Jelly Tobing
LahirMangaradja Jelly Jusuf Langitan Lumban Tobing
20 Oktober 1950 (umurย 75)
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
PekerjaanMusisi, Drummer, Produser Musik
Anak2, termasuk Rijasa Ikmal
Karier musik
GenrePop, Rock
InstrumenGitar, Bass, Drum
Tahun aktif1967 - sekarang

Jelly Tobing (lahir 20 Oktober 1950) adalah seorang musisi Indonesia. Ia adalah drummer legendaris yang sudah mengawangi berbagai grup musik.[1] Jelly Tobing merupakan seorang mualaf setelah menikah dengan isteri pertamanya.[2]

Kehidupan awal

sunting

Masa kecil

sunting

Jelly Tobing lahir di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 20 Oktober 1950.[3] Sebagai anak pertama dari 5 bersaudara, 3 laki-laki dan 2 perempuan. Ayahnya berasal dari Batak sedangkan ibunya berasal dari Manado. Ayahnya merupakan seorang mantan Tentara Republik Indonesia Pelajar yang sempat ditahan pada zaman Pendudukan Jepang di Hindia Belanda bersama pak Yoga Sugama. Sedangkan ibunya bekerja sebagai Guru. Kedua orang tuanya bertemu di Muntilan, Magelang.

Sekitar tahun 1960-an, ayah bekerja sebagai salah satu direktur Koperasi Kopra dan yang menjadi presdirnya adalah Hamzah Haz, Wakil Presiden Indonesia Ke-9. Dengan tugas ini, ayahnya sering keluar kota untuk mengantarkan kopra ke Semarang dan Bali.[3]

Semasa kecilnya ini, Jelly sering berpindah-pindah sekolah karena mengikuti tugas ayahnya semisal ke Surabaya bahkan keluar pulau Jawa, yakni Pontianak dan Pemangkat, Sambas, Kalimantan Barat.[4]

SMA Budhaya

sunting

Tahun 1965, Jelly masuk SMA Budhaya, Jakarta atau sekarang SMA Budhaya I Santo Agustinus, merupakan sebuah Sekolah Menengah Atas Swasta yang terletak di Jl. Matraman Raya No. 119. Palmeriam, Jakarta Timur. Di sekolah setiap hari sabtunya dilaksanakan Krida atau sejenis ekstrakurikuler. Disinilah Jelly mulai bermain musik pertama kali tapi bukanlah sebagai drummer melainkan gitaris solo.[2]

Di SMA Budhaya juga ada Japto Soerjosoemarno yang bersekolah tapi kakak kelas dari Jelly Tobing. Dibelakang sekolah ada teman mereka yang punya alat band, Yapto sering main kesitu.

Saat kelas 3 SMA, karena mau lanjut ke perguruan tinggi Jelly Tobing dipanggil oleh ayahnya dan diultimatumย : "Kamu harus pilih kamu mau sekolah atau main musik? Daddy ga larang kamu main apa. Besok pagi daddy tunggu jawabannya," begitu kata ayahnya. Besok paginya, sudah terdengar lagu dari Pat Boone yang setiap pagi selalu diputar ayahnya. Bangun pagi, Jelly disuruh mandi oleh ayahnya. Setelah selesai mandi ayah bertanya: "Jawabannya?". "Musik ajah, Dad'"', kata ayahnya". (Sambil salaman) "Ok, tapi kamu harus benar main musiknya, jangan tanggung-tanggung", kata ayahnya lagi.[5] Hal ini juga berkaitan, karena daddynya membelikannya sebuah gitar buatan dari Solo. Ia masih ingat kala itu, waktu pertama kali latihan main gitar lagu Darah Manisku, dari Koes Bersaudara menjadi lantunannya. Ada juga lagu Kelap-Kelip yang dipopulerkan oleh Diah Iskandar dan diringi oleh Deslina pada tahun 1968.

Karier

sunting

Otista (1968 - 1969)

sunting

Berawal dari seseorang yang kenal dengan Jelly Tobing lalu menawarkanya untuk masuk Otista, sebuah band yang menjadi akronim dari Jl. Otto Iskandardinata, Jakarta Timur. Kala itu, Otista sedang menerapkan sistem regenerasi yang diterapkan dahulu oleh Eka Sapta ada Senior dan juga junior. Tahun 1968 itulah, Jelly masuk Otista bagian Junior sebagai pemain bass. Saat pemain gitarnya keluar Jelly menggantikan posisi tersebut.[5]

Suatu saat, Otista senior hendak mengikuti Festival Band di HI. Latihan sudah berjalan tetapi dua hari sebelum festival dimulai pemain drumnya mengundurkan diri karena mau ikut ujian SMA, sempat membingungkan para personilnya. Hingga Mayor Suharyono, selaku bos Otista turun tangan "Tidak usah jauh-jauh cari pemain ini, itu sih Tobing ajah tuh," katanya. "Jadi, Rupanya kalau di tempat kita latihan dia bisa lihat kita, tapi kita gak bisa lihat dia karena ada kaca. Mungkin, dia sering lihat aku set iseng-iseng," begitu kata Jelly Tobing.[6]

