Lambang Kadipaten Pakualaman
Lambang Pakualaman berupa perisai dengan aksara Jawa Pa dan A, melambangkan inisial dari Paku Alam selaku pemegang kekuasaan di Kadipaten Pakualaman.

Paku Alam adalah gelar bagi Adipati Pakualaman. Nama ini pertama kali disandang Pangeran Harya Natakusuma, adik tiri Hamengkubuwana II, ketika dinobatkan sebagai penguasa Pakualaman dengan gelar Paku Alam I oleh Pemerintah Hindia Inggris pada 29 Juni 1813. Sebelumnya, yaitu pada 17 Maret 1813, kedua pihak sepakat untuk mendirikan suatu pemerintahan baru di Yogyakarta yang bernama Kadipaten Pakualaman. Pemerintahan ini menduduki sebagian wilayah Yogyakarta yang diserahkan Hamengkubuwana II kepada Natakusuma. Hamengkubuwana II sendiri digulingkan oleh Thomas Stamford Raffles (Gubernur Jenderal Hindia Inggris waktu itu) dalam Geger Sepehi.[1]

Daftar

sunting
Nama
Jangka hidup
Awal memerintah
Akhir memerintah
Keterangan
Keluarga
Gambar
Paku Alam I
Pangeran Harya Natakusuma
(1764-03-21)21 Maret 1764 – 4 Oktober 1829(1829-10-04) (umur 65) 1813 1829 Anak dari Hamengkubuwono I
Paku Alam II
Raden Tumenggung Natadiningrat
(1786-06-25)25 Juni 1786 – ? 1829 1858 Anak dari Paku Alam I
Paku Alam III
Pangeran Harya Sasraningrat
(1827-12-20)20 Desember 1827 – 17 Oktober 1864(1864-10-17) (umur 36) 1858 1864 Anak dari Paku Alam II
Paku Alam IV
Raden Mas Nataningrat
(1841-10-25)25 Oktober 1841 – ? 1864 1878 Keponakan dari Paku Alam III
Paku Alam V
Pangeran Harya Suryadilaga
(1833-06-23)23 Juni 1833 – ? 1878 1900 Anak dari Paku Alam II
Paku Alam VI
Pangeran Ario Notokusumo
(1856-04-09)9 April 1856 – ? 1900 1902 Anak dari Paku Alam V
Dewan Perwalian Pakualaman
1902 1906
Paku Alam VII
Raden Mas Haryo Surarjo
(1882-12-09)9 Desember 1882 – 16 Desember 1937(1937-12-16) (umur 55) 1906 1937 Anak dari Paku Alam VI
Paku Alam VIII
Raden Mas Haryo Sularso Kunto Suratno
(1910-04-10)10 April 1910 – 11 September 1998(1998-09-11) (umur 88) 1937 1998 Anak dari Paku Alam VII
Paku Alam IX
Raden Mas Haryo Ambarkusumo
(1938-05-07)7 Mei 1938 - 21 November 2015(2015-11-21) (umur 77) 1998 2015 Anak dari Paku Alam VIII
Paku Alam X
Raden Mas Wijoseno Hario Bimo
15 Desember 1962 (umur 63) 2016 masih menjabat Anak dari Paku Alam IX

Garis waktu

sunting
Paku Alam XPaku Alam IXPaku Alam VIIIPaku Alam VIIDewan Perwalian PakualamanPaku Alam VIPaku Alam VPaku Alam IVPaku Alam IIIPaku Alam IIPaku Alam I

Referensi

sunting
  1. ^ Raditya, Iswara Noor (2017-11-21). Sugito, Zen Rahmat (ed.). "Dua Episode Perebutan Takhta Pakualaman". Tirto.id. Diakses tanggal 2021-06-19.

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Paku Alam X

Sri Paduka Paku Alam X (bahasa Jawa: ꦦꦏꦸꦄꦭꦩ꧀꧇꧑꧐꧇; lahir 15 Desember 1962 dengan nama Raden Mas Wijoseno Hario Bimo ) adalah adipati kesepuluh Pakualaman

Paku Alam VIII

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam VIII (10 April 1910 – 11 September 1998) adalah Adipati Pakualaman ke -VIII yang diangkat sebagai KPH Prabu

Paku Alam IX

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX (bahasa Jawa: Hanacaraka, ꦦꦏꦸꦄꦭꦩ꧀꧇꧙꧇) (dengan nama lahir B.R.M.H. Ambarkoesoemo 7 Mei 1938 – 21

Teja Paku Alam

Teja Paku Alam (lahir 14 September 1994) adalah seorang pemain sepak bola profesional Indonesia kelahiran Painan, Sumatera Barat, yang sekarang bermain

Paku Alam VII

Adipati Arya Paku Alam VII, lahir dengan nama Bendara Raden Mas Haryo Surardjo (9 Desember 1882 – 16 Februari 1937) adalah putra Paku Alam VI dari permaisuri

Kadipaten Pakualaman

Raya yang memerintah saat itu) sebagai Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Paku Alam I. Status kerajaan ini mirip dengan status Praja Mangkunagaran di Surakarta

Paku Alam IV

penguasa sebelumnya, Paku Alam III. Ayahnya bernama GRMH Nataningprang, yang merupakan saudara kandung dari Paku Alam III dan Paku Alam V. Nataningrat diperjuangkan

Paku Alam V

Paku Alam V (dilahirkan pada 23 Juni 1833 / 1835?? di Yogyakarta) adalah penguasa Kadipaten Pakualaman yang kelima. Ibundanya adalah selir Paku Alam II