📑 Table of Contents

Perkolasi adalah cara penyarian yang dilakukan dengan mengalirkan cairan penyari melalui serbuk simplisia yang telah dibasahi. Kekuatan yang berperan pada perkolasi antara lain gaya berat, kekentalan, daya larut, tegangan permukaan, difusi, osmosa, adesi, daya kapiler, dan daya geseran (friksi). Cara perkolasi lebih baik dibandingkan dengan cara maserasi karena aliran cairan penyari menyebabkan adanya pergantian larutan yang terjadi dengan larutan yang konsentrasinya lebih rendah, sehingga meningkatkan derajat perbedaan konsentrasi. Selain itu, ruangan di antara serbuk-serbuk simplisia membentuk saluran tempat mengalir cairan penyari disebabkan kecilnya saluran kapiler tersebut, maka kecepatan pelarut cukup untuk mengurangi lapisan batas, sehingga dapat meningkatkan perbedaan konsentrasi.[1]

Latar belakang

sunting

Selama lima dekade terakhir, teori perkolasi, model matematika yang luas dari perkolasi, telah membawa pemahaman dan teknik baru untuk berbagai topik dalam fisika, ilmu material, jaringan yang kompleks, epidemiologi, dan bidang lainnya. Misalnya, dalam geologi, perkolasi mengacu filtrasi air melalui tanah dan batuan permeabel. Air mengalir ke penyimpanan air tanah (aquifer).

Perkolasi biasanya menunjukkan universalitas. Konsep fisika statistik seperti teori scaling, renormalization, fase transisi, fenomena kritis dan fraktal digunakan untuk mengkarakterisasi sifat perkolasi. Kombinasi umumnya digunakan untuk mempelajari ambang perkolasi.

Karena kompleksitas yang terlibat dalam mendapatkan hasil yang tepat dari model analitis perkolasi, simulasi komputer biasanya digunakan. Algoritma tercepat saat perkolasi diterbitkan pada tahun 2000 oleh Mark Newman dan Robert Ziff.[2]

Contoh

sunting
  • Kopi perkolasi, di mana pelarut air, zat permeabel adalah bubuk kopi, dan konstituen larut adalah senyawa kimia yang memberikan kopi warna, rasa, dan aroma.
  • Gerakan lapuk materi di atas lereng bawah permukaan bumi
  • Cracking pohon dengan kehadiran dua kondisi, sinar matahari dan di bawah pengaruh tekanan.
  • Ketahanan jaringan serangan acak dan ditargetkan
  • Transportasi media berpori
  • Epidemi menyebar
  • Permukaan roughening

Referensi

sunting
  1. ^ Academia Edu
  2. ^ Newman, Mark; Ziff, Robert (2000). "Efficient Monte Carlo Algorithm and High-Precision Results for Percolation". Physical Review Letters. 85 (19). American Physical Society: 4104–4107. arXiv:cond-mat/0005264. Bibcode:2000PhRvL..85.4104N. doi:10.1103/PhysRevLett.85.4104. PMID 11056635. Diakses tanggal 19 November 2013.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Siklus air

danau) maka penguapan merupakan cara air kembali ke atmosfer. Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori

Ekstrak

Ekstrak bisa dibuat dengan cara penyaringan simplisia secara maserasi atau perkolasi. Senyawa kimia yang diekstrak meliputi senyawa aromatik, minyak atsiri

Lisimeter

penakar curah hujan (pluviometer). Dengan mengetahui besar presipitasi dan perkolasi, evapotranspirasi dapat diketahui. Lisimeter paertama kali dibangun oleh

Resistivitas dan konduktivitas listrik

Klasifikasi bahan menurut permitivitas Konduktivitas di dekat ambang batas perkolasi Mekanisme transpor muatan Resistansi kontak Resistansi lembar Resistivitas

Codex Tischendorfianus III

yang juga meneliti, mendeskripsikan, dan merupakan sarjana pertama yang mengkolasi teks. Naskah itu juga diteliti oleh para sarjana seperti Samuel Prideaux

Kopi

diseduh, kopi dapat disajikan dengan berbagai cara. Kopi seduh tetes, perkolasi, atau French press dapat disajikan sebagai white coffee dengan produk

Batu pasir

Bentukan batuan yang terutama tersusun dari batu pasir biasanya mengizinkan perkolasi air dan memiliki pori untuk menyimpan air dalam jumlah besar sehingga

Evapotranspirasi

lisimeter. Perubahan kadar air tanah dapat disebabkan oleh ET dan perkolasi, tetapi perkolasi dapat diukur dengan lisimeter karena air yang jatuh juga ditangkap