| Gerakan Perang Salib |
|---|
| Asal mula |
| Teori perang yang sah โข Penitensi โข Ziarah Kristen โข Reforma Gregorian |
| Jenis |
| Perang Salib โข Perang Salib Rakyat โข Perang Salib Iberia โข Perang Salib Utaraโข Perang Salib melawan orang Kristen |
| Teori dan Praktik |
| Indulgensi โข Bula Perang Salib โข Dakwah โข Kaul โข Tata perang โข Ordo militer โข Keuangan โข Kritik |
| Negara |
| Negara-negara Tentara Salib โข Siprus โข Yunani jajahan Peranggi โข Negara Ordo Kesatria Jerman โข Rodos โข Malta |
| Kawan dan Lawan |
| Orang Bizantin โข Orang Armenia โข Umat Yakubi โข Orang Yahudi |



Ordo militer (bahasa Latin: ordo militaris) adalah tarekat religius Katolik ritus Latin yang beranggotakan kesatria-kesatria aswasada. Ordo-ordo militer yang paling dahulu terbentuk adalah Ordo Kesatria Haikal, Ordo Kesatria Pramuhusada, Ordo Kesatria Makam Kudus, Ordo Santiago, Ordo Kalatrava, dan Ordo Kesatria Jerman. Ordo-ordo ini muncul pada Abad Pertengahan dan berkaitan erat dengan Perang Salib, baik di negara-negara Tentara Salib (khususnya Kerajaan Yerusalem), di negara-negara Baltik, maupun di Jazirah Iberia. Para anggota ordo militer mula-mula mendarmabaktikan diri untuk melindungi peziarah-peziarah Kristen, dan pada akhirnya mempertaruhkan nyawa demi menjaga kedaulatan negara-negara Tentara Salib, serta menaklukkan negeri-negeri nonkristen maupun negeri-negeri Kristen nonkatolik. Ordo-ordo militer perdana ini adalah pendahulu dari ordo-ordo aswasada.
Mayoritas anggota ordo militer adalah kaum awam yang mengikrarkan kaul religius, misalnya kaul kemiskinan, kemurnian, dan ketaatan, sejalan dengan cita-cita luhur kehidupan membiara. Ordo-ordo militer memiliki rumah-rumah tarekat yang disebut komanderi di seluruh Eropa, dan memiliki struktur kepemimpinan hierarkis dengan seorang guru besar sebagai pemimpin tertinggi.
Ordo Kesatria Haikal, ordo militer yang paling besar dan yang paling berpengaruh, dibubarkan secara paksa pada permulaan abad ke-14. Sejak saat itu, hanya ada segelintir ordo militer yang dibentuk dan diakui. Meskipun demikian, ada pula ordo-ordo militer lawas yang berumur panjang dan masih menjalankan fungsi-fungsinya yang semula, misalnya Ordo Militer Berdaulat Malta dan Ordo Kesatria Santo Yohanes, berturut-turut adalah organisasi Katolik dan organisasi Protestan Jerman yang merupakan kelanjutan dari Ordo Kesatria Pramuhusada,[1] serta Ordo Kesatria Makam Kudus yang masih aktif berkiprah di bawah naungan Sri Paus. Ordo-ordo militer lain yang masih bertahan hingga saat ini sudah berubah menjadi ordo penghargaan atau ordo seremonial belaka, kalau bukan berubah menjadi yayasan amal kasih.
Sejarah
suntingDalam rangka menghadapi Pertempuran Civitate pada tahun 1053, Paus Leo IX membentuk laskar kesatria Santo Petrus (bahasa Latin: Milites Sancti Petri) sebagai pasukan milisi untuk melawan pasukan Norman.[2]
Pembentukan banyak ordo militer Katolik pascaperang Salib I merupakan langkah tanggap terhadap pencaplokan wilayah Kekaisaran Romawi Timur oleh Tentara Islam. Selain sejalan dengan rencana Gereja Katolik untuk mendayagunakan ketakwaan kaum bangsawan Eropa bagi pencapaian tujuan-tujuan temporal Gereja, pembentukan ordo-ordo militer juga menyempurnakan gerakan Damai dan Jeda Allah yang diprakarsai Gereja.[3] Berdirinya Ordo Kesatria Haikal pada tahun 1118 menjadi awal dari kemunculan beruntun laskar-laskar yang sangat rapi tertata. Laskar-laskar ini dibentuk dengan maksud untuk melawan usaha Tentara Islam untuk menaklukkan Tanah Suci dan Jazirah Iberia (lih. Reconquista), maupun untuk melawan invasi Tentara Islam dan suku-suku pagan di Eropa Timur, yang dipandang sebagai ancaman terhadap supremasi Gereja.
