📑 Table of Contents
Patmos
ฮ ฮฌฯ„ฮผฮฟฯ‚
Permukiman
Kastil Patmos
Kastil Patmos
NegaraYunani
Daerah administratifSouth Aegean
Unit regionalKalymnos
Ketinggianย tertinggi
269ย m (883ย ft)
Ketinggianย terendah
0ย m (0ย ft)
Zona waktuUTC+2 (EET)
ย โ€ขย Musim panas (DST)UTC+3 (EEST)
Kode pos
855 xx
Kode area telepon22470
Pelat nomorฮšฮง, ฮกฮŸ, ฮกฮš
Situs webwww.patmos.gov.gr

Patmos (bahasa Yunani: ฮ ฮฌฯ„ฮผฮฟฯ‚) adalah sebuah pulau kecil di Laut Aegea. Pulau ini merupakan bagian dari Prefektur Dodecanese, Yunani. Luas wilayahnya 34,6ย kmยฒ dengan populasi ยฑ2.500 jiwa. Titik tertingginya ialah Profitis Ilias, 269 m di atas permukaan laut.

Sejarah

sunting

Tempat ini terkenal karena disebut dalam Kitab Wahyu di Alkitab Kristen yang ditulis Santo Yohanes. Pendahuluan di kitab itu menyatakan bahwa ketika berada di pulau ini, Yohanes menerima dan mencatat wahyu dari Yesus Kristus.[2] Karenanya, Patmos menjadi tempat ziarah bagi orang Kristen. Pengunjung dapat melihat gua tempat Yohanes menerima penglihatan atau wahyu (Cave of the Apocalypse, "Gua Wahyu"), dan sejumlah biara di pulau ini yang didedikasikan kepada Santo Yohanes.

Setelah wafatnya Yohanes, sekitar tahun 100 Masehi, beberapa basilika didirikan oleh orang Kristen di pulau Patmos. Di antaranya "Grand Royal Basilica" untuk menghormati Santo Yohanes, dibangun sekitar 300-350 di lokasi "Monastery of Saint John the Theologian" ("Biara Santo Yohanes sang Teolog") berdiri saat ini.

Sekitar abad ke-7 sampai ke-9 pulau ini diserang oleh orang Muslim di mana Grand Basilica dihancurkan. Pada abad ke-11 Kaisar Bizantin, Alexios I Komnenos, memberikan otoritas penuh kepada Reverend Father Christodoulos atas pulau Patmos, termasuk izin mendirikan biara di pulau itu. Pembangunan biara dimulai pada tahun 1101.[3][4] Penduduk berkembang dengan tambahan imigran dari kekaisaran Bizantin yang lari setelah jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453 dan imigran dari pulau Kreta setelah jatuhnya Candia pada tahun 1669.

Pulau ini kemudian di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman selama bertahun-tahun, tetapi mendapatkan hak-hak istimewa, terutama berhubungan dengan perdagangan bebas pajak oleh biara yang disahkan dengan dokumen kekaisaran Ottoman yang disimpan di perpustakaan.

Pada tahun 1912, berkaitan dengan Perang Turki-Italia, pasukan Italia menduduki seluruh kepulauan Dodecanese, termasuk Patmos. Italia tetap berkuasa sampai tahun 1943, ketika Nazi Jerman mengambil alih pulau ini.

Pada tahun 1945, pasukan Jerman meninggalkan pulau ini dan Patmos berdiri sendiri sampai tahun 1948, ketika bersama seluruh kepulauan Dodecanese, masuk ke dalam negara Yunani merdeka.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ De Facto Population of Greece Population and Housing Census of March 18th, 2001 (PDF 39ย MB). National Statistical Service of Greece. 2003.
  2. ^ Justin Martyr, Dialogue with Trypho, 81.4
  3. ^ Patmos โ€“ official website Diarsipkan 2008-09-15 di Wayback Machine. History. Retrieved on 2008-09-04.
  4. ^ a b Greeka.com โ€“ Patmos history. Retrieved on 2008-09-04.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Yohanes dari Patmos

Yohanes dari Patmos (juga disebut Yohanes Sang Pewahyu, Yohanes Sang Ilahi, Yohanes Sang Teolog; Yunani Kuno: แผธฯ‰ฮฌฮฝฮฝฮทฯ‚ แฝ ฮ˜ฮตฮฟฮปฯŒฮณฮฟฯ‚, romanisasi: Iลannฤ“s ho

Yohanes

Gereja mengidentifikasinya sebagai Yohanes sang Penginjil, Yohanes dari Patmos, Yohanes sang Presbiter, dan Murid yang dikasihi Yesus, dan bersaksi bahwa

Wahyu kepada Yohanes

apokaliptik, dan profetik. Kisah ini dimulai dengan Yohanes, di Pulau Patmos di Laut Aegea, yang menulis surat kepada "Tujuh Gereja di Asia" berisi nasihat

Yohanes Penginjil

secara tradisional menyamakannya dengan tokoh Yohanes Rasul, Yohanes dari Patmos, dan Yohanes Presbiter, sekalipun tidak ada mufakat mengenai mana saja dari

Nabi dalam Kekristenan

Kisah Para Rasul 2:16) Yohanes Pembaptis (Lukas Lukas 7:28) Yohanes dari Patmos (Wahyu 1:1-3) Yosua (Yosua 1:1) Yudas Barsabas (Kisah Para Rasul 15:32)

Empat Penunggang Kuda

suatu bagian penglihatan yang dialami oleh Yohanes ketika berada di pulau Patmos pada abad pertama Masehi, dan dicatatnya dalam kitab Wahyu kepada Yohanes

Tujuh Jemaat di Asia Kecil

Menurut Wahyu 1:11, di pulau Patmos di ujung timur Laut Aegea, Yesus memerintahkan Yohanes dari Patmos sedang berada di pulau Patmos dalam pembuangan atas perintah

Nama dan gelar Yesus

dicatat oleh Yohanes pertama kalinya pada waktu Yohanes berada di pulau Patmos. Seorang malaikat berkata kepada Yusuf: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau