Paganisme Jermanik merujuk pada agama politeis orang Jermanik dari Zaman Besi sampai Pengkristenan mereka pada Abad Pertengahan.

Terdapat berbagai bentuk dari paganisme Jermanik pada wilayah yang berbeda di negara-negara Jermanik.

Paganisme Jermanik itu politeistik, yang mirip dengan agama-agama Indo-Eropa lainnya.

Referensi

sunting
  • Jacob Grimm, Teutonic Mythology (1835)
  • Peter Buchholz (1968) Perspectives for Historical Research in Germanic Religion, History of Religions, vol. 8, no. 2, 111-138.
  • Richard North, Pagan words and Christian meanings (Cambridge, Univ., Diss., 1987, sebuah studi tentang konsep pra-Kristen Jermanik terhadap pikiran dan jiwa, dan tentang reinterpretasi Kristen terhadap paganisme), Rodopi, 1991, ISBN 978-90-5183-305-8.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Paganisme

Mitologi Slavia Mitologi Vainakh Paganisme Jermanik Politeisme Keltik Animisme Pagan saleh Daftar tokoh Pagan Kripto-paganisme Mitos dan ritual Catatan Augustine

Paganisme Anglia-Sachsen

pada periode Abad Pertengahan Awal di Inggris. Sebuah ragam dari paganisme Jermanik yang ditemukan di sebagian besar belahan barat laut Eropa, kepercayaan

Paganisme Nordik

Paganisme Nordik adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan tradisi agama yang lazim di antara kehidupan bangsa Jerman di negara-negara Nordik

Paganisme Finnik

Finno-Ugrik lainnya. Agama ini berbagi beberapa fitur dengan paganisme Baltik, Nordik dan Jermanik yang berada di dekatnya. Tradisi organik mulai terpinggirkan

Rumpun bahasa Jermanik

hanya didukung oleh beberapa antarmuka Halaman bahasa acak Rumpun bahasa Jermanik adalah kelompok bahasa yang menjadi subrumpun bahasa Indo-Eropa. Kelompok

Aurvandill

(bahasa Nordik Kuno: [ˈɔuz̠ˌwɑndelː]) adalah seorang tokoh dalam mitologi Jermanik. Khusus dalam mitologi Nordik, dewa Thor melemparkan jari kaki Aurvandill

Jampi-Jampi Merseburg

seperti yang ada pada sajak Nasrani dari abad kesembilan. Di antara suku Jermanik awal yang belum melek huruf, jampi-jampi mempunyai fungsi "membuat menjadi

Yggdrasil

contoh pohon sakral dalam mitologi dan paganisme Jermanik, dan menjadi topik diskusi dalam bidang filologi Jermanik tentang implikasi dari pohon tersebut