Cetakan keempat Si Sabariah (1957)

Si Sabariah adalah roman berbentuk kaba karya Hamka yang terbit pertama kali pada 1928. Ini merupakan karya fiksi pertama Hamka. Si Sabariah ditulis dalam bahasa Minangkabau dengan abjad Jawi.[1]

Hamka mulai menyusun roman ini ketika di Medan pada 1928 usai pulang dari ibadah haji. Dalam pengantarnya, Hamka menyebut Si Sabariah didasarkan pada cerita "cinta yang suci dan pembunuhan yang ngeri" di Sungai Batang pada 1915.

Sebelum terbit, Hamka terlebih dulu membacakan Si Sabariah di depan sang ayah, Abdul Karim Amrullah yang sedang berkumpul bersama dengan Jamil Jambek dan Abdullah Ahmad dalam Rapat Besar Umat Islam di Bukittinggi pada Agustus 1928.

Si Sabariah laris di pasaran dan mengalami cetak ulang selang setahun. Dari honor Si Sabariah, Hamka dapat membiayai pernikahannya. Cetakan keempatnya diterbitkan oleh Tsamaratul Ichwan di Bukittinggi pada April 1957. Pada 2020, karya ini diterbitkan ulang dalam versi bahasa Indonesia oleh Gema Insani dan dalam versi bahasa Melayu oleh Jejak Tarbiah.[2][3]

Referensi

sunting
  1. ^ Kenang-kenangan 70 i.e. tujuh puluh tahun Buya Hamka. Pustaka Panjimas. 1983.
  2. ^ Hamka (2020). Sabariah. Gema Insani. ISBNย 978-602-250-712-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Hamka (2020). Si Sabariah (dalam bahasa Melayu). Jejak Tarbiah. ISBNย 978-967-17971-1-2.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hamka

pertama dalam bahasa Minangkabau berjudul Si Sabariah. Roman itu dikarangnya sejak di Medan. Ia menunjukkan Si Sabariah pertama kali di depan ayahnya, Jamil

Kota Banjarbaru

(Pemuda Muhammadijah) Saaludin (PII) Djunaidi (IPBB) A. Sabran (Sarbumi) Ibu Sabariah Joenoes (DPW GW Marhaen) Ibu Soelaiman (GE Marhaen) Ibu Bastian (Muslimat

Gema Islam

Islam Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar Majelis Ulama Indonesia Karya Si Sabariah Dijemput Mamaknya Di Bawah Lindungan Ka'bah Tenggelamnya Kapal Van der

Panji Masyarakat

Islam Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar Majelis Ulama Indonesia Karya Si Sabariah Dijemput Mamaknya Di Bawah Lindungan Ka'bah Tenggelamnya Kapal Van der

Ahmad Rasyid Sutan Mansur

Sumatera. Setahun setelahnya, Hamka menulis novel pertamanya dengan tajuk Si Sabariah. Hamka menjadi pendamping dalam dakwah Ahmad Rasyid di Sumatera. Dakwah

Barisan Pengawal Nagari dan Kota

Islam Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar Majelis Ulama Indonesia Karya Si Sabariah Dijemput Mamaknya Di Bawah Lindungan Ka'bah Tenggelamnya Kapal Van der

Daftar calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2024โ€“2029 untuk Banten

Kab. Tangerang 8 Subagja, S.E., M.M. Kota Tangerang Selatan 9 Hj. Mike Sabariah Herawati, A.Md.Par. Kota Tangerang Selatan 10 Muhammad Aidil Fakhri Siregar

Yusran Aspar

Tanah Grogot, Kalimantan Timur, 28 Januari 1952 dari orang tua Asfar dan Sabariah. Ia berdarah Banjar dan Paser. Ia mengenyam pendidikan Sekolah Rakyat (SR)