Sheldon Glashow

Sheldon Lee Glashow (lahir 5 Desember 1932) ialah seorang ilmuwan Amerika Serikat dan penerima Hadiah Nobel Fisika 1979 bersama dengan Abdus Salam dan Steven Weinberg.

Besar di New York, ia meraih gelar Ph.D. pada 1958 dari University of Harvard, di mana ia sekarang menjadi guru besar dalam bidang fisika. Glashow ialah murid Julian Schwinger, salah satu perintis bidang elektrodinamika kuantum, yang kemudian berminat dalam bidang interaksi lemah dan hubungannya yang mungkin dengan interaksi elektromagnetik.

Pada 1961, Glashow melakukan langkah pertama dalam membuktikan lintasan yang benar untuk menyatukan interaksi-interaksi ini, yang pada akhirnya dirampungkan Steven Weinberg dan Abdus Salam yang bekerja sendiri-sendiri. Mereka menerima Hadiah Nobel pada 1979 atas kontribusinya bagi teori elektrolemah, yang konfirmasi akhirnya diberikan pada 1983 saat ramalan 'pembawa' W dan Z pada interaksi lemah diselidiki dengan eksperimen di laboratorium CERN di Jenewa.

Pada 1970, Glashow dan 2 rekannya mengusulkan keberadaan gaya tarik kuark; penemuan partikel yang mengandung quark charm dan antikuark terjadi beberapa tahun kemudian. Teori gabungan yang terkenal yang menyatukan interaksi kuat dan interaksi elektrolemah yang ditemukan Glashow dan Howard Georgi pada 1974 menerangkan dengan jelas bahwa banyak pengamatan yang sebelumnya tak terjelaskan, tetapi syaratnya bahwa proton harus labil (meski dengan masa yang amat panjang) tetap tak terbuktikan.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Steven Weinberg

Serikat yang memenangkan Hadiah Nobel Fisika tahun 1979 bersama dengan Sheldon L. Glashow dan Abdus Salam untuk sumbangan mereka pada persatuan lemah dan interaksi

Interaksi elektrolemah

elektolemah terbagi menjadi elektromagnetik dan gaya nuklir lemah. Sheldon Glashow, Abdus Salam, dan Steven Weinberg memperoleh Penghargaan Nobel dalam

Abdus Salam

pertama yang menerima Penghargaan Nobel Fisika pada 1979 bersama dengan Sheldon Glashow dan Steven Weinberg. Abdus Salam dilahirkan di Jhang, sebuah kota kecil

Good Will Hunting

Pemenang Nobel Fisika Sheldon Glashow di Harvard mengatakan kepada Damon bahwa subjeknya seharusnya matematika, bukan fisika. Glashow merujuk Damon kepada

Model Standar

grup nonabelian untuk menjelaskan interaksi kuat. Pada tahun 1961, Sheldon Glashow menggabungkan interaksi elektromagnetik dan lemah. Pada tahun 1967

Elektrodinamika kuantum

Guralnik, Dick Hagen, dan Tom Kibble, Peter Higgs, Jeffrey Goldstone, Sheldon Glashow, Steven Weinberg dan Abdus Salam secara independeny menunjukkan bagaimana

Kuark

Kurang dari setahun, ekstensi untuk model Gell-Mann-Zweig diusulkan. Sheldon Lee Glashow dan James Bjorken memprediksi eksistensi kuark jenis keempat, yang

Relativitas khusus

where c=1) Banyak hasil percobaannya, contohnya: Sidney Coleman; Sheldon L. Glashow (1997). "Cosmic Ray and Neutrino Tests of Special Relativity". Physics