Festival dimulai, lagu wajib yang dibawakan adalah Rujak Uleg yang diciptakan oleh Sulis Mulyo Budi dan dinyanyikan oleh Waldjinah, seorang penyanyi Keroncong-Langgam Jawa. Hadir pula Valda dan The Limmars band top kala itu. Hasil akhir, Otista tidak terpilih sebagai juara. Namun, Jelly Tobing terpilih sebagai Drummer Favorite. Hal ini tidak disangkah olehnya sendiri. Ada yang bilang padanyaย : "Jel, udah luh main di drum aja, soalnya tidak semua orang berkesemptan pemain drum. Kenapa? Kalau pemain gitar, orang desa beli gitar, dia bisa langsung main, sedangkan drum? dulu jamannya susah, masih punya bos. Ya, udah luh drum ajalah," kata temannya. Kebetulan bos mereka, drumnya sudah Premier. Akhirnya, keterusan hingga sampai saat ini.

Otista saat itu, dibawah pimpinan Letnan. TNI Suparman Yusak, Komandan Korps Musik (Korsik) Istana Negara, sebagai pemain Saksofon. Mayor Suharyono, juga sebagai pemain Saksofon. Tahun 1969, bayaran Otista senilai 5000 perak atau Rp.5000 per sekali show. Dengan pembagian perpersonilnya 100-200 perak. Sejak menjadi drummer senior Otista, Jelly sudah tidak tinggal lagi dirumah melainkan dirumah Mayor Suharyono, yang menjadi basecamp Otista. Yang kemudian dimanfaatkan oleh Jelly untuk terus belajar memainkan drum.

Tahun 1969, Jelly diajak oleh Jopie Item, Rully Djohan, dan Albert Sumlang membentuk band dengan nama Dallacks untuk main di Binaria, Ancol. Namun, tidak jadi karena diancam oleh Letnan Suparmanย : "Berani lu colong si Jelly, ilang dua tangan loh," Katanya sama Jopie Item.

Sebagai Home Band (1969 - 1970)

sunting

Masih ditahun 1969, Jelly Tobing ditransfer menjadi Home Band di nightclub oleh Ludick Laban dengan menyewa side selama dua tahun. Tiap malam main kecuali malam Takbiran atau Lebaran dan Natal. Bukan itu saja, acara kawinan juga main dengan gaji per-bulan Rp.90.000. Biasanya di kota, dalam satu ruangan bisa ada empat acara kawinan. Pernah satu moment, Jelly main disatu acara kawinan dengan ruangan gedung yang hanya disekat. Di sebelah ruangan, band pengiringnya ialah Arulan.[6]

Referensi

sunting
  1. ^ "Biodata Dan Agama Jelly Tobing, Drummer Legendaris Indonesia". Celebrity.Okezone. 2023-03-30. Diakses tanggal 2025-10-18.
  2. ^ a b Setiawan, Agus (2022-08-04). "Kisah Spiritual Jelly Tobing Jadi Mualaf dan Ditolong 'Malaikat'". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2026-01-17.
  3. ^ a b "Biodata Dan Agama Jelly Tobing, Drummer Legendaris Indonesia". Celebrity.Okezone. 2023-03-30. Diakses tanggal 2025-10-18.
  4. ^ Okezone (2023-03-30). "Biodata dan Agama Jelly Tobing, Drummer Legendaris Indonesiaย : Okezone Celebrity". https://celebrity.okezone.com/. Diakses tanggal 2026-01-19.
  5. ^ a b "Jelly Tobing Drummer Indonesia Pertama Yang Mecahin Rekor Dunia!". Youtube. 2025-01-31. Diakses tanggal 2025 -10-18.
  6. ^ a b "Kisah Jelly Tobing". Youtube. 2021-09-25. Diakses tanggal 2025-10-18.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jeli (disambiguasi)

jelly dalam bahasa Inggris (jellyfish) Sepatu Jelly, sepatu yang terbuat dari plastik PVC semi-transparan Petroleum jelly, salep topikal Royal jelly,

Asus ZenFone

Nevada. ZenFone menggunakan prosesor Intel Clovertrail+ dan Android 4.3 Jelly Bean. ZenFone 4 adalah model layar 4 inci 800x480. ZenFone 4 memiliki prosesor

Yupi Indo Jelly Gum

PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk, atau lebih dikenal dengan Yupi, adalah sebuah perusahaan manufaktur permen di Indonesia. Yupi memiliki pasar yang luas di

Jamur kuping

auricula) merupakan salah satu kelompok jelly fungi yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik. Fungi yang masuk ke dalam

Android Jelly Bean

Android "Jelly Bean" adalah nama kode yang diberikan kepada versi kesepuluh dari Android sistem operasi seluler yang dikembangkan oleh Google, yang mencakup

Galantis

"Runaway (U & I)" dirilis pada tahun 2014, dilanjutkan oleh "Peanut Butter Jelly" dan "No Money". Christian "Bloodshy" Karlsson telah bekerja sebagai bagian

Jelly Belly

The Jelly Belly Candy Company, atau biasa disebut Jelly Belly adalah perusahaan pembuat kacang jeli (jelly bean) dan berbagai jenis permen lainnya. Dulunya

Royal jelly

Royal jelly, atau kadang disebut susu ratu lebah, adalah zat yang disekresikan oleh lebah pekerja untuk digunakan sebagai makanan ratu lebah dan larva