Limfosit
Gambar Transmisi mikroskop electron Limfosit manusia.
Rincian
SistemSistem imun
FungsiSel darah putih
Pengidentifikasi
Bahasa Latinlymphocytes but
MeSHD008214
THH2.00.04.1.02002
FMA84065 62863, 84065
Daftar istilah mikroanatomi

Limfosit (bahasa Inggris: lymphocyte).[1] Limfosit utamanya berperan dalam imunitas adaptif. Limfosit secara umum dibagi menjadi limfosit B (sel B), limfosit T (sel T), dan sel pembunuh alami (sel NK, natural killer).

Jenis

sunting

Sel B dan Sel T

sunting

Sel B dinamakan demikian karena berkembang di Bursa Fabricus (pada unggas) atau pada sumsum tulang (bone marrow, pada manusia). Sedangkan sel T dinamakan demikian karena berkembang di timus. Sel B berperan dalam imunitas humoral (melibatkan antibodi), sedangkan sel T berperan dalam imunitas dimediasi sel (cell mediated immunity). Fungsi sel T dan sel B adalah untuk mengenali antigen spesifik "non-self" selama proses yang dikenal sebagai presentasi antigen. Begitu sel-sel telah mengidentifikasi penyerang, sel menghasilkan respon tertentu yang disesuaikan untuk menghilangkan patogen tertentu atau sel yang terinfeksi. Sel B menanggapi patogen dengan memproduksi dalam jumlah besar antibodi yang kemudian menetralkan benda asing seperti bakteri dan virus. Subset dari sel T yaitu sel T helper (sel Th), menghasilkan sitokin yang mengarahkan respon imun, sedangkan sel T lainnya yang disebut sel T sitotoksik (sel Tc), menghasilkan granul toksik yang mengandung enzim yang menginduksi kematian sel target. Setelah aktivasi, sel B dan sel T meninggalkan sel-sel memori, yang akan "mengingat" setiap patogen spesifik yang dihadapi, dan mampu memberikan respon yang kuat dan cepat jika patogen terdeteksi lagi.

Sel NK

sunting

Sel NK adalah bagian dari sistem imun bawaan dan memainkan peran utama dalam perlindungan inang dari tumor dan sel yang terinfeksi virus. Sel NK membedakan sel yang terinfeksi dan tumor dari sel-sel normal dan tidak terinfeksi dengan mengenali perubahan dari molekul permukaan yang disebut MHC kelas I. Sel NK diaktifkan dalam menanggapi keluarga sitokin yang disebut interferon. Sel NK diaktifkan melepaskan butiran sitotoksik yang kemudian menghancurkan sel-sel target [2] Sel-sel diberi nama "sel pembunuh alami" karena tidak memerlukan aktivasi sebelumnya untuk membunuh sel-sel yang kehilangan MHC kelas I, berbeda dengan limfosit B dan limfosit T yang memerlukan serangkaian proses aktivasi yang kompleks.

Referensi

sunting
  1. ^ "Dorlands Medical Dictionary:lymphocyte". Diakses tanggal 2009-01-27.
  2. ^ Iannello A, Debbeche O, Samarani S, Ahmad A., 2008, Antiviral NK cell responses in HIV infection: I. NK cell receptor genes as determinants of HIV resistance and progression to AIDS. J Leukoc Biol. 84(1):1-26. doi: 10.1189/jlb.0907650.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Limfositopenia

Limfositopenia adalah kondisi medis di mana jumlah limfosit dalam darah berada di bawah batas normal. Limfosit adalah jenis sel darah putih yang berperan penting

Agranulosit

atas monosit dan limfosit. Jenis leukosit lainnya adalah Granulosit. Limfosit secara umum dibagi lagi menjadi dua kelompok sebagai limfosit T dan B. Karena

Darah

agranulosit) dan sel granulosit (terdiri dari limfosit, trombosit, dan monosit) (Purwanto, 2006). Limfosit memiliki peranan dalam respon imunitas dan monosit

Sel dendritik

lebih lanjut, sel dendritik tidak menunjukkan sifat dan fungsi seperti limfosit, makrofaga atau sel retikular non-fagositik. Stimulasi kurkumin pada DC

Sel B

Sel B atau Limfosit B adalah limfosit yang memainkan peran penting pada imunitas humoral, sedangkan limfosit lain yaitu sel T memainkan peran penting

AIDS

alat kelamin, dan juga karena adanya penumpukan sel yang terinfeksi HIV (limfosit dan makrofaga) pada semen dan sekresi vaginal. Penelitian epidemiologis

Teknik hibridoma

hibridoma adalah teknik pembuatan sel yang dihasilkan dari fusi antara sel B limfosit dengan sel kanker. Sifat dari sel hibridoma ini adalah imortal. Proses

Sistem imun adaptif

antigen tertentu. Sistem imun adaptif ini terutama diperankan oleh limfosit B dan limfosit T. Ada tiga jenis molekul yang penting dalam hal ini yaitu protein