AS Roma
Logo AS Roma
Nama lengkapAssociazione Sportiva Roma SpA
Julukani Giallorossi (Kuning-Merah)
La Maggica (Ajaib)
i Lupi (Serigala)
Berdiri22ย Juli 1927; 98 tahun laluย (1927-07-22)
(oleh Italo Foschi)
StadionStadion Olimpiade Roma
Roma, Italia
(Kapasitas: 70.634)
PresidenAmerika Serikat Dan Friedkin
Pelatih kepalaItalia Gian Piero Gasperini
LigaSerie A
2023โ€“2024Serie A, ke 6 dari 20
Situsย webSitus web resmi klub
Kostum kandang
Kostum tandang
Kostum ketiga
Musim ini
A.S. Roma

Tim utama

Tim wanita

Tim junior

Associazione Sportivo Roma atau biasa di sebut dengan A.S. Roma atau Roma saja adalah klub sepak bola yang bermarkas di Roma, Italia. AS Roma meraih Di panggung Eropa Roma memenangkan Piala Inter-Cities Fairs pada 1960-61 tiga gelar Serie A dan juara edisi pertama Liga Konferensi Eropa UEFA pada musim 2021โ€“2022. Francesco Totti dan Daniele De Rossi merupakan pemain yang paling setia terhadap klub ini dan dianggap sebagai legenda terbesar klub.

Roma telah menjuarai Serie A tiga kali, pertama di 1941โ€“1942 kemudian pada 1982โ€“1983 dan pada 2000โ€“2001, serta memenangkan sembilan gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana dua gelar. Di panggung Eropa, Roma memenangkan Piala Inter-Cities Fairs pada 1960-61, mendekati kemenangan Piala Eropa pada 1983-84 (kalah di final bermain di kandang melawan Liverpool setelah adu penalti), berakhir sebagai runner-up di Piala UEFA untuk 1990-1991 (kalah agregat melawan Inter Milan). Dan menjuarai Liga Konfederasi UEFA pada 2021-2022 setelah mengalahkan Feyenoord di Final.

Pertandingan kandang saat ini bermain di Stadion Olimpiade Roma, tempat mereka berbagi dengan rival sekota Lazio. Dengan kapasitas lebih dari 72.000, itu adalah stadion dengan kapasitas terbesar kedua di Italia, di bawah kapasitas yang dimiliki San Siro . Pada bulan September 2009 klub mengumumkan rencana untuk membangun stadion berkapasitas 55.000 yang baru di pinggiran barat Roma. Desain adalah model setelah stadion sepak bola Inggris dengan tujuan yang untuk memberikan pendukung melihat lebih dekat di lapangan.[1] Pada September 2011, diumumkan bahwa presiden baru, Thomas R. DiBenedetto, telah mencapai kesepakatan dengan wali kota Roma, Gianni Alemanno, untuk memiliki stadion baru selesai pada tahun 2016. Seperti rencana sebelumnya oleh Sensi, stadion baru ini harus dimodelkan setelah stadion Inggris.[2]

Sejarah

sunting
Italo Foschi, presiden pertama A. S. Roma
Attilio Ferraris, kapten Roma pada awal-awal pembentukan tim

A.S. Roma didirikan pada musim panas 1927 oleh Italo Foschi dengan cara menggabungkan 3 klub sepak bola dari kota Roma,Italia yaitu Roman FC, SS Alba-Audace dan Fortitudo-Pro Roma SGS. Alasan dari merger ketiga klub ini adalah untuk membentuk sebuah klub sepak bola yang kuat untuk menjadi rival dari klub-klub sepak bola Italia bagian Utara. Namun dari penggabungan ini, ada satu klub di kota Roma waktu itu yang tidak ikut bergabung, yaitu Lazio karena suatu intervensi dari Jenderal Vaccaro, anggota klub dan eksekutif dari Federasi Sepak Bola Italia.

Tujuan merger adalah untuk memberikan klub ibu kota Italia yang kuat untuk menyaingi klub-klub Italia Utara yang lebih dominan pada saat itu. Satu-satunya klub besar Romawi yang menolak merger adalah S.S. Lazio karena campur tangan tentara Jenderal Vaccaro, anggota klub dan eksekutif Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Ketiga klub pendirinya terdegradasi, tetapi FIGC yang berhaluan fasis bertaruh atas kapasitas tim baru tersebut untuk memberikan representasi yang lebih kuat ke ibu kota Italia, dan mereka dianugerahi wild card untuk Divisione Nazionale, cikal bakal Serie A. Klub ini memainkan musim awalnya di stadion Motovelodromo Appio, sebelum menetap di jalanan kelas pekerja Testaccio, di mana klub ini membangun Campo Testaccio yang seluruhnya terbuat dari kayu; ini dibuka pada bulan November 1929. Musim awal di mana Roma membuat prestasi besar adalah kejuaraan 1930-31, di mana klub tersebut finis sebagai runner-up di belakang Juventus F.C.. Kapten Attilio Ferraris, bersama Guido Masetti, Fulvio Bernardini dan Rodolfo Volk adalah pemain yang sangat penting pada periode ini.

