📑 Table of Contents

Paralayang atau luncur layang (bahasa Inggris: paragliding) adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Induk organisasinya adalah PLGI (Persatuan Layang Gantung Indonesia), sedangkan PLGI sendiri di bawah naungan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia)

Olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). Dengan memanfaatkan kedua sumber itu maka penerbang dapat terbang sangat tinggi dan mencapai jarak yang jauh. Yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin.[1]

Peralatan

sunting
Atlet paralayang lepas landas.

Peralatan paralayang sangat ringan, berat seluruh perlengkapannya (parasut, harness, parasut cadangan, helmet) sekitar 10 – 15 kg. Peralatan paralayang juga sangat praktis karena dapat dimasukkan ke dalam ransel yang dapat digendong di punggung.

Perlengkapan utama dalam olahraga paralayang antara lain parasut utama dan cadangan, harness, dan helmet. Perlengkapan pendukung terbang yang diperlukan antara lain variometer, radio/HT, GPS, windmeter, peta lokasi terbang, dll. Sedang perlengkapan pakaian penerbang antara lain baju terbang/flight suit, sarung tangan, dan sepatu berleher tinggi/boot. Jenis parasut yang dipergunakan sangat tergantung dari tingkat kemampuan penerbang dan berat penerbang. Setidak-tidaknya terdapat tiga jenis parasut paralayang yaitu, parasut untuk pemula, parasut untuk penerbang menengah, dan parasut untuk penerbang mahir. Ukuran parasut juga harus sesuai dengan berat penerbangnya. Ukuran yang tersedia antara lain XS, S, M, L serta LL untuk terbang berdua/tandem.

Pilot duduk di suatu sabuk (harness) yang menggantung di bawah sayap kain yang bentuknya ditentukan oleh ikatan tali dan tekanan udara yang memasuki ventilasi di bagian depan sayap. Olahraga ini mulai muncul pada sekitar 1950-an [2] dan kejuaraan dunia pertamanya dilangsungkan pada tahun 1989 di Kössen, Austria.

Di Yogyakarta latihan paralayang biasa dilakukan di kawasan tebing Parangndog dengan pendaratan di pantai Parangtitis. Bulan-bulan baik untuk melakukan latihan adalah dari Januari hingga April.

Referensi

sunting
  1. ^ "Tentang Paralayang". 10 Juni 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-12-27. Diakses tanggal 2012-06-10.
  2. ^ History of Paragliding Diarsipkan 2009-09-13 di Wayback Machine.. Circlinghawk.com.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Wisata Paralayang Batu Jubang

arena Kejuaraan Paralayang se-Indonesia Piala Bupati Jember 2019. Berkunjung ke kawasan ini,tidak hanya bisa menikmati olahraga paralayang,namun juga melihat

Bukit Paralayang Parangtritis

Bukit Paralayang Parangtritis adalah sebuah destinasi wisata yang terletak di Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa

Pantai Pandawa

yang tidak sampai ke garis pantai. Cukup banyak wisatawan yang melakukan paralayang dari Bukit Timbis hingga ke Pantai Pandawa. Kawasan pantai ini juga sering

Anjani Dina

Cintamu di Batas Kota Dari Duren Turun ke Hati (2017) Asmaraku Terbang di Paralayang (2018) Preman Pensiun: Kembali ke Fitri (2021) Jangan Lupa Ngopi Say (2021)

Paralayang pada Pesta Olahraga Asia 2018

Paralayang pada Pesta Olahraga Asia 2018 adalah pelaksanaan cabang olahraga paralayang pada penyelenggaraan Pesta Olahraga Asia 2018. Kompetisi pada cabang

Paralayang Bukit Kekep

Paralayang Bukit Kekep, wisata kali ini berbeda dari Wisata Wonosobo sebelumnya yang pernah ada, namanya Bukit Kekep. Wisata ini berada di Desa Lengkong

Sumatera Barat

pariwisata Sumatera Barat adalah lomba balap sepeda Tour de Singkarak, even paralayang Event Fly for Fun in Lake Maninjau, serta kejuaraan selancar Mentawai

Puncak Lawang

di Sumatera Barat. Puncak Lawang juga menjadi arena kejuaraan olahraga paralayang kelas internasional di Asia Tenggara. Untuk mencapai kawasan Puncak Lawang