📑 Table of Contents
Gambar tiga dimensi struktur bovine rodopsin. Ketujuh transmembran memiliki warna yang berbeda. Kromofor terlihat yang berwarna merah.

Opsin adalah protein transmembran yang sensitif terhadap cahaya, yang terikat pada aldehida vitamin A. Secara umum ada dua jenis protein yang disebut opsin. Keduanya memiliki bentuk dan fungsi yang sama.[1][2]

Opsin jenis pertama terdapat pada prokariota, sedangkan binatang biasanya memiliki opsin jenis kedua. Sampai sekarang belum ditemukan ada opsin di luar kedua kelompok tadi (misalnya pada tanaman, jamur, dan lain-lain)[1] walaupun ada yang telah melaporkan menemukan opsin pada porifera[3] tetapi penemuan ini belum dikonfirmasi.

Lihat juga

sunting

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b DOI:10.1098/rspb.2009.1797
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit. Anda dapat melewati antrian atau membuat secara manual
  2. ^ PMID 17008522 (PMIDย 17008522)
    Citation will be completed automatically in a few minutes. Jump the queue or expand by hand
  3. ^ "Porifera: Amphimedon queenslandica (sponge) .. 1 opsin". GenomeWiki. University of California Santa Cruz (UCSC) Genome Bioinformatics Group.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Mata

dengan c-opsin dan mata invertebrata (bilaterian) memiliki sel rabdomer dengan r-opsin. Namun, beberapa sel ganglion vertebrata mengekspresikan r-opsin, menunjukkan

Ctenophora

sepuluh gen yang mengode fotoprotein. Gen ini diko-ekspresikan dengan gen opsin di fotosit Mnemiopsis leidyi, sehingga ilmuwan menduga akan hubungan kerja

Indra kucing

karnivora (dan sebagian besar mamalia), kucing dikromat dengan dua jenis opsin kerucut, LWS (OPN1LW) dan SWS1 (OPN1SW), agak mirip dengan manusia dengan

Gurita

misalnya, kemampuan ini ada pada A. aegina tetapi tidak ada pada O. vulgaris. Opsin di kulit merespons panjang gelombang cahaya yang berbeda dan membantu hewan

Sistem penglihatan

dalam bentuk retinal. Di dalam mata, retinal akan berikatan dengan protein opsin untuk membentuk rhodopsin dalam reseptor batang dan iodopsin dalam reseptor

Primata

Catarrhine secara rutin bersifat trikromatik karena duplikasi gen dari gen opsin merah-hijau pada pangkal garis keturunan mereka, 30 hingga 40 juta tahun

Iodopsin

Iodopsin (dikenal juga sebagai Opsin kerucut) adalah protein sel fotoreseptor yang terdapat di sel kerucut pada retina, yang merupakan dasar dari penglihatan

Malacosteus niger

tanpa adanya sel kerucut, dengan pasangan rodopsin/porfiropsin dan sebuah opsin tunggal yang terikat pada beberapa fotoreseptornya, yang memberikan sensitivitas