Rebellion Rose | |
|---|---|
| Informasi latar belakang | |
| Nama lain |
|
| Lahir | 8 Agustus 2008 |
| Asal | Yogyakarta, Indonesia |
| Genre |
|
| Tahun aktif | 2008โsekarang |
| Situs web | rebellionrose |
| Anggota |
|
| Mantan anggota |
|
Rebellion Rose (disingkat RR) adalah band punk rock asal Yogyakarta yang terbentuk pada tahun 08 Agustus 2008. Mereka dikenal lewat lirik-lirik yang bernuansa sosial dan politik, serta semangat perlawanan yang kuat. Dengan formasi Fyan atau Sinner (vokal), Gilang Sandi atau King (drum), Fahmi Muzaki atau Max (gitar), dan Ryan atau Pawl (bass). Rebellion Rose tampil dengan gaya musik yang keras, vokal agresif, dan pesan-pesan pemberdayaan yang mengakar kuat di kalangan penggemar punk Indonesia. Rebellion Rose adalah unit punk rock asal Yogyakarta yang telah berdiri sejak tahun 2008. Dikenal dengan sebutan "Punk Rock Sayap Kiri" dari Jogja, mereka memiliki basis penggemar yang sangat militan dan solid yang dijuluki sebagai Comrades.[1][2]
Sejarah
suntingBand ini lahir dari keresahan para anggotanya terhadap ketidakadilan sosial dan dominasi budaya arus utama. Terinspirasi oleh semangat perlawanan dan solidaritas dalam gerakan punk, Rebellion Rose menggunakan musik sebagai media untuk menyuarakan kritik sosial dan menyebarkan pesan-pesan pemberdayaan.
Pada awal kariernya, Rebellion Rose aktif tampil di berbagai panggung komunitas dan acara underground. Rilisan awal mereka seperti Kiss The Mainstream Goodbye (2009) dan Whatever Doesnโt Kill You Makes You Stronger (2010) menjadi tonggak awal yang menegaskan identitas mereka sebagai band independen yang konsisten menolak komersialisasi musik. Musik mereka dikenal dengan gaya old-school punk yang mentah dan vokal agresif, berpadu dengan lirik yang membela kaum tertindas.[3]
Band ini terdiri dari Fyan Sinner (vokal), Ceking (drum), Amek (gitar), dan Ryan (bass). Konsistensi mereka dalam menyuarakan nilai-nilai perlawanan membuat nama Rebellion Rose makin dikenal, tidak hanya di Yogyakarta, tetapi juga di berbagai kota di Indonesia, yang semakin memperkuat posisi mereka dalam skena punk nasional.[4]
Diskografi
suntingRebellion Rose mengawali karier musik mereka dengan merilis E.P. debut berjudul ''Kiss The Mainstream Goodbye'' pada tahun 2009. Rilisan ini menjadi pernyataan sikap awal band asal Yogyakarta ini untuk menempuh jalur independen dan membangun identitas di luar industri musik arus utama. Melalui album pendek ini, mereka mulai memperkenalkan karakteristik musik yang lugas dan mentah kepada audiens punk lokal.
Pada tahun 2010, mereka merilis E.P. kedua bertajuk ''Whatever Doesnโt Kill You Makes You Stronger Comrades''. Rilisan ini sangat signifikan karena secara resmi memperkenalkan istilah "Comrades" sebagai identitas kolektif bagi para pendengar setia mereka. Materi dalam album ini menekankan pada tema ketangguhan mental dan persaudaraan dalam menghadapi tantangan hidup.
Album penuh pertama mereka, ''For All Allies, Comrades and Enemies'', diluncurkan pada tahun 2011. Album ini menjadi fondasi kuat bagi identitas musikal Rebellion Rose yang menyuarakan semangat perlawanan dan solidaritas. Lirik-liriknya banyak mengangkat isu sosial dan perjuangan rakyat kecil, yang berhasil membangun koneksi mendalam dengan pendengar di tingkat akar rumput.
Pada tahun 2015, band ini merilis album ''#PARTAIANARKI'' yang menampilkan kritik terbuka terhadap sistem sosial dan ketimpangan di Indonesia. Penggunaan tanda pagar dalam judulnya mencerminkan adaptasi band terhadap era digital, namun tetap mempertahankan lirik yang provokatif dan tajam. Album ini menunjukkan kematangan ideologis dalam merespons isu-isu nasional secara lebih terstruktur.
Melangkah ke tahun 2018, Rebellion Rose merilis album kolaboratif besar berjudul ''Sehat Selalu Sodaraku''. Album ini melibatkan tokoh-tokoh penting dalam skena punk Indonesia seperti Marjinal, Bunga Hitam, dan JRX dari Superman Is Dead. Selain mengangkat tema perlawanan, album ini juga menekankan nilai kebersamaan dan kesehatan sosial, yang semakin memperluas jangkauan mereka di kancah punk nasional.
Tahun 2023 menjadi titik balik musikal dengan rilisnya album penuh ''Hanya Cinta Yang Dapat Tumbuh Disini'' di bawah label Netrilis Music. Terdiri dari 15 lagu, album ini menampilkan sisi yang lebih personal dan reflektif melalui kolaborasi dengan musisi seperti Bobby Kool (SID) dan Mbenk SHA. Pesan utama yang diusung adalah kekuatan kasih sayang sebagai solusi atas konflik sosial dan kemanusiaan.
Sebagai pencapaian terbaru, Rebellion Rose merilis album ''The Champ'' pada tahun 2025. Album ini diposisikan sebagai perayaan atas eksistensi dan konsistensi mereka selama lebih dari satu dekade di industri musik independen. ''The Champ'' menggambarkan mentalitas juara yang didasari oleh kesetiaan pada prinsip dan komunitas, serta merangkum perjalanan panjang mereka bersama para Comrades sejak awal berdiri. [5]
Album
suntingAlbum Studio
sunting1. Kiss The Mainstream Goodbye โ 2009 E.P.
2. Whatever Doesnโt Kill You Makes You Stronger Comrades โ 2010 E.P.
3. For All Allies, Comrades and Enemies โ 2011
4. #PARTAIANARKI โ 2015
5. Sehat Selalu Sodaraku โ 2018
6. Hanya Cinta Yang Dapat Tumbuh Disini โ 2023
7. The Champ โ 2025
Album Kompilasi
sunting- Ngayogyokarto (2016)
- Live at Bangsa Pemberani 2022 (2023)
Singel
sunting- Dengan Tangan di Dada Ini Janjiku Padamu (feat. Over Distortion) (2024)
- Rise and Rise Again (2025)
- "Aku Kamu dan Samudra Membara" (2026)
Referensi
sunting- ^ Liputan6 (2025-02-14). "Profil Rebellion Rose, Band Asal Yogyakarta yang Jadi Pembuka di Konser Green Day Jakarta". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-05-10. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Hs, Novfriantoro (2024-07-31). "Mengenal Rebellion Rose YK, Band Punk Rock Asal Yogyakarta". Kabar Purbalingga. Diakses tanggal 2025-05-10.
- ^ "Jadi Pembuka di Konser Green Day Jakarta, Intip Profil Rebellion Rose Band Asal Yogyakarta". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-10.
- ^ "ROCKAROMA SHOWCASE #Vol.4 - Rebellion Rose". ROCKAROMA. 2021-07-21. Diakses tanggal 2025-05-10.
- ^ "REBELLION ROSE โ REBELLION ROSE OFFICIAL WEBSITE". Diakses tanggal 2026-02-13.








