Tame Impala | |
|---|---|
Penampilan Tame Impala pada tahun 2014 | |
| Informasi latar belakang | |
| Asal | Perth, Australia Barat |
| Genre | |
| Tahun aktif | 2007–sekarang |
| Label | |
| Artis terkait |
|
| Situs web | www |
| Anggota | |
| Mantan anggota | Nick Allbrook |
Tame Impala (pengucapan: /teɪm ɪmˈpɑːlə/[4]) adalah sebuah grup musik rock asal Australia yang terbentuk pada tahun 2007. Grup musik ini memiliki anggota yaitu Kevin Parker (gitar, vokal), Jay Watson (penyintesis, vokal, gitar), Dominic Simper (gitar, penyintesis), Cam Avery (bass, vokal), dan Julien Barbagallo (drum, vokal). Grup musik ini sempat menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman Modular Recordings, tetapi saat ini Tame Impala bergabung dengan Interscope Records[5] di Amerika Serikat, dan Fiction Records di Britania Raya.
Tame Impala awalnya merupakan sebuah proyek rekaman rumahan saat dibentuk pertama kali pada 2007. Setelah mengeluarkan beragam album mini dan singel, album perdana mereka, Innerspeaker, diluncurkan pada tahun 2010. Album kedua mereka, Lonerism, diluncurkan pada tahun 2012, dengan meraih penghargaan penjualan platinum di Australia sekaligus masuk ke dalam nominasi Album Musik Alternatif Terbaik pada ajang Penghargaan Grammy ke-56 tahun 2014. Album ketiga mereka, Currents, diluncurkan pada bulan Juli 2015.[6]
Gaya musik
suntingGaya musik Tame Impala kerap digambarkan sebagai bentuk modern dari psychedelic rock, dengan nuansa yang kaya akan lapisan suara dan atmosfer yang imersif. Kevin Parker, sebagai penulis lagu, produser, sekaligus otak kreatif di balik proyek ini, banyak memanfaatkan synthesizer, efek reverb, serta teknik rekaman bertumpuk yang menciptakan kesan ruang bunyi luas dan halusinatif. Sejak awal kariernya, Tame Impala menampilkan estetika sonik yang terinspirasi dari musik psikedelia akhir 1960-an dan awal 1970-an, tetapi Parker secara konsisten menggabungkannya dengan sentuhan kontemporer.
Perubahan gaya semakin terasa pada album Currents (2015), ketika elemen musik elektronik dan pop eksperimental lebih dominan, menghadirkan irama yang lebih meriah dan melodi yang lebih mudah diakses tanpa meninggalkan keaslian psikedelia. Kritik musik juga menyoroti adanya pengaruh dari genre seperti shoegaze melalui tekstur gitar fuzzy dan vokal etereal dan juga pendekatan lo-fi yang menghadirkan ciri khas dalam produksi awalnya.
Keunikan Tame Impala terletak pada kemampuannya untuk menjembatani nuansa retro dengan produksi modern: musiknya terdengar sekaligus nostalgis dan futuristik. Parker sendiri pernah mengakui bahwa selain terinspirasi dari band-band psikedelik klasik, ia juga banyak dipengaruhi oleh musik pop arus utama, menjadikan karya Tame Impala memiliki daya tarik lintas genre.[7][8][9]
Referensi
sunting- ^ "Tame Impala | Music". The Guardian. Diakses tanggal 2014-07-03.
- ^ Gregory Heaney (2012-10-08). "Lonerism - Tame Impala | Songs, Reviews, Credits, Awards". AllMusic. Diakses tanggal 2014-07-03.
- ^ Gourlay, Dom (2012-10-23). "Album Review: Tame Impala - Lonerism / Releases / Releases // Drowned In Sound". Drownedinsound.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-01-26. Diakses tanggal 2014-07-03.
- ^ "taym im-PAH-la" – Pitchfork Weekly. "Tame Impala Session Teaser / Interview (0 mins 25 sec)". Pitchfork Weekly. Diakses tanggal 16 June 2013.
- ^ "Tame Impala Discuss New Album 'Currents', Release Album Artwork and New Track 'Cause I'm A Man' [LISTEN] : Genres". Music Times. Diakses tanggal 2015-07-17.
- ^ "Tame Impala-"Eventually"". DeVille, Chris. 7 May 2015.
- ^ "Tame Impala – Trace It Back". TeachRock. Diakses tanggal 17 September 2025.
- ^ "Tame Impala: Currents Album Review". Pitchfork. 20 Juli 2015. Diakses tanggal 17 September 2025.
- ^ "Album Review: Tame Impala, Lonerism". Rolling Stone. 4 Oktober 2012. Diakses tanggal 17 September 2025.
Pranala luar
sunting








