Andi Hasan Opu to Hatta (juga dikenal sebagai Opu Mpelai Ussu) adalah tokoh masyarakat, politikus, dan tokoh adat dari Sulawesi Selatan. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam proses pembentukan Kabupaten Luwu Timur. Ia juga merupakan penerima gelar Doktor Honoris Causa dari Northern California Global University pada tahun 2002.
Kehidupan awal dan pendidikan
suntingAndi Hasan Opu to Hatta lahir di Malili, wilayah yang kini termasuk dalam Kabupaten Luwu Timur, pada 31 Desember 1930. Ia merupakan putra dari Andi Tjobbo Opu Te'tenriaji dan Sitti Safiah.
Pendidikan dasar diselesaikannya di kampung halamannya sekitar tahun 1943โ1944. Pada masa pascakemerdekaan Indonesia, ia melanjutkan pendidikan ke Makassar dan menyelesaikan pendidikan menengah pada tahun 1955.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada periode 1955 hingga 1958. Selain itu, ia juga mengikuti pendidikan manajerial di bidang perkebunan di Yogyakarta serta pendidikan dan pelatihan di bidang agraria di Jakarta selama kurang lebih dua tahun.
Karier pemerintahan dan politik
suntingKarier Andi Hasan Opu to Hatta dimulai pada tahun 1956 sebagai pengatur agraria di Kantor Agraria Makassar. Pada tahun 1959 ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Kantor Agraria Kota Makassar.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Kantor Agraria di wilayah Gowa, Takalar, dan Jeneponto hingga tahun 1968.
Memasuki akhir 1960-an, ia beralih ke dunia politik dan menjadi anggota DPRD Tingkat II Kabupaten Luwu pada periode 1971โ1976. Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu pada periode berikutnya.
Dalam organisasi politik, ia aktif di Partai Golongan Karya dan menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Luwu pada periode 1987โ1992. Pada periode 1992โ1997, ia kembali menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu.
Setelah pemekaran wilayah di Luwu Raya, ia tetap aktif dalam dunia politik daerah dan menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur hingga pertengahan tahun 2009.
Peran dalam pembentukan Luwu Timur
suntingAndi Hasan Opu to Hatta dikenal sebagai tokoh yang berperan besar dalam proses pembentukan Kabupaten Luwu Timur sebagai daerah otonom baru di Sulawesi Selatan. Dalam dinamika pemekaran wilayah di kawasan Luwu Raya, ia termasuk tokoh yang aktif mendorong terbentuknya kabupaten baru tersebut.
Melalui perannya dalam lembaga legislatif dan aktivitas politiknya di Partai Golongan Karya, ia terlibat dalam berbagai proses komunikasi politik antara tokoh masyarakat dan pemerintah daerah. Proses tersebut berujung pada terbentuknya Kabupaten Luwu Timur sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Luwu.
Kontribusinya dalam proses tersebut menjadikannya sebagai salah satu tokoh yang dikenal dalam sejarah pembentukan Kabupaten Luwu Timur.
Peran dalam lembaga adat
suntingSelain berkiprah dalam bidang pemerintahan dan politik, Andi Hasan Opu to Hatta juga dikenal sebagai tokoh adat dalam lingkungan Kedatuan Luwu. Ia memegang gelar adat Opu Balirante serta dikenal dengan gelar Opu Mpelai Ussu setelah beliau wafat pada 30 oktober 2009 lalu.
Dalam tradisi Kedatuan Luwu, gelar "Opu" merupakan gelar kehormatan yang diberikan kepada tokoh yang memiliki kedudukan dan pengaruh dalam masyarakat serta diakui atas perannya dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya. Gelar tersebut mencerminkan pengakuan terhadap kontribusi sosial, kepemimpinan, serta peran dalam struktur adat masyarakat Luwu.
Melalui peran tersebut, ia turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian nilai-nilai adat dan memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat Luwu.
Keterlibatan dalam organisasi
suntingSelain dalam pemerintahan dan politik, ia juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Markas Cabang Legiun Veteran di wilayah Luwu, yang menunjukkan keterlibatannya dalam organisasi veteran dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Penghargaan
suntingSepanjang pengabdiannya, Andi Hasan Opu to Hatta menerima berbagai penghargaan, antara lain:
- Bintang Gerilya
- Medali GOM IโIV
- Lencana Legiun Veteran
- Medali Perjuangan Angkatan 45
- Indonesian Development Award (2000)
- ASEAN Executive Golden Award (2001)
- Doktor Honoris Causa dari Northern California Global University (2002)
- Anugerah Citra Adhi Dharma Nusantara (2003)
Warisan
suntingSebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kontribusinya terhadap daerah, nama Andi Hasan Opu to Hatta diabadikan sebagai nama stadion di Malili, Kabupaten Luwu Timur. Pengabadian nama tersebut mencerminkan penghargaan masyarakat dan pemerintah daerah atas perannya dalam pembangunan dan pembentukan wilayah tersebut.








