Kit tes strep cepat

Sebuah tes diagnostik cepat (bahasa Inggris: rapid diagnostic test, disingkat RDT, sering kali hanya disebut sebagai rapid test) adalah tes diagnostik medis yang cepat dan mudah dilakukan. RDT cocok untuk pemeriksaan medis awal atau darurat dan untuk digunakan di fasilitas medis dengan sumber daya terbatas. Jenis uji ini juga memungkinkan pengujian dilakukan di fasilitas perawatan primer untuk hal-hal yang sebelumnya hanya dapat diukur di laboratorium klinik. Uji diagnostik cepat memberikan hasil di hari yang sama dalam dua jam, biasanya dalam waktu sekitar 20 menit.[1][2]

Uni Eropa mendefinisikan bahwa tes cepat merujuk pada perangkat medis diagnostik in vitro kualitatif atau semi-kuantitatif, yang digunakan sendiri-sendiri atau dalam rangkaian kecil, yang melibatkan prosedur non-otomatis dan telah dirancang untuk memberikan hasil yang cepat.[3]

Tes aliran lateral mungkin adalah jenis tes diagnostik cepat yang paling dikenal,[4] yang mirip dengan tes kehamilan, tetapi memiliki sistem lain seperti tongkat celup, aliran vertikal, dan lainnya. Secara sederhana, tes diagnostik cepat adalah perangkat apa pun yang dapat digunakan di samping tempat tidur (tempat perawatan) pasien.

Referensi

sunting
  1. ^ "Simple / Rapid tests". WHO. Diakses tanggal 19 July 2014.
  2. ^ "Rapid Diagnostic Tests: How They Work". CDC. Diakses tanggal 19 July 2014.
  3. ^ 2009/886/EC: Commission Decision of 27 November 2009 amending Decision 2002/364/EC on common technical specifications for in vitro diagnostic medical devices
  4. ^ Quesada-Gonzรกlez, Daniel; Merkoรงi, Arben (2015). "Nanoparticle-based lateral flow biosensors". Biosensors & Bioelectronics. 15 (special): 47โ€“63. doi:10.1016/j.bios.2015.05.050. hdl:10261/131760. PMIDย 26043315.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Tes cepat antigen

penyakit Covid-19 Tes strep cepat (untuk antigen streptococcal) Rapid influenza diagnostic tests (RIDTs) (untuk antigen virus penyebab influenza) Malaria

Tuberkulosis

rapid molecular diagnostic for tuberculosis and rifampicin resistance". Future microbiology. 6 (9): 1067โ€“82. PMIDย 21958145. ; "WHO says Cepheid rapid

Influenza

terbaru yang tersedia. Menurut CDC, pemeriksaan diagnostik cepat (rapid diagnostic test) memiliki sensitivitas sebesar 70-75% dan spesifisitas sebesar 90-95%

Indonesia dalam tahun 2021

Lansia di Atas 60 Tahun". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-02-09. "Rapid Diagnostic Test Antigen Resmi Digunakan untuk Penyelidikan Epidemiologi". Kementerian

Hammam Riza

dan 6 perusahaan rintisan. Hasil dari kolaborasi tersebut berupa rapid diagnostic test kit, tes reaksi berantai polimerase, kecerdasan buatan untuk deteksi

Staphylococcus aureus resisten-metisilin

Staphylococcus aureus: quantifying the effects of interventions and rapid diagnostic testing". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

alat kesehatan penanganan virus corona buatan dalam negeri berupa rapid diagnostic test kit, tes reaksi berantai polimerase, kecerdasan buatan untuk deteksi

Penyakit parvovirus anjing

Eleonora; Camero, Michele (2005). "Canine parvovirus infection: Which diagnostic test for virus?". Journal of Virological Methods. 126 (1โ€“2): 179โ€“185. doi:10