Pengunjuk rasa di Amerika Serikat
Ratusan wanita muslim di Sumatera Barat melakukan aksi turun ke jalan menindaklanjuti klaim sepihak dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan akan memindahkan kantor kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. (25/12/2017, Jum'at siang)

Unjuk rasa atau demonstrasi (disingkat menjadi "demo") adalah sebuah gerakan protes yang dilakukan sekumpulan orang di hadapan umum. Unjuk rasa biasanya dilakukan untuk menyatakan pendapat kelompok tersebut atau penentang kebijakan yang dilaksanakan suatu pihak atau dapat pula dilakukan sebagai sebuah upaya penekanan secara politik oleh kepentingan kelompok.

Unjuk rasa umumnya dilakukan oleh kelompok mahasiswa dan orang-orang yang tidak setuju dengan pemeritah dan yang menentang kebijakan pemerintah. Namun unjuk rasa juga dilakukan oleh kelompok-kelompok lainnya dengan tujuan lainnya.

Demonstrasi dapat mencakup tindakan seperti blokade dan aksi duduk. Demonstrasi dapat berlangsung tanpa kekerasan atau dengan kekerasan, dan para peserta sering menyebut demonstrasi yang disertai kekerasan sebagai "militan". Tergantung situasinya, demonstrasi dapat dimulai tanpa kekerasan dan kemudian meningkat menjadi kekerasan. Penegak hukum, seperti polisi anti huru hara, dapat terlibat dalam situasi ini. Keterlibatan polisi dalam protes idealnya untuk melindungi para peserta dan hak mereka untuk berkumpul. Namun, petugas tidak selalu memenuhi tanggung jawab ini dan telah terdokumentasi dengan baik bahwa banyak kasus intervensi protes mengakibatkan penyalahgunaan kekuasaan. Hal ini mungkin bertujuan untuk mencegah bentrokan antar kelompok yang bertikai, atau untuk mencegah demonstrasi menyebar dan berubah menjadi kerusuhan. Memahami hak-hak Anda sebagai pengunjuk rasa tetap penting, terutama ketika tindakan polisi melanggar hukum.

Sejarah

sunting

Istilah ini telah digunakan sejak pertengahan abad ke-19, begitu pula istilah "pertemuan monster", yang awalnya dicetuskan untuk merujuk pada perkumpulan besar pengunjuk rasa yang terinspirasi oleh Daniel O'Connell (1775–1847) di Irlandia. Demonstrasi adalah suatu bentuk aktivisme, biasanya berupa pertemuan publik dalam sebuah demonstrasi atau berjalan kaki dalam pawai. Dengan demikian, pendapat tersebut terbukti signifikan dengan berkumpul dalam kerumunan yang terkait dengan pendapat tersebut.

Demonstrasi dapat mempromosikan sudut pandang (baik positif maupun negatif) mengenai suatu isu publik, terutama yang berkaitan dengan keluhan yang dirasakan atau ketidakadilan sosial. Sebuah demonstrasi biasanya dianggap lebih berhasil jika lebih banyak orang berpartisipasi. Penelitian menunjukkan bahwa demonstrasi anti-pemerintah lebih sering terjadi di negara-negara kaya daripada di negara-negara miskin.

Demonstrasi politik yang dikenal luas antara lain Boston Tea Party, March on Washington, dan protes George Floyd baru-baru ini. Namun, demonstrasi politik telah terjadi selama berabad-abad sebelum demonstrasi-demonstrasi terkenal ini.

Waktu dan lokasi

sunting

Terkadang, tanggal atau lokasi yang dipilih untuk demonstrasi memiliki makna sejarah atau budaya, seperti peringatan suatu peristiwa yang relevan dengan topik demonstrasi.

Lokasi juga sering dipilih karena relevansinya dengan isu yang sedang dibahas. Misalnya, jika demonstrasi ditujukan pada isu-isu yang berkaitan dengan negara asing, demonstrasi tersebut dapat berlangsung di lokasi yang terkait dengan negara tersebut, seperti kedutaan besar negara yang bersangkutan.

Meskipun demonstrasi tetap dapat berlangsung di zona pejalan kaki, pawai yang lebih besar biasanya berlangsung di jalan raya. Hal ini dapat terjadi dengan atau tanpa izin resmi.

Unjuk rasa di Indonesia

sunting

Di Indonesia, unjuk rasa menjadi hal yang umum sejak jatuhnya rezim kekuasaan Soeharto pada tahun 1998, dan unjuk rasa menjadi simbol kebebasan berekspresi di negara ini. Unjuk rasa terjadi hampir setiap hari di berbagai bagian di Indonesia, khususnya Jakarta.

Galeri unjuk rasa

sunting

Referensi

sunting

Lihat juga

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025

terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Unjuk rasa ini awalnya dipicu oleh protes terhadap adanya tunjangan baru bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik

Protes No Kings Maret 2026

Protes No Kings Maret 2026 (juga disebut No Kings 3 dan No Kings Day 3.0) adalah sekelompok protes terkoordinasi yang terjadi pada 28 Maret 2026. Protes

Krisis Iran–Amerika Serikat 2026

dan Amerika Serikat semakin memuncak di tengah tindakan keras terhadap protes berskala nasional yang menentang pemerintah Iran yang sedang berlangsung

Joko Widodo

mati bagi penyelundup narkoba. Hal terakhir ini terjadi meskipun terdapat protes diplomatik dari negara-negara asing, termasuk Australia dan Prancis. Ia

FEMEN

sebagai FEMEN; bahasa Ukraina: Феменcode: uk is deprecated ) adalah kelompok protes ekshibisionis feminis yang didirikan pada tahun Ukraina pada tahun 2008

Unjuk rasa terhadap Donald Trump

Protes terhadap Donald Trump telah terjadi di Amerika Serikat dan secara internasional, bahkan sebelum ia memasuki kampanye pemilihan presiden 2016. Protes

Prabowo Subianto

Penolakannya menerima hasil pemilu membuat para pengikutnya menggelar protes yang memicu kerusuhan di Jakarta. Namun, setelah persaingan yang sengit

Protes Anpo

Protes Anpo, atau dikenal dengan sebutan Unjuk rasa Anpo (安保闘争code: ja is deprecated , Anpo tōsō) adalah serangkaian protes besar-besaran di seluruh Jepang