Sobek
Dewa hasil alam dan kesuburan aliran Nil,
Pelindung tentara dan militer
Genderpria
Afiliasidewa
Hewanbuaya
Pemujaan
Kepercayaanagama Mesir Kuno
DaerahMesir
Pusat pemujaanCrocodilopolis, Faiyum, Kom Ombo
Keluarga
Orang tuaSet dan Neith
SaudaraAnubis

Sobek (juga disebut Sebek, Sochet, Sobk, Sobki, Soknopais), dan dalam mitologi Yunani disebut Suchos (Σοῦχος) adalah perwujudan dewa buaya pejaga sungai Nil dalam mitologi Mesir. Karena buaya adalah hewan yang ditakuti oleh negara yang sangat bergantung kepada Sungai Nil, orang Mesir kuno yang berlayar di sungai Nil berharap bahwa jika mereka berdoa kepada Sobek, maka buaya atau dewa sungai Nil akan melindungi mereka dari ancaman serangan binatang buas termasuk buaya.[1] Dewa Sobek digambarkan sebagai manusia berkepala buaya dan memiliki kekuatan yang hebat dan menakutkan; dalam beberapa mitologi penciptaan Mesir, disebutkan bahwa Sobek adalah dewa yang pertama keluar dari air kekacauan untuk menciptakan dunia.[1] Sebagai salah satu dewa pencipta, ia kadang dikaitkan dengan dewa matahari Ra.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c Geraldine Harris and Delia Pemberton, Illustrated Encyclopedia of Ancient Egypt, Peter Bedrick Books, 1999. pp.142-143

Bacaan selanjutnya

sunting
  • Beinlich, Horst. Das Buch vom Fayum: zum religiösen Eigenverständnis einer ägyptischen Landschaft. Wiesbaden: Harrassowitz, 1991.
  • Dolzani, Claudia. Il Dio Sobk. Roma: Accademia nazionale dei Lincei, 1961.
  • Kockelmann, Holger. Der Herr der Seen, Sümpfe und Flussläufe: Untersuchungen zum Gott Sobek und den ägyptischen Krokodilgötter-Kulten von den Anfängen bis zur Römerzeit. Wiesbaden: Harrassowitz, 2018.
  • Barney, Quinten. 'Sobek: The Idolatrous God of Pharaoh Amenemhet III.' Journal of the Book of Mormon and Other Restoration Scripture. Vol. 22, No. 2 (2013), pp. 22–27.
  • Benjamin Sippel: Gottesdiener und Kamelzüchter: Das Alltags- und Sozialleben der Sobek-Priester im kaiserzeitlichen Fayum. Wiesbaden: Harrassowitz, 2020, ISBN 978-3-447-11485-1.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sang Saka Merah Putih

Merdeka. Bendera itu sempat sobek di dua ujungnya, ujung berwarna putih sobek sebesar 12 x 42 cm. Ujung berwarna merah sobek sebesar 15 x 47 cm. Lalu ada

Gunung Lubuk Raya

gunung ini tetapi jejak letusannya tampak berupa bekas dinding kawah yang sobek memanjang ke arah barat daya. Pendakian Gunung Lubuk Raya umumnya dimulai

Komodo

cangkang telur setelah menyobeknya dengan gigi telur yang akan tanggal setelah pekerjaan berat ini selesai. Setelah berhasil menyobek kulit telur, bayi komodo

Perang Jawa (1825–1830)

Perang Diponegoro berakhir (1830), kertas perjanjian gencatan senjata itu disobek, dan terjadilah Perang Padri babak kedua. Pada tahun 1837 pemimpin Perang

Tahu campur

halus, lalu angkat dan sisihkan. Geprek bagian putih dari serai, kemudian sobek daun jeruk. Panaskan minyak goreng dalam panci presto menggunakan api sedang

Sa'ad bin Mu'adz

luka-lukanya membasahi tubuhnya. Abu Bakar lalu datang dan berkata, ‘Punggungnya sobek.’ Nabi berkata,'Biarkan.' Lalu Umar berkata,'Innalillahi wa inna ilaihi

Chris John

pelipis dan dahi Chris John, yang dulu pernah sobek dalam pertandingan sebelumnya melawan Hasono, kini kembali sobek dan mengucurkan banyak darah yang tak kunjung

Nawawi al-Bantani

telah lama dikubur. Bahkan kain kafan penutup jasad Syekh Nawawi tidak sobek dan tidak lapuk sedikitpun. Terang saja kejadian tersebut mengejutkan para