Yohanes VIII Palaiologos sedang dalam perjalanan menuju Firenze, karya Pisanello (1438)

Konsili Firenze adalah sebuah konsili yang ada dalam Gereja Katolik Roma.[1] Konsili ini diadakan di Firenze pada tahun 1438 sampai tahun 1445.[1] Dalam gereja Katolik, konsili ini merupakan konsili oikumenis yang ke-16 dan ke-17.[1][2] Hal ini tergantung dari dihitung atau tidaknya Konsili Basel sebagai konsili oikumenis.[1] Konsili ini diadakan di tiga kota yaitu Ferrara (1438-1439), Firenze (1439-1443), dan Roma (1443-1445).[1][butuh sumber yang lebih baik] Konsili ini bermaksud untuk mengusahakan penyatuan kembali dengan Gereja Timur.[1] Gereja Timur meminta bantuan Gereja Barat dalam melawan serangan Turki atas kota Konstantinopel.[1] Konsili pertama di Ferrara dibuka atas permintaan Gereja Timur oleh Paus Eugenius IV.[1] Dalam konsili ini hadir orang-orang terkemuka seperti kaisar Yunani, Yohanes VIII Palaeologus, dan Yusuf, Patriark Konstantinopel.[1] Konsili membahas pokok-pokok hambatan penyatuan kembali kedua gereja diantaranya tentang keluarnya Roh Kudus dari Bapa dan Anak, pemakaian roti tidak beragi pada Ekaristi, api penyucian, dan supremasi Paus.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g h i j F.D. Wellem. 2009, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 235.
  2. ^ Norman P. Tanner. 2003, Konsili-konsili Gereja - Sebuah Sejarah Singkat. Yogyakarta: Kanisius.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Skisma Timurโ€“Barat

kembali pada tahun 1274 (oleh Konsili Lyons II) dan pada tahun 1439 (oleh Konsili Basel), tetapi dalam tiap kasus konsili-konsili tersebut dimentahkan kembali

Konsili Lateran V

Konsili Lateran V (1512โ€“1517) merupakan konsili oikumenis Gereja Katolik terakhir sebelum Reformasi. Konsili Lateran Kelima dimulai dari 1512 sampai 1517

Konsili oikumenis

konsiliarisme, menekankan kepemimpinan para uskup yang berkumpul dalam Konsili. 17. Konsili Basel, Ferrara dan Firenze, (1431โ€“1445); rekonsiliasi dengan Gereja

Universitas Basel

dan dua Presiden Konfederasi Swiss. University of Basel didirikan sehubungan dengan Konsili Basel. Akta yayasan yang diberikan dalam bentuk banteng Kepausan

Konsili Konstanz

Konsili Konstanz adalah sebuah Konsili Ekumenis dari Gereja Katolik Roma yang dihimpunkan oleh Kaisar Sigismund seorang pendukung Paus Yohanes XXIII paus

Konsili Ekumenikal Katolik

luas, 'Konsili oikumenis', berkaitan dengan konsili Gereja yang diakui oleh Timur dan Kekristenan Barat. Dalam agama Katolik, selain Konsili Ekumenis

Konsiliarisme

meluas pada Konsili Konstanz (1414-1418), dan memuncak pada Konsili Basel 1431. Namun kemudian konsiliarisme dikutuk oleh paus maupun oleh konsili, yaitu dalam

Sejarah Gereja Katolik

Konsili Konstanz maupun Konsili Basel. Usaha-usaha pembaruan yang nyata diusulkan dalam sidang kedua konsili oikumene tersebut maupun dalam Konsili Lateran