Ordo militer sekuler yang pertama adalah Ordo Kesatria Santo Georgius, yang dibentuk pada tahun 1326 oleh Raja Hongaria, Karolus I, sebagai sarana untuk membuat semua bangsawan Hongaria bersumpah setia kepadanya. Tidak lama kemudian, Raja Kastila dan Leon, Alfonsus XI, membentuk Ordo Kesatria Sabuk pada tahun 1332. Kedua ordo sekuler ini hanya berdiri selama kurang lebih satu abad.[4]
Tujuan
suntingCiri-ciri asali ordo militer menampakkan perpaduan nilai-nilai zuhud dan nilai-nilai keprajuritan. Beberapa ordo militer, misalnya Ordo Kesatria Pramuhusada, Ordo Kesatria Santo Tomas, dan Ordo Santo Maurisius dan Lazarus, juga mengemban misi amal kasih, perawatan orang sakit, dan penyantunan fakir miskin. Meskipun demikian, ordo-ordo militer bukanlah lembaga yang murni beranggotakan kaum pria, sebab para biarawati dapat saja bergabung menjadi anggota biara khusus wanita di dalam ordo-ordo tersebut. Salah satu ciri penting dari ordo militer adalah anggota yang berstatus rohaniwan bisa saja menjadi bawahan dari anggota yang bukan rohaniwan.
Pada tahun 1818, orientalis Joseph von Hammer membandingkan ordo-ordo militer Katolik, khususnya Ordo Kesatria Haikal, dengan organisasi-organisasi Islam tertentu, misalnya sekte Syiah Hasasiyin. Pada tahun 1820, Josรฉ Antonio Conde mengemukakan pendapatnya bahwa ordo-ordo militer Katolik dibentuk dengan meniru ribat, lembaga keagamaan berbenteng yang memadukan nilai-nilai zuhud atau amal saleh dengan perjuangan memerangi musuh-musuh Islam. Meskipun populer, pandangan semacam ini telah dikritik oleh banyak pihak yang mengatakan bahwa ribat baru bermunculan di sekitar Outremer sesudah ordo-ordo militer Katolik terbentuk.
Peran dan fungsi ordo-ordo militer tidak terbatas pada kiprah keprajuritannya di Tanah Suci, Prusia, dan negara-negara Baltik saja. Pada kenyataannya, ordo-ordo militer memiliki banyak aset dan anggota di seluruh Eropa Barat. Mayoritas adalah kaum awam. Mereka menjadi saluran inovasi teknik dan kebudayaan, misalnya teknik penggilasan kain wol yang dibawa masuk ke Inggris oleh para kesatria Pramuhusada, dan fasilitas-fasilitas perbankan para kesatria Haikal.
Perang Salib Utara
sunting
Pada tahun 1147, Bernardus dari Clairvaux berusaha meyakinkan Paus Eugenius III bahwa pertikaian orang Jerman dan Denmark dengan orang Wend yang masih pagan adalah perang suci yang sejajar dengan Reconquista. Ia mendesak supaya sebuah Perang Salib dikobarkan sampai semua orang kafir dibaptis atau tumpas. Motivasi utama di balik Perang Salib baru ini adalah ekonomi, yaitu untuk mendapatkan lahan-lahan layak garap dan tenaga penggarap baru, untuk menguasai jalur-jalur perdagangan di kawasan Baltik, dan untuk menghapuskan monopoli saudagar-saudagar Novgorod di bidang perdagangan komoditas kulit bulu.[5] Mulai dari awal abad ke-13, ordo-ordo militer menempatkan garnisun-garnisun di Livonia Lama dan melindungi Riga, pusat niaga Jerman. Serikat Persaudaraan Pedang Livonia dan Ordo Dobrzyล dibentuk oleh uskup-uskup lokal. Serikat Persaudaraan Pedang terkenal akan keangkaraannya terhadap "kaum pagan" maupun orang-orang yang baru memeluk agama Kristen. Ordo Kesatria Jerman didirikan pada dasawarsa 1190-an di Palestina, tetapi ikatan yang kuat dengan negeri Jerman menggeser kiprah mereka dari Tanah Suci ke kawasan Baltik. Antara tahun 1229 sampai 1290, Ordo Kesatria Jerman menerima penggabungan diri Serikat Persaudaraan Pedang dan Ordo Dobrzyล, menundukkan sebagian besar suku Baltik, dan mendirikan sebuah negara kerahiban yang bertangan besi dan eksploitatif.[6][7] Ordo Kesatria Jerman mengundang bangsawan-bangsawan asing untuk ikut serta dalam Reisen atau penyerbuan berkala yang dilancarkan terhadap orang Lituania, satu-satunya suku Baltik yang belum takluk. Reisen menjadi semacam kegiatan hiburan kewiraan yang digemari bangsawan-bangsawan muda. Dengan memeluk agama Katolik dan memperistri Ratu Jadwiga, Adipati Agung Jogaila menyatukan kekuatan tempur Lituania dan Polandia, sehingga mampu memojokkan kesatria-kesatria Jerman di Tannenberg pada tahun 1410. Negara Ordo Kesatria Jerman terus bertahan, dan menjadi negara bawahan Polandia sejak tahun 1466. Prusia bertransformasi menjadi kadipaten sekuler pada tahun 1525, disusul Livonia pada tahun 1562.[8]
Daftar ordo militer
suntingBerikut ini adalah daftar ordo militer yang disusun secara kronologis berdasarkan waktu pendirian dan pembubarannya. Lantaran kelangkaan sumber dan/atau pembubaran berulang oleh pihak kepausan atau kerajaan, kadang-kadang waktu yang dicantumkan adalah waktu perkiraan.
Ordo-ordo militer di bawah ini dikelompokkan menjadi ordo-ordo yang bertaraf internasional dan ordo-ordo yang bertaraf nasional berdasarkan pihak yang dipatuhi, misi yang diemban, dan keanggotaannya, tanpa membedakan luas persebaran geografis berangsur suatu ordo di luar wilayah kepentingannya.
