Perkiraan luas Skithia dan penyebaran bahasa Skithia (jingga) pada abad ke-1 SM

Skithia (bahasa Yunani: Σκυθία, Skythia) adalah suatu daerah di Eurasia yang ditinggali oleh bangsa Skithia dari abad ke-8 SM sampai abad ke-2 M. Lokasi dan luasnya berubah seiring waktu.[1] Beberapa tempat yang disebut Skithia antara lain:

Referensi

sunting
  1. ^ Giovanni Boccaccio’s Famous Women translated by Virginia Brown 2001, hal. 25; Cambridge and London, Harvard University Press; ISBN 0-674-01130-9
  2. ^ Harry Thurston Peck, Harpers Dictionary of Classical Antiquities (1898) Oceanus Sarmaticus

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Darius I dari Persia

menyerang Scythia. Darius mengejar penyerang-penyerang tersebut, yang membawanya ke rawa-rawa. Ia tidak menemui musuh apa pun kecuali suku Scythia misterius

Skithia Minor

wilayah Kekaisaran Romawi Timur. Wikimedia Commons memiliki media mengenai Scythia Minor. Dicţionar de istorie veche a României ("Dictionary of ancient Romanian

Masehi

bernama Dionysius Exiguus (kadang-kadang disebut Dennis yang Kecil) dari Scythia Minor memperkenalkan sistem A.D., menghitung tahun sejak kelahiran Kristus

Kalender Saka

Namun ada pula yang menyebut bahwa mereka termasuk kaum Arya dari suku Scythia. Sumber lain lagi menyebut bahwa mereka sebenarnya orang Yunani (dalam

Mitologi

Mitologi Arab Mitologi Kanaan Mitologi Hittite Mitologi Hurrian Mitologi Scythia abad pertengahan sampai modern Mitologi Armenia Mitologi Ossetia Mitologi

Jawa

diciptakan oleh Aji Saka, tokoh pendatang dari India, dari suku Shaka (Scythia). Legenda melambangkan kedatangan Dharma (ajaran dan peradaban Hindu-Buddha)

Tomyris

adalah penguasa Massagetae yang memimpin konfederasi pastoral-nomaden Scythia di sebelah timur Laut Kaspia, Asia Tengah (kini bagian dari Turkmenistan

Pertempuran Niniwe (612 SM)

memberontak melawan kekuasaan orang Asyur. Koalisi tersebut dibantu orang Scythia dan Cimmerian mengepung Asyur dan menjarah 750 hektar wilayah kota terbesar