Luminositas, kecemerlangan, atau kekilauan adalah istilah yang digunakan dalam ilmu Fisika dan turunannya.

Dalam Astronomi

sunting

Di dalam astronomi luminositas berarti jumlah energi yang dipancarkan sebuah benda ke segala arah per satuan waktu.
Luminositas dapat dihitung dengan formula:

L = ฯƒAT4

ฯƒ = Konstanta Stefanโ€“Boltzmann
A = Luas permukaan bintang
T = Temperatur(Suhu) efektif permukaan bintang
Luminositas dinyatakan dalam watt atau erg per detik dalam satuan internasional (SI).

Dalam Teori Sebaran dan Fisika Akselerator

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Matahari

280ย ยฐF), yang mengakibatkan peningkatan luminositas sebesar 48% dari 0,677 luminositas matahari menjadi 1,0 luminositas matahari seperti saat ini. Hal ini

Klasifikasi bintang

berdasarkan kuat beberapa garis serapan pada pola spektrum, dan besarnya luminositas. Kuat garis serapan, khususnya garis-garis serapan atom hidrogen, diperoleh

Bintang

pula dengan suhu dan luminositas bintang tersebut. Matahari, sebagai contoh, diperkirakan telah mengalami peningkatan luminositas sebesar kurang lebih

Bumi

Akibat penumpukan helium di inti Matahari, luminositas total Matahari akan meningkat secara perlahan. Luminositas Matahari akan meningkat sebesar 10% dalam

Tau Ceti

dengan model evolusi bintang yang dihitung, usia, massa, jari-jari, dan luminositas Tau Ceti dapat diperkirakan. Namun, menggunakan interferometer astronomi

Luminositas Matahari

Luminositas Matahari, Lโ˜‰, adalah satuan luminositas atau tenaga radian (tenaga yang dikeluarkan dalam bentuk foton) yang digunakan oleh astronom untuk

Stephenson 2-18

ukurannya, adalah salah satu bintang paling terang, dengan 440.000 satuan luminositas matahari. Suhu rata-rata Stephenson 2-18 adalah 2.926ย ยฐC (3.200 ยฐK).

Tata Surya

Hertzsprung-Russell, yaitu sebuah grafik yang menggambarkan hubungan nilai luminositas sebuah bintang terhadap suhu permukaannya. Secara umum, bintang yang