Internasional
sunting| Lambang | Nama | Berdiri | Pendiri | Tempat pendirian |
Diakui | Pelindung | Bubar | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Ordo Kesatria Pramuhusada (Ordo Militer Berdaulat Malta dan Ordo Kesatria Santo Yohanes) |
circa.1099 | Gerardus Sasso | Yerusalem, Kerajaan Yerusalem | 1113, oleh Paus Paskalis II | Guru besar (1113โ), Pangeran (1607โ), Kardinal (1630โ) |
Salah satu lembaga tertua dalam peradaban Kristen maupun peradaban Barat, didirikan di Yerusalem pada abad ke-11, memiliki sejarah panjang di bidang pelayanan kaum duafa dan orang sakit. Mulai tahun 1834, markas besar Ordo Militer Berdaulat Malta berlokasi di Roma, tempat hak-hak ekstrateritorialnya dijamin. Selaku ordo religius awam Gereja Katolik sejak tahun 1113, dan salah satu subjek hukum internasional, Ordo Militer Berdaulat Malta menjalin hubungan diplomatik dengan lebih dari 100 negara dan Uni Eropa, serta berstatus pengamat permanen di PBB. Mengakui Ordo Kesatria Santo Yohanes, sebuah organisasi Protestan, sebagai kelanjutannya. Hanya ada lima Ordo Kesatria Santo Yohanes yang sah dan saling mengakui keabsahan, yang masih meneruskan karya bersejarah Ordo Kesatria Pramuhusada, yaitu Ordo Militer Berdaulat Pramuhusada Santo Yohanes di Yerusalem di Rodos dan di Malta (Ordo Militer Berdaulat Malta), Die Balley Brandenburg des Ritterlichen Ordens Sankt Johannis vom Spital zu Jerusalem atau Johanniter Orden (Jerman), Johanniter Orde in Nederland (Negeri Belanda), Johanniterorden I Sverige (Swedia), dan Most Venerable Order of the Hospital of St. John of Jerusalem atau Most Venerable Order (Inggris Raya). Pada tahun 1961, dibentuk Aliansi Ordo-Ordo Kesatria Santo Yohanes, yang dianggotai Most Venerable Order, Johanniter Orden, Johanniter Orde in Nederland, dan Johanniterorden I Sverige. | ||
| Ordo Kesatria Makam Kudus (Militi Sancti Sepulcri) |
ca.1099}} | Godefridus dari Bouillon | Yerusalem, Kerajaan Yerusalem | 1103 oleh Raja Yerusalem, Balduinus I 1113 oleh Paus Paskalis II |
Kerajaan Yerusalem sampai tahun 1291, Kustos Tanah Suci: 1230โ1489, Sri Paus: 1489โ |
Bermula dari "paguyuban" kesatria pengawal Gereja Makam Kudus yang bernaung di bawah yurisdiksi Raja Yerusalem. Pada tahun 1113, paguyuban ini dijadikan cabang militer dari tarekat Kanonik Makam Kudus dengan nama Militi Sancti Sepulcri, sesudah mendapatkan pengakuan dari Paus Paskalis II; selepas tahun 1291, keanggotaannya dianugerahkan kepada peziarah-peziarah terkemuka oleh Kustos Tanah Suci.[9] Direorganisasi menjadi Ordo Suci Militer Makam Kudus pada tahun 1496 oleh Paus Aleksander VI. Direorganisasi oleh Paus Pius IX serentak dengan pemulihan tempat kedudukan Kebatrikan Latin Yerusalem pada tahun 1847.[10] Dikenal sebagai Ordo Aswasada Makam Kudus Yerusalem sejak tahun 1931. | ||
| Ordo Kesatria Haikal (Ordo Utama Kesatria Kristus) (Ordo Kesatria Kristus) |
ca.1118โca.1312 | Bernardus dari Clairvaux, Hugues de Payens |
Yerusalem, Kerajaan Yerusalem | 1129 oleh Paus Honorius II sampai dicabut pada tahun 1312 oleh Paus Klemens V |
Sri Paus: 1129โ1312 | 1312 | Ordo Kesatria Haikal diasaskan kembali di Portugal sesudah dibubarkan Paus Klemens V pada tanggal 22 Maret 1312 dengan bula Vox in excelso.[11][12] Raja Portugal, Dionisius I, membentuk Ordo Kesatria Kristus pada tahun 1317 untuk menampung kesatria-kesatria yang lolos dari penghakiman terhadap kesatria Haikal di seluruh Eropa. Ordo ini resmi berdiri pada tahun 1319.[13][14][15] Aset-aset Ordo Kesatria Haikal dialihkan kepada Ordo Kesatria Pramuhusada, kecuali aset-aset yang berlokasi di wilayah Kerajaan Kastila, Kerajaan Aragon, dan Kerajaan Portugal. Pengalihan properti tersebut pada hakikatnya merupakan langkah pembubaran Ordo Kesatria Haikal oleh ordo saingannya.[16][17]
Oleh sebab itu, sesudah diakui, hanya "Ordo Kristus", sebuah ordo Portugis, dan cabang kepausannya, Ordo Utama Kristus, yang diizinkan Sri Paus untuk mendaku sebagai penerus Ordo Kesatria Haikal. Lencana keanggotaannya sekarang digunakan dan dilestarikan penggunaannya di Portugal sebagai tanda penghargaan dari negara atas jasa-jasa seseorang.[16][18][19] | |
| Ordo Santo Lazarus (Ordo Santo Maurisius dan Lazarus) |
ca.1118โca.1608 | Yerusalem, Kerajaan Yerusalem | 1255 oleh Paus Aleksander IV sampai dicabut pada tahun 1489 oleh Paus Inosensius VIII |
Raja Fulko: 1142 Pope: caโ1255โ1572 Wangsa Savoye: 1572โ wangsa Prancis: 1609โ1830. |
1489, 1572, 1609, 1830 (1856) |
Pada tahun 1572, cabang Italia bergabung dengan Ordo Santo Maurisius menjadi Ordo Santo Maurisius dan Lazarus di bawah naungan wangsa Savoye. Masih berdiri sampai sekarang.
