bus mereka mogokโdan sejak itu hidup Gendis berubah. Gendis mulai mendengar suara asing, menggambar simbol misterius, dan kerasukan setiap malam, seolah sesuatu ingin mengambil tubuhnya.
Dibantu sepupunya, Tika (Taskya Namya), dan Anto (Rio Dewanto), sopir ambulans yang memahami mitos Alas Roban, Sita mengetahui bahwa Gendis menjadi incaran Dewi Raras (Imelda Therinne) yang murka karena janji ritual lama dilupakan. Untuk menyelamatkan putrinya, Sita harus kembali ke Alas Roban bersama seorang penjaga spiritual, Bu Emah (Dewi Pakis), dan menggelar ritual terakhir sebelum malam keramat tiba.