Hingga kini satu-satunya kejuaraan antar klub Eropa yang pernah dijuarai oleh AS Roma adalah Piala Inter-Cities Fairs pada periode 1960-1961 yang merupakan cikal bakal dari kejuaraan UEFA Europa League. Ironisnya kompetisi Piala Inter-Cities Fairs ketika itu ternyata tidaklah di selenggarakan oleh UEFA sehingga sebagai konsekuensinya UEFA tidak menganggap catatan juara klub-klub di Piala Inter-Cities Fairs termasuk AS Roma untuk menjadi bagian dari catatan Eropa mereka.

Kemenangan Gelar Pertama dan Penurunan

sunting
Squad Roma saat mendapatkan gelar Scudetto pertama

Setelah kemerosotan performa dalam pertandingan liga dan banyaknya pemain kunci yang hengkang, Roma pada akhirnya membangun kembali skuat mereka dengan menambahkan Top Scorer Argentina, Enrique Guaita. Di bawah asuhan Pelatih Luigi Barbesino, AS Roma berhasil meraih gelar pertama mereka di musim 1935 - 36; menyelesaikan sisa musim hanya selisih satu poin di bawah juara pertama, Bologna F.C. 1909.

Roma kembali ke penampilan terbaiknya setelah tampil tidak konsisten di musim akhir 1930-an; Roma mencatat kemenangan dan meraih Scudetto dengan mengejutkan di musim 1941-42. Delapan belas gol yang dicetak oleh pemain lokal Amedeo Amadei adalah hal yang penting bagi Pelatih Alfred Schaffer saat itu. Pada saat itu, Italia terlibat dalam Perang Dunia II dan AS Roma sedang bermain di stadion Partito Nazionale del Fascista.

Pada tahun-tahun setelah perang, Roma tidak mampu merebut kembali title Scudetto. AS Roma menyelesaikan musim di papan bawah Serie A selama lima musim berturut-turut. Sehingga pada akhirnya harus jatuh ke jurang degradasi Serie B pada akhir musim 1950-51 musim; sekitar satu dekade setelah kemenangan Scudetto mereka. Berkat kesigapan dan antusiasme dari Pelatih Giuseppe Viani, promosi ke Serie A langsung kembali tercapai.

Setelah kembali ke Serie A, Roma berhasil untuk menstabilkan diri mereka sebagai sebuah klub papan atas lagi dengan pemain seperti Egisto Pandolfini, Dino Da Costa dan Dane Helge Bronee. Meskipun Roma tidak dapat masuk ke empat besar selama dekade berikut, tetapi mereka berhasil meraih beberapa trofi. Trofi kehormatan pertama mereka di luar Italia tercatat pada 1960-61 ketika Roma memenangkan Piala Inter-Cities Fairs dengan mengalahkan Birmingham City F.C. 4โ€“2 pada pertandingan final. Beberapa tahun kemudian Roma pertama kali memenangkan Coppa Italia pada musim 1963-64, dengan mengalahkan Torino F.C. 1โ€“0.

Titik terendah mereka datang selama musim 1964-65 ketika manajer Juan Carlos Lorenzo mengumumkan bahwa klub tidak bisa membayar pemain dan kemungkinan tidak akan mampu membayar untuk perjalanan ke Vicenza untuk memenuhi pertandingan berikutnya. Para pendukung fanatik klub terus berjuang demi klub kesayangannya, AS Roma dengan cara pengumpulan dana di Teater Sistina dan kebangkrutan itu dihindari dengan terpilihnya presiden baru klub Franco Evangelisti.

Gelar kedua mereka yaitu Coppa Italia dimenangkan di musim 1968-69. Giacomo Losi menjadi sejarah dan mencatatkan rekor penampilan terbanyak di AS Roma selama tahun 1969 dengan 450 penampilan di semua kompetisi, rekor tersebut dipegangnya selama 38 tahun.

Periode Kemenangan di Berbagai Kompetisi

sunting
Kapten klub Giacomo Losi dengan Piala Fairs pada tahun 1960โ€“61

Roma mampu menambah satu piala lagi untuk koleksi mereka pada tahun 1972, dengan kemenangan 3-1 atas Blackpool F.C. di Piala Anglo-Italia. Tempat terbaik AS Roma mampu mencapai selama dekade ketiga di 1974-75. Pemain terbaik selama periode ini termasuk gelandang Giancarlo De Sisti dan Francesco Rocca.

Era baru kesuksesan dalam sejarah sepak bola AS Roma ditambah dengan kemenangan Coppa Italia, mereka mengalahkan Torino F.C. dalam drama adu penalti untuk memenangkan Piala pada musim 1979-80. AS Roma telah berhasil mencapai posisi atas dalam klasemen di Serie A yang mereka belum tersentuh sejak 1940-an. Mantan pemain AC Milan Nils Liedholm adalah pelatih pada saat itu, dengan pemain seperti Bruno Conti, Agostino Di Bartolomei, Roberto Pruzzo dan Falcao.

Scudetto kedua diraih AS Roma pada musim 1982-83. AS Roma memenangkan gelar untuk pertama kalinya dalam 41 tahun. Pada musim berikutnya Roma finis sebagai runner-up Serie A dan mengumpulkan gelar Coppa Italia, mereka juga berhasil sebagai runner-up di Piala Eropa akhir 1984. Final Piala Eropa dengan Liverpool F.C. berakhir imbang 1-1 dengan gol dari Pruzzo, tetapi Roma akhirnya kalah dalam babak adu penalti. Kesuksesan Roma kembali terjadi pada tahun 1980 di mana berhasil mencapai posisi runner