Pada tahun 1609, Raja Prancis, Hendrikus IV, menyatukan Ordo Santo Maurisius di Prancis dengan Ordo Bunda Gunung Karmel menjadi Ordo Pramuhusada Militer Kerajaan Bunda Gunung Karmel dan Santo Lazarus Yerusalem Bersatu, yang terdaftar sebagai organisasi yang dilindungi kerajaan di dalam Almanak Kerajaan Prancis sampai tahun 1830.[20] | ||
| Ordo Kesatria Jerman | ca.1192 | Ako, Kerajaan Yerusalem |
Induk Ordo Kesatria Jerman dijadikan tarekat religius Katolik murni pada tahun 1929. Pada masa Reformasi Protestan, Ordo Kesatria Jerman Cabang Utrecht melepaskan diri dari induknya yang Katolik, dan untuk seterusnya menjadi sebuah ordo aswasada Protestan.[21] |
Nasional
sunting| Lambang | Nama | Berdiri | Pendiri | Tempat pendirian |
Diakui | Pelindung | Bubar | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Ordo Santo Yakobus Altopascio | 1075 (1084) |
Matilda dari Toskana | Altopascio, Toskana, Kekaisaran Romawi Suci | 1239โ1459, tetapi disebutkan pada tahun 1198 di dalam sepucuk bula yang dikerluarkan Paus Inosensius III |
Properti-properti panti husada "Altopassus" di Italia dikukuhkan pada tahun 1244 oleh Kaisar Frederikus II | 1459, 1587, 1672 |
Terutama mengupayakan keamanan dan perlindungan bagi para peziarah Italia di Tanah Suci dan Camino de Santiago. Dilebur ke dalam Ordo Santo Stefanus pada tahun 1587 oleh Paus Sikstus V atas permintaan Adipati Agung Toskana. Cabang Prancis dilebur ke dalam Ordo Santo Lazarus pada tahun 1672. | |
| Ordo Militer Monreal | 1124 | Raja Alfonsus Penggempur | Monreal del Campo, Aragon | 1143 1150 |
||||
| Ordo Kesatria Aviz | 1176 |
(รvora) Avis, Portugal | Wangsa Aviz: 1385โ1580 | 1789 | Disekulerkan pada tahun 1789. Anggaran dasarnya berulang kali diubah berbarengan dengan anggaran dasar ordo-ordo tanda jasa Portugis lainnya, pada masa Republik Pertama (1910โ1926), kemudian pada tahun 1962, dan sekali lagi pada tahun 1986. | |||
| Ordo Sayap Santo Mikhael | 1147 (1171) (1828/ 1848/ 1986) |
Raja Portugal, Alfonsus I | Santarรฉm, Portugal | Anggaran dasar yang pertama disetujui pada tahun 1171 oleh Paus Aleksander III | Wangsa Braganza: 2001- | 1732 | Terbengkalai pada tahun 1732,[22] dihidupkan kembali[23] oleh Raja Mikhael I pada tahun 1828[24] dalam masa pemerintahannya yang singkat sebelum kalah melawan kakaknya, Raja Petrus IV, dalam Perang Liberal,[25] dihidupkan kembali pada tahun 1848[23]/1986 [26] | |
| Ordo Kalatrava | 1158 | Raimundus dari Fitero | Calatrava la Vieja, Kerajaan Kastila, Spanyol | 1164 oleh Paus Aleksander III | Wangsa Bourbon | 1838 karena disekulerkan | Raja Spanyol, Karolus III, mengimbau ordo-ordo lama untuk berkontribusi bagi ordo yang baru didirikannya atas nama dirinya (tahun 1775), yang berakibat pembubaran. Disita Raja Yosef (tahun 1808), didirikan kembali oleh Raja Ferdinandus VII pada waktu pemulihan monarki Spanyol (tahun 1814). Disekulerkan pada tahun 1838. | |
| Ordo Roh Kudus | 1161 | Guy de Montpellier | Provence, Prancis | Sekitar tahun 1161 โ 16 Juni 1216 oleh Paus Inosensius III di Santo Spirito in Sassia, Roma | 1692/ 1700/ Abad ke-20 |
Menurut sejarahnya, ordo ini bersifat religius sekaligus kwwiraan. Di Prancis, pada tahun 1692, Raja Louis XIV melebur ordo ini ke dalam Ordo Bunda Gunung Karmel yang didirikannya. Bagian yang tersisa dari ordo ini secara resmi dijadikan tarekat religius murni pada tahun 1700.[27] Ranting-ranting ordo ini di Prancis bertahan hingga abad ke-20. | ||
| Ordo Aubrac | 1162 | Aubrac, Prancis | Abad ke-18 | Menghilang semasa Revolusi Prancis pada akhir abad ke-18. | ||||
| Ordo Santiago | 1170 | Leรณn atau Uclรฉs di Kastila, Spanyol | Dengan bula tertanggal 5 Juli 1175 oleh Paus Aleksander III | Wangsa Bourbon | ||||
| Ordo Alkantara | 1177 | Alkantara, Ekstremadura, Spanyol | ||||||
