Asar atau salat Asar[1] (bahasa Arab: صلوة العصر) adalah salah satu salat wajib dari salat lima waktu yang dilakukan setelah panjang bayangan suatu benda sama dengan tinggi benda tersebut sampai menjelang matahari terbenam.[2] Salat ini terdiri dari 4 rakaat.[3] Salat Asar adalah salat harian ke-3 dalam Islam, dilakukan setelah panjang bayangan suatu benda sama dengan tinggi benda tersebut sampai menjelang matahari terbenam.

Salat Rawatib

sunting

Salat Asar memiliki salat sunah Rawatib sebanyak 4 rakaat sebelum melakukan salat Asar namun tidak terlalu dianjurkan (gairu muakkad). Tidak ada salat sunah rawatib sesudah salat Asar.[4][5]

Waktu pelaksanaan

sunting

Berdasarkan perintah Quran, hadits Nabi Muhammad SAW, dan kesepakatan jumhur ulama, terdapat dua pilihan ketentuan untuk awal waktu pelaksanaan Salat Asar. Ketentuan pertama adalah waktu Salat Asar berawal ketika panjang bayangan suatu benda sama dengan tinggi benda sebenarnya dan ketentuan ini disepakati oleh mayoritas ulama mazhab Syafi'i, Maliki, dan Hambali. Ketentuan kedua adalah waktu Salat Asar berawal ketika panjang bayangan suatu benda dua kali tinggi benda sebenarnya dan ketentuan ini disepakati oleh mayoritas ulama mazhab Hanafi.[6]

Perhitungan waktu

sunting

Berikut merupakan contoh dari penghitungan awal waktu Salat Asar di wilayah DKI Jakarta pada tanggal 31 Januari 2020 dengan data diketahui adalah

  • lintang (φ) = -6,167 (6°10' LS)
  • bujur (λ) = 106,833 (106°50')
  • zona waktu (Z) = UTC+7 (WIB)
  • deklinasi matahari (δ) = -18,5341 atau -18°32'02,76"[a]
  • perata waktu (Δt) = 0,225362 atau 0°13'31,30"[a]
  • waktu zenit atau transit matahari () = 12,103162 atau 12°06'11,38"[a]
  • waktu ihtiyat (WI) = 2 menit
  • perhitungan awal waktu Asar berdasarkan kesepakatan ulama mazhab Syafi'i yakni panjang bayangan benda sama dengan tinggi benda sebenarnya.

Data-data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung awal waktu Salat Asar. Namun sebelum menghitung awal waktu Asar, perlu diketahui waktu ketika posisi matahari dapat membentuk panjang bayangan benda sama dengan tinggi benda sebenarnya dengan menggunakan rumus perhitungan berikut:[7]

yang bila dikonversi ke derajat, menit, dan detik menghasilkan 3°22'02,53".

Dengan hasil tersebut, maka awal waktu Salat Asar dapat dihitung seperti

yang bila dikonversikan ke derajat, menit, dan detik menghasilkan 15°28'13,92".

Setelah memperoleh hasil perhitungan tersebut, waktu ihtiyat sebanyak 2 menit (0°02'00") ditambahkan guna kehati-hatian. Oleh karenanya, diperoleh hasil akhir yaitu 15°30'13,92" yang dibulatkan menjadi 15.30. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa awal waktu Salat Asar di DKI Jakarta pada tanggal 31 Januari 2020 adalah pukul 15.30 WIB. [b]

Lihat pula

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ a b c Data ini merupakan hasil perhitungan deklinasi matahari, perata waktu (equation of time), dan waktu zenit hanya untuk tanggal 31 Januari 2020 dan data ini selalu berubah setiap tanggalnya
  2. ^ Harap diingat bahwa hasil perhitungan ini bukan merupakan hasil perhitungan resmi dari suatu lembaga atau otoritas keagamaan manapun sehingga hasil perhitungan ini dapat memiliki selisih satu hingga dua menit dengan jadwal salat resmi yang telah ditetapkan oleh Kemenag RI atau otoritas keagamaan lainnya.

Rujukan

sunting
  1. ^ Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, nama salat ini disebut dengan Asar
  2. ^ Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-27. Diakses tanggal 2026-04-27.
  3. ^ Qur'an Al-Baqarah:238
  4. ^ (Indonesia) Http://muslim.or.id "Tuntunan Salat Sunnah Rawatib". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-03. Diakses tanggal 30-7-12. ;
  5. ^ (Indonesia)Adakah Salat Sunnah Rawatib Sesudah Ashar? Ada sok ayo solat "VOA Islam". Diakses tanggal 30-07-12.
  6. ^ "Buku Saku Hisab & Rukyat" (PDF). Kementerian Agama Republik Indonesia. 2013.
  7. ^ "Calculating Prayer Times" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 23 Februari 2026. Diakses tanggal 1 November 2023.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Salat lima waktu

salat lima waktu, yaitu subuh, zuhur, asar, magrib, dan isya. Bila istilah-istilah tersebut merujuk pada nama salat, maka huruf depan harus menggunakan

Salat

(qashar) salatnya. Menjamak salat berarti menggabungkan dua salat pada satu waktu yakni salat zuhur dengan salat asar atau salat magrib dengan salat isya

Salat Jamak

Salat Jamak yaitu salat yang dilaksanakan dengan mengumpulkan dua salat wajib dalam satu waktu, seperti salat Zuhur dengan Asar dan salat Magrib dengan

Salat Jumat

setelah Salat Asar." Salat Jumat diselenggarakan dua rakaat menggantikan salat Zuhur dan didahului dua khotbah, dan dilanjutkan dengan salat dipimpin

Salat Zuhur

pelaksanaan Salat Zuhur adalah waktu tengah hari tepatnya sesaat setelah matahari mulai sedikit tergelincir ke arah barat hingga menjelang waktu Asar. Berikut

Waktu salat

melaksanakan salat sesuai pada waktunya, waktu ihtiyat selama 2 menit ditambahkan dari hasil penghitungan setiap awal waktu salat. Waktu Salat Asar memiliki

Salat Magrib

waktu Salat Magrib di DKI Jakarta pada tanggal 31 Januari 2020 adalah pukul 18.21 WIB. Salat lima waktu Salat Subuh Salat Zuhur Salat Asar Salat Isya Data

Salat Subuh

(Salat matahari terbenam) Salat Zuhur (Salat tengah hari) Salat Asar (Salat tergelincir matahari) Salat Isya (Salat malam) Data ini merupakan hasil perhitungan