Rantai peluruhan dari timbal-212 sampai ke timbal-208, menunjukkan produk tengah peluruhan.


Dalam fisika nuklir, produk peluruhan (juga dikenal sebagai produk turunan, isotop turunan atau nukleida turunan) adalah sisa nuklida yang tersisa dari peluruhan radioaktif. Peluruhan radioaktif sering terjadi melalui serangkaian langkah (rantai peluruhan). Misalnya, 238U meluruh ke 234Th yang meluruh ke 234mPa yang meluruh, dan seterusnya, ke 206Pb (yang stabil):

Dalam contoh ini:

  • 234Th, 234mPa, ..., 206Pb adalah produk peluruhan dari 238U.
  • 234Th adalah turunan ke-1 dari induk 238U.
  • 234mPa (234 metastabil) adalah turunan ke-2 dari 238U.

Ini dapat juga disebut sebagai produk turunan dari 238U.[1]

Produk peluruhan adalah hal penting dalam memahami peluruhan radioaktif dan pengelolaan limbah radioaktif.

Untuk unsur dengan nomor atom di atas timbal, rantai peluruhan biasanya berakhir pada isotop talium atau timbal.

Dalam banyak kasus, anggota rantai peluruhan jauh lebih radioaktif daripada nuklida asli. Jadi, meskipun uranium tidak memiliki bahaya radioaktif bila murni, beberapa bagian alami pitchblende cukup berbahaya karena kandungan radium mereka. Demikian pula, mantel gas thorium sangat sedikit radioaktif saat baru, tetapi menjadi jauh lebih radioaktif setelah penyimpanan beberapa bulan saja.

Meskipun tidak dapat diprediksi apakah atom zat radioaktif tertentu akan meluruh pada waktu tertentu, produk peluruhan zat radioaktif sangat mudah ditebak. Oleh karena itu, peluruhan produk penting bagi ilmuwan di berbagai bidang yang perlu mengetahui kuantitas atau jenis produk induknya. Studi semacam itu dilakukan untuk mengukur tingkat polusi (di dalam dan sekitar fasilitas nuklir) dan untuk hal-hal lain.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Glossary of Volume 7 Diarsipkan 2017-01-03 di Wayback Machine. (Depleted Uranium — authors: Naomi H. Harley, Ernest C. Foulkes, Lee H. Hilborne, Arlene Hudson, and C. Ross Anthony) of A review of the scientific literature as it pertains to gulf war illnesses.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Peluruhan radioaktif

Peluruhan radioaktif (disebut juga peluruhan nuklir atau radioaktivitas) adalah kemampuan inti atom yang tidak stabil menjadi stabil melalui pemancaran

Unsur kimia

isotop luruhan radiogenik dari proses peluruhan radioaktif seperti peluruhan alfa, peluruhan beta, fisi spontan, peluruhan gugus, dan moda peluruhan yang

Isotop protaktinium

yang meluruh terutama dengan penangkapan elektron menjadi isotop torium. Mode peluruhan utama untuk isotop yang lebih berat adalah peluruhan beta minus

Radon

sampai tercapai kesetimbangan di mana laju peluruhan setiap produk peluruhan akan sama dengan laju peluruhan radon itu sendiri. Faktor kesetimbangan adalah

Astatin

unsur alami yang paling langka di kerak Bumi, hanya terjadi sebagai produk peluruhan dari berbagai unsur yang lebih berat. Semua isotop astatin berumur

Torium-232

tahun dan sebagian besar meluruh melalui peluruhan alfa menjadi radium-228 dengan energi peluruhan 4,0816 MeV. Rantai peluruhan ini berjalan mengikuti deret

Isotop xenon

129Xe dihasilkan oleh peluruhan beta 129I (waktu paruh: 16 juta tahun); 131mXe, 133Xe, 133mXe, dan 135Xe adalah beberapa produk fisi dari 235U dan 239Pu

Isotop iterbium

mengalami peluruhan α menjadi 170Er Diyakini mengalami peluruhan α menjadi 172Er atau β−β− menjadi 176Hf dengan waktu paruh lebih dari 160×1015 tahun Produk peluruhan