| Ordo Bukit Sukacita | 1180 | Tanah Suci | 1221 | Dilebur ke dalam Ordo Kalatrava. | ||||
| Ordo Trujillo | Sebelum tahun 1188 | Trujillo, Cรกceres | 1195 | |||||
| Ordo Kesatria Santo Tomas | 1191 | Gulielmus, Kapelan Dekan Katedral Santo Paulus | Ako, dan | 1538 | ||||
| Ordo Monfragรผe | 1196 | 1221 | Dilebur ke dalam Ordo Kalatrava. | |||||
| Ordo Santo Georgius Alfama | 1201 | Abad ke-15 | Awal abad ke-15, dilebur ke dalam Ordo Montesa. | |||||
| Serikat Persaudaraan Pedang Livonia | 1202 | 1236 | Menjadi bagian dari Ordo Kesatria Jerman dengan nama Ordo Livonia, dibubarkan pada tahun 1561. | |||||
| Ordo Dobrzyล | 1216 | Tanah Dobrzyล, Polandia | 1240 | Hanya memiliki sedikit anggota, paling banyak 35 kesatria. Battled by the Prussians, sebagian besar anggotanya bergabung dengan Ordo Kesatria Jerman sekitar tahun 1235. Pada tahun 1237, anggota yang tersisa memperkuat Drohiczyn atas perintah Konradus. Terakhir kali terdengar kabarnya ketika Drohiczyn direbut Pangeran Agung Kiev, Daniel, pada tahun 1240. | ||||
| Laskar Iman Yesus Kristus | 1221 | 1285 | Lambangnya adalah lambang tarekat Dominikan. Dilebut ke dalam Tarekat Ketiga Santo Dominikus. | |||||
| Ordo Iman dan Perdamaian | 1231 | 1273 | ||||||
| Ordo Militer Salib dan Bintang Merah | 1233 | Agnes dari Bohemia | Bohemia | 1237 oleh Paus Gregorius IX Dikukuhkan pada tahun 1292 oleh duta besar utusan Paus Nikolaus IV |
Karya pelayanan utamanya adalah rumah-rumah sakit, masih ada di Bohemia. | |||
| Laskar Yesus Kristus | 1233 | Bartolomeo da Vicenza | Parma | 22 Desember 1234 oleh Paus Gregorius IX. | 1250-an | Lambangnya adalah lambang tarekat Dominikan. Menghilang pada pertengahan abad ke-13. | ||
| Ordo Maria Perawan Terberkati | 1261 | Loderingo degli Andalรฒ, Catalano dei Malavolti, Ugolino Lambertini | Bologna | 23 Desember 1261 oleh Paus Urbanus IV | 1556 | |||
| Ordo Santa Maria Spanyol | 1270 | 1280 | Dilebur ke dalam Ordo Santiago. | |||||
| Ordo Montesa | 1317 | |||||||
| Ordo Kesatria Tuhan Kita Yesus Kristus (Ordo Kesatria Haikal) |
1317 1917 |
Portugal | 1789 1910 |
Disekulerkan pada tahun 1789. | ||||
| Ordo Naga | 1408 | Sigismundus dari Luksemburg | Hongaria | 1475-an | Aktif sepanjang abad ke-15 di Jazirah Balkan.[28] | |||
| Ordo Santo Maurisius | 1434 | Adipati Savoye, Amadeus VIII | Chรขteau de Ripaille, Thonon-les-Bains, Savoye | 1572 | Disatukan dengan Ordo Santo Lazarus di Italia oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1572 menjadi Ordo Santo Maurisius dan Lazarus, yang dianggap sebagai penerus yang sah dari kedua ordo tersebut oleh Komisi Internasional untuk Ordo Aswasada. | |||
| Ordo Militer Menara dan Pedang | 1459 | Raja Portugal, Alfonsus V | Portugal | Dihidupkan kembali pada tahun 1808 oleh Pangeran Pemangku Yohanes, yang kemudian hari menjadi Raja Portugal, Yohanes VI. Sejak dihapuskannya pemerintahan monarki pada tahun 1910, semua ordo militer dibubarkan, kecuali Ordo Menara dan Pedang, dan President Portugal menjadi guru besar ex officio-nya. | ||||
| Ordo Bunda Betlehem | 1459 | Paus Pius II | Lemnos, Kekaisaran Romawi Timur | 18 Januari 1459 oleh Paus Pius II | 1460 | Didirikan pada tahun 1453 oleh Paus Pius II pascajatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani, untuk mempertahankan pulau Lemnos, yang tidak lama kemudian direbut kembali oleh bangsa Turki, sehingga ordo ini pun kehilangan gunanya dan dibubarkan tidak seberapa lama sesudah didirikan.[29][30] | ||
| Ordo Santo Georgius Karintia | 1469 | Kaisar Frederikus III | Pada tahun 1469 oleh Paus Paulus II | Dibubarkan tanggal 26 Juli 1598 (1732?) |
||||
| Ordo Konstantinian Militer Suci Santo Georgius | 1522โ1545 (1520?)(1550?) |
Keluarga Angeli Comneni | Disebutkan di dalam bula pada tahun 1550 oleh Paus Yulius III Kardinal pelindung diangkat pada tahun 1910 oleh Paus Pius X |
