Teki ladang
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Poales
Famili: Cyperaceae
Genus: Cyperus
Spesies:
C.ย rotundus
Nama binomial
Cyperus rotundus

Teki ladang atau manggata (Cyperus rotundus) adalah gulma pertanian yang biasa dijumpai di lahan terbuka. Apabila orang menyebut "teki", biasanya yang dimaksud adalah jenis ini, walaupun ada banyak jenis Cyperus lainnya yang berpenampilan mirip.

Teki sangat adaptif dan karena itu menjadi gulma yang sangat sulit dikendalikan. Ia membentuk umbi (sebenarnya adalah tuber, modifikasi dari batang) dan geragih (stolon) yang mampu mencapai kedalaman satu meter, sehingga mampu menghindar dari kedalaman olah tanah (30ย cm). Teki menyebar di seluruh penjuru dunia, tumbuh baik bila tersedia air cukup, toleran terhadap genangan, mampu bertahan pada kondisi kekeringan.

Ia termasuk dalam tumbuhan berfotosintesis melalui jalur C4.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gulma

Kelompok ini mencakup semua anggota Cyperaceae (suku teki-tekian) yang menjadi gulma. Contoh: teki ladang (Cyperus rotundus), udelan (Cyperus kyllingia), dan

Alelopati

menuliskan tentang bagaiman buncis dan jelai dapat berefek "menghanguskan" ladang. Selain itu, dia juga mengemukakan bahwa pohon Walnut bersifat toksik (beracun)

Fay Nabila

Tapi Dikhianati yang Kutangisi (2021) Suara Hati Istri: Aku Dijadikan Ladang Uang oleh Suamiku (2021) Kisah Nyata: Ayah Tiriku Terobsesi Kepadaku (2021)

Prasasti Ciaruteun

Cipta Loka Caraka. Bandingkan E.E. McKinnon. "Prasasti Ciaruteun: suatu teka-teki, laba-laba atau lambang Sri?" Kalpataru 12:1-6, 1996 H.P. Hoepermans โ€œHindoe-Oudheden

Pantun

Pantun teka-teki, sesuai namanya, memberikan teka-teki bagi si pendengar untuk diselesaikan. Petunjuk yang diberikan dalam pantun teka-teki sering kali

Temu Mesti

dalam menari, nembang, dan menyampaikan wangsalan atau cangkriman (teka-teki), yang ditambah dengan ciri khas suaranya yang unik, yaitu melengking tinggi

Bahasa Semende

dalam bahasa Semende lazim digunakan untuk menyatakan pengertian kebun atau ladang, seperti kaweghan yang berarti kebun kopi (kata dasar kawe) dan pisangan

Lahan rumput

daerah yang vegetasinya didominasi oleh rerumputan ( Poaceae ). Namun, rumput teki ( Cyperaceae ) dan rumput jarum ( Juncaceae ) juga dapat ditemukan bersama