Bidayatul Mujtahid
PengarangIbnu Rusyd
Judulย asliBidฤyat al-Mujtahid wa Nihฤyat al-Muqtaแนฃid
BahasaArab
SubjekFikih perbandingan
PenerbitDar al-Kitฤb al-'Ulumiyah
ISBNISBN 2745104209

Bidayatul Mujtahid (bahasa Arab: [ุจุฏุงูŠุฉ ุงู„ู…ุฌุชู‡ุฏ ูˆ ู†ู‡ุงูŠุฉ ุงู„ู…ู‚ุชุตุฏ Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah buku fikih yang membahas tentang fikih perbandingan madzhab. Buku ini ditulis oleh Ibnu Rusyd, dan dianggap sebagai buku yang terbaik dalam masalah penjelasan sebab-sebab perbedaan pendapat di antara para ulama dalam setiap permasalahan fikih.[1]

Subjek buku

sunting

Ini adalah salah satu buku paling penting yang berurusan dengan ilmu fikih perbandingan, karena ukurannya kecil dan berisi induk dari masalah fikih; menunjukkan perdamaian umat dan perselisihan yang menjelaskan pandangan mazhab yang berbeda, menuliskan perkataan ulama untuk setiap masalah fikih. Buku ini adalah salah satu buku fikih perbandingan yang paling penting.

Referensi

sunting
  1. ^ ุจุฏุงูŠุฉ ุงู„ู…ุฌุชู‡ุฏ ูˆ ู†ู‡ุงูŠุฉ ุงู„ู…ู‚ุชุตุฏ

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ijtihad

tertentu atau pada suatu waktu tertentu. Orang yang melakukan ijtihad disebut mujtahid. Meski Al Quran sudah diturunkan secara sempurna dan lengkap, tidak berarti

Ijmak

fiqih seperti yang di kemukakan oleh abdul karim zaidan kesepakatan para mujtahid dari kelapangan umat islam tentang hukum syara pada suatu masa setelah

Nahdlatul Ulama

mengakui dan bersikap tasamuh kepada para mujtahid lainnya, seperti dalam bidang aqidah dikenal seorang mujtahid bernama Abu Mansur Al Maturidi, kemudian

Universitas Islam Bandung

UNISBA memiliki tujuan pendidikan dalam mewujudkan mujahid (pejuang), mujtahid (peneliti) dan mujaddid (pembaharu) dalam suatu masyarakat ilmiah yang

Ahmad al-Muhajir

caโ€‰873โ€“956 M) juga dikenal sebagai al-Imฤm Aแธฅmad bin สฟฤชsฤ adalah seorang Imam, Mujtahid, dan diklaim sebagai nenek moyang klan Ba 'Alwi dan al-Qabiji yang kemudian

Ali Khamenei

Khamenei lahir pada 19 April 1939 dari Javad Khamenei, seorang ulama dan mujtahid yang lahir di Najaf, Irak, dan Khadijeh Mirdamadi (putri Hashem Mirdamadi)

Ruhollah Khomeini

laki-lakinya. Khomeini adalah seorang marja [dalam Dua Belas Islam Syiah, seorang Mujtahid atau fakih (ahli dalam Syariah)] dan penulis lebih dari 40 buku, tetapi

Jalaluddin as-Suyuthi

seorang Mesir Sunni Muslim polymath keturunan Persia. Dikenal sebagai mujtahid dan mujaddid pada abad ke-10 Islam,Dia adalah seorang muhaddits (ahli hadis)