Maklumat Raja Spanyol, Filipus III, dan Kaisar Ferdinandus II tanggal 7 November 1630 | Tampaknya didirikan antara tahun 1520 sampai 1545, dengan anggaran dasar bertarikh 1522, oleh keluarga Angeli Comneni. Guru besarnya, Andrea Angelo Flavio Comneno, pertama kali diakui sebagai pemimpin ordo ini pada tahun 1550 di dalam bula Quod Alias oleh Paus Yulius III. | |||
| Ordo Santo Stefanus Paus dan Martir | 15 Maret 1561 | Cosimo de' Medici, Adipati Agung Toskana Ke-1 | Toskana | 1 Oktober 1561 oleh Paus Pius IV | Didirikan sebagai tarekat Benediktin oleh Cosimo de' Medici.[31][32] didedikasikan kepada Paus Stefanus I yang mati syahid dan kemenangan dalam Pertempuran Montemurlo tahun 1537 dan Pertempuran Marciano (Skanagalo) tahun 1554. Bertempur melawan orang Turki Usmani dan gerombolan-gerombolan bajak laut di Laut Tengah. Bubar pada tahun 1859 ketika Toskana dianeksasi Kerajaan Sardinia.[33] Adipati Utama Sigismundus, Adipati Agung Tituler Toskana saat ini, mengklaim sebagai guru besar Ordo Santo Stefanus.[34][35] |
Lain-lain
suntingBerikut ini adalah ordo-ordo yang memenuhi syarat untuk disebut ordo aswasada dan/atau militer, tergantung definisinyaห
- Konfreria Belcite, konfreria "uji coba" bagi para kesatria yang didirikan pada tahun 1122 oleh Raja Aragon, Alfonsus Penggempur.
- Ordo Santo Blasius, didirikan pada abad ke-12 di Armenia untuk mempertahankan negeri itu dari serangan Muslim.
- Ordo Kesatria Sabuk, ordo militer kehormatan perdana yang didirikan sekitar tahun 1330 oleh Raja Kastila, Alfonsus XI.
- Ordo Utama Kabar Sukacita Mahakudus, ordo militer yang didirikan pada tahun 1350 oleh Bupati Savoye, Amadeus VI. Mula-mula bernama Ordo Simpul Kekasih Sejati, untuk mengenang cendera mata berupa gelang anyaman rambut yang dihadiahkan kepada pendiri ordo oleh seorang putri bangsawan, tetapi ketika Adipati Savoye, Amadeus VIII, terpilih menjadi paus (Antipaus Feliks V) pada tahun 1439, ordo ini berganti nama menjadi Ordo Kabar Sukacita Malaikat Gabriel.
- Ordo Merpati, ordo kontroversial dan berumur pendek (satu tahun) yang didirikan pada tahun 1379 oleh Raja Kastila, Yohanes I.
- Ordo Santo Antonius, ordo militer Bayern yang didirikan pada tahun 1382 oleh Adipati Bayern, Albertus I.
- Ordo Militer Pemikul Salib dengan Bintang Merah Berlatar Biru, ordo militer pramuhusada yang berkiprah dari abad ke-12 sampai dibubarkan pada tahun 1656 oleh Paus Aleksander VII.
- Ordo Santo Hubertus, ordo militer kehormatan yang didirikan pada tahun 1444 atau 1445 oleh Adipati Jรผlich-Berg, Gerardus VII.
- Ordo Darah Yesus Kristus, didirikan di Mantova, Italia, oleh Adipati Mantova, Vinsensius Gonzaga, disetujui pada tanggal 25 Mei 1608 oleh Paus Paulus V.
- Ordo Kesatria Sehati, didirikan pada tahun 1261 oleh Raja Kastila, Ferdinandus III.[36]
- Ordo Patik, ordo militer Spanyol bagi kaum wanita pada Abad Pertengahan.
Ordo militer dewasa ini
suntingAda segelintir ordo militer yang sintas hingga kini dalam bentuk organisasi kehormatan dan/atau amal kasih, antara lain ordo-ordo aswasada kepausan.
Meskipun ada serikat-serikat Katolik kontemporer yang juga memiliki ideologi dan ciri-ciri organisasi militer, misalnya Serikat Yesus,[37] serikat-serikat itu tidak sama dengan ordo-ordo militer Abad Pertengahan sebab tidak memiliki tujuan atau potensi militer.
Ordo-ordo modern dapat saja dibentuk secara eksplisit sebagai ordo militer. Ordo Militer Kesetiaan (bahasa Spanyol: Orden Militar de la Constancia) dibentuk oleh pemerintah protektorat Spanyol di Maroko pada tahun 1946. Lencana keanggotaan ordo yang hanya memiliki satu jenjang kepangkatan ini dianugerahkan kepada perwira-perwira dan prajurit-prajurit Spanyol maupun Maroko. Ordo ini dibubarkan pada tahun 1956.
