Santo Yudas sang Rasul
Lukisan oleh Georges de La Tour. c. 1615-1620.
Rasul dan Martir
LahirAbad pertama SM atau M
MeninggalAbad pertama M
Persia
Dihormati diGereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks, Gereja Katolik Ritus Timur, Kristen Koptik, Gereja Anglikan
Tempat ziarahSanto Petrus, Roma, Rheims, Toulouse, Prancis
Pesta28 Oktober, 19 Juni
Atributkapak, pentung, kapal, dayung, medali
PelindungArmenia, kehilangan harapan, situasi genting, rumah sakit

Santo Yudas sang Rasul adalah salah satu dari keduabelas rasul Yesus Kristus. Dalam Alkitab dicatat dengan nama "Yudas anak Yakobus"[1] atau "Yudas bin Yakobus".[2] Ia dikenal dengan nama lainnya Tadeus, atau Yudas Tadeus. Ada yang menyamakan dengan Yudas (saudara Yesus), penulis Surat Yudas, tetapi jelas berbeda orang dengan Yudas Iskariot, mantan kedua belas rasul yang mengkhianati Yesus, karena ada catatan mengenai "Yudas, yang bukan Iskariot".[3] Penulis Katolik Michal Hunt berpendapat bahwa Yudas Tadeus mungkin disebut Jude dalam terjemahan bahasa Inggris Perjanjian Baru untuk menghindari kebingungan dengan Yudas Iskariot. Perubahan nama ini dilakukan oleh para penerjemah awal dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Inggris. Dalam banyak bahasa lain, selain bahasa Inggris dan Prancis, Yudas Tadeus dan Yudas disebut dengan nama yang sama, tanpa ada perbedaan.

Santo Yudas sang Rasul Lima Peru

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting



๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Surat Yudas

Surat Yudas merupakan salah satu dari kumpulan surat rasuli yang terakhir pada bagian Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen. Surat Yudas diklaim ditulis

Surat Yakobus

"surat-surat umum" (bahasa Yunani: Katholike Epistolecode: el is deprecated ) bersama dengan surat Yudas, surat 1 Petrus, surat 2 Petrus, dan ketiga surat Yohanes

Yudas Iskariot

Yudas Iskariot (/หˆdส’uหdษ™s ษชหˆskรฆriษ™t/; bahasa Yunani Alkitabiah: แผธฮฟฯฮดฮฑฯ‚ แผธฯƒฮบฮฑฯฮนฯŽฯ„ฮทฯ‚code: grc is deprecated ; Hebrew: ื™ื”ื•ื“ื” ืื™ืฉ ืงืจื™ื•ืช Yษ™hลซda สพฤชลก Qวrฤซyyลแนฏ;

Surat-surat umum

pengarang surat-surat ini, misalnya Surat 2 Petrus dianggap oleh sejumlah pakar sebagai karya pseudopigrafa. Surat Yakobus dan Surat Yudas secara tradisional

Surat Petrus yang Kedua

Petrus sebagai penulis surat ini. Surat ini diyakini ditulis antara tahun 61-62 M, pada periode yang sama dengan surat Yudas, sebelum kematian Petrus

Yudas (saudara Yesus)

Ia dianggap sebagai penulis Surat Yudas yang diakui sebagai salah satu bagian Alkitab Kristen, meskipun dalam pembuka surat itu ia tidak menyebut hubungan

Surat Yohanes yang Pertama

(Indonesia)Willian Barclay. 1990. Pemahamn Alkitab Sehari-hari: Surat-surat Yohanes dan Surat Yudas. Jakarta:BPK Gunung Mulia. Halaman 1 Bambang Subandrijo.

Kepengarangan Surat-surat Petrus

Surat Yudas: Karena Surat Yudas lebih pendek daripada Surat 2 Petrus, dan karena ada berbagai detail gaya penulisan, banyak sarjana menganggap Surat Yudas