Baca juga
sunting- Lencana ordo (penghargaan)
- Ordo aswasada
- Ordo-ordo aswasada Spanyol
- Rahib pejuang
- Tentara di Kota Vatikan
Rujukan
sunting- ^ McCreery, Christopher (2008). The Maple Leaf and the White Cross: A History of St. John Ambulance and the Most Venerable Order of the Hospital of St. John of Jerusalem in Canada. Dundurn. hlm.ย 187. ISBNย 9781770702806.
Hanya ada lima Ordo Kesatria Santo Yohanes yang sah dan saling mengakui keabsahan yang masih meneruskan karya bersejarah Ordo Pramuhusada. Kelima ordo tersebut adalah Ordo Pramuhusada Militer Berdaulat Santo Yohanes di Yerusalem di Rodos dan di Malta (Ordo Militer Berdaulat Malta), Die Balley Brandenburg des Ritterlichen Ordens Sankt Johannis vom Spital zu Jerusalem atau Johanniter Orden (Jerman), Johanniter Orde in Nederland (Negeri Belanda), Johanniterorden I Sverige (Swedia), dan Most Venerable Order of the Hospital of St. John of Jerusalem atau Most Venerable Order (Inggris Raya). Pada tahun 1961, dibentuk Aliansi Ordo-Ordo Kesatria Santo Yohanes, yang dianggotai Most Venerable Order, Johanniter Orden, Johanniter Orde in Nederland, dan Johanniterorden I Sverige.
- ^ Demurger, Alain (2005). Les Templiers. Une chevalerie chrรฉtienne au Moyen Age. Paris: รditions du Seuil. ISBNย 9782021008340. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2021. Diakses tanggal 11 April 2021.
- ^ Crawford, Paul (1996). "The Military Orders: Introduction". The ORB: On-line Reference Book for Medieval Studies. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2014.
- ^ Michael Jones (peyunting), The New Cambridge Medieval History, jld. 6: c. 1300 โ c. 1415, (Cambridge, 1998), hlm. 209. [tanpaย ISBN]
- ^ Jotischky 2004, hlm.ย 199โ205.
- ^ Jotischky 2004, hlm.ย 202โ203.
- ^ Tyerman 2019, hlm.ย 315โ327.
- ^ Tyerman 2019, hlm.ย 328โ333.
- ^ D'Assemani, Michael H Abraham,The Cross on the Sword, A History of the Equestrian Order of the Holy Sepulchre of Jerusalem, 1944.
- ^ "Equestrian Order of the Holy Sepulchre of Jerusalem". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 January 2015. Diakses tanggal 24 Januari 2015.
- ^ Robert Ferguson (2011). The Knights Templar and Scotland. History Press Ltd. hlm.ย 39. ISBNย 978-0-7524-6977-5.
- ^ Jochen Burgtorf; Paul F. Crawford; Helen J. Nicholson (2013). The Debate on the Trial of the Templars (1307โ1314). Ashgate Publishing, Ltd. hlm.ย 298. ISBNย 978-1-4094-8102-7.
- ^
ย Herbermann, Charles, ed. (1913). . Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.
- ^ Matthew Anthony Fitzsimons; Jean Bรฉcarud (1969). The Catholic Church today: Western Europe. University of Notre Dame Press. hlm.ย 159.
- ^ Helen J. Nicholson (2004). The Crusades. Greenwood Publishing Group. hlm.ย 98. ISBNย 978-0-313-32685-1.
- ^ a b Josรฉ Vicente de Braganรงa, The Military Order of Christ and the Papal Croce di Cristo
- ^ Martin, hlmn. 140โ142.
- ^ "Note of Clarification from the Secretariat of State". news.va. Pontifical Council for Social Communication. 16 October 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2016. Diakses tanggal 27 November 2012.
Vatican City, (VIS)-
- ^ Noonan, Jr., James-Charles (1996). The Church Visible: The Ceremonial Life and Protocol of the Roman Catholic Church. Viking. hlm.ย 196. ISBNย 0-670-86745-4.
- ^ Moeller, Charles. "The Military Orders." The Catholic Encyclopedia Diarsipkan 2017-07-15 di Wayback Machine. Jld. 10. New York: Robert Appleton Company, 1911. 22 Juni 2015
- ^ Riley-Smith, Jonathan Simon Christopher (1999). The Oxford History of the Crusades (dalam bahasa English). Oxford University Press. ISBNย 9780192853646.
Kesatria-kesatria Jerman hanya masih dapat dijumpai dalam bentuk kesintasan lain yang cukup menarik untuk dicermati, yaitu Ridderlijke Duitse Orde Balije van Utrecht (Ordo Kesatria Jerman Cabang Utrecht). Sama seperti Ordo Kesatria Pramuhusada Cabang Brandenburg, komanderi ini mengubah dirinya menjadi sebuah konfreria Protestan yang disegani pada masa Reformasi Protestan.
Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) - ^ Anderson, James (1732). Royal genealogies: or, The genealogical tables of emperors, kings and princes, from Adam to these times; in two parts. London: James Bettenham. hlm.ย ix. Diakses tanggal 9 Desember 2011.
Sayap Santo Mikhael di Portugal didirikan oleh Raja Alfonsus pada tahun 1165 atau 1171 sesudah meraih kemenangan besar dalam suatu pertempuran melawan orang Moro dan Raja Sevila, Albertus. Konon dalam pertempuran itu, Penghulu Malaikat MIKHAEL muncul di sebelah kanan Raja Alfonsus dan bertarung melawan musuh-musuhnya. Ordo Sayap Santo Mikhael dewasa ini sudah tidak aktif lagi. (1732)
- ^ a b Almeida, Gomes Abrunhosa Marques de and Manuel รngelo (2007). Precedentes histรณrico-teรณricos dos regionalismos dos Aรงores e da Galiza. Santiago de Compostela: Univ Santiago de Compostela. hlm.ย 187.
- ^ Cheke, Marcus (1969). Carlota Joaquina, queen of Portugal (Edisi Cetak ulang.). Freeport, N.Y.: Books for Libraries Press. hlm.ย 195. ISBNย 978-0-8369-5040-3.
- ^ Jenks, George C (1911). Monarchs in Exile, The Bookman jld. 32. New York: Dodd, Mead and Co. hlm.ย 273.
- ^ Sainty, Guy Stair (2006-11-22). "Royal Order of Saint Michael of the Wing". rec.heraldry. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 09 November 2012. Diakses tanggal 21 Januari 2011.
Sekalipun tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Adipati Braganza memang adalah ahli waris dan pengganti Dom Miguel, lembaga Serikat Persaudaraan Kerajaan Sayap Santo Mikhael lebih tepatnya disifatkan sebagai hasil dari usaha untuk menghidupkan kembali lembaga aslinya, ketimbang sebagai kelanjutan dari lembaga hasil ikhtiar Raja Mikhael.
- ^ Ordo-Ordo Roh Kudus Diarsipkan 2019-08-30 di Wayback Machine. โ Catholic Encyclopedia article
- ^ Von Luxemburg, Sigismund; Curtin, D. P. (2024). Charter of the Order of the Dragon. ISBNย 9798869346247.
- ^ Besse, Jean. "Bethlehemites." The Catholic Encyclopedia Diarsipkan 2023-06-21 di Wayback Machine. Jld. 2. New York: Robert Appleton Company, 1907. 23 Juni 2015
- ^ Trollope, Thomas Anthony. An encyclopรฆdia ecclesiastica, 1834
- ^
ย Villari, Pasquale (1911). . Dalam Chisholm, Hugh (ed.). Encyclopรฆdia Britannica. Vol.ย 18 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm.ย 31โ41.
- ^ Woodhouse, Frederick Charles (1879). The military religious orders of the Middle Ages: the Hospitallers, the Templars, the Teutonic knights, and others. With an appendix of other orders of knighthood: legendary, honorary, and modern. New York: Society for Promoting Christian Knowledge. hlm.ย 338.
Anggota-anggotanya mengikuti tata tertib Santo Benediktus, dan Sri Paus menganugerahi mereka keistimewaan-keistimewaan yang sama dengan para Kesatria Pramuhusada
- ^ Carmichael, Montgomery (1901). In Tuscany: Tuscan Towns, Tuscan Types and the Tuscan Tongue. New York: E P Dutton. hlm.ย 173.
Ordo ini hilang dilamun Revolusi Prancis, tetapi dihidupkan kembali dalam bentuk yang sudah dimodifikasi pada tahun 1817. Pada tanggal 16 November 1859, ordo ini sekali lagi disapu bersih oleh Revolusi Italia sampai mustahil kembali bangkit. Gereja dan aset-asetnya menjadi milik negara. Sayang sekali Italia modern tidak sedikit lebih peduli kepada kenangan dari kegemilangan masa silamnya.
- ^ Bernardini, Rodolfo (1990). Il Sacro Militare Ordine di Santo Stefano Papa e Martire (dalam bahasa Italian). Pisa: Familiare della Casa Asburgo Lorena. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Cardinale, Hyginus Eugene (1983). Orders of knighthood awards and the Holy See. Gerrards Cross: Van Duren. hlm.ย 157. ISBNย 978-0-905715-13-1.
- ^ Nicolรกs, Bruno Rigalt y (1858). Diccionario histรณrico de las Ordenes de Caballerรญa religiosas,civiles y militares de todas las naciones del mundo,desde los primeros tiempos hasta nuestros dias. [...] (dalam bahasa Spanyol). Narciso Ramirez. hlm.ย 55.
- ^ Harro Hรถpfl (2004), Jesuit Political Thought: The Society of Jesus and the State, c. 1540โ1630, Cambridge; hlm. 25
Kepustakaan
sunting- Jotischky, Andrew (2004). Crusading and the Crusader States. Taylor & Francis. ISBNย 978-0-582-41851-6.
- Nicholson, Helen J. The Knights Hospitaller (2001).
- Riley-Smith, Jonathan. Hospitallers: The History of the Order of St John (1999).
- Morten, Nicholas Edward. The Teutonic Knights in the Holy Land 1190โ1291 (Woodbridge: Boydell Press, 2009)
- Forey, Alan John. The Military Orders: From the Twelfth to the Early Fourteenth Centuries. *(Basingstoke: Macmillan Education, 1992)
- Tyerman, Christopher (2019). The World of the Crusades. Yale University Press. ISBNย 978-0-300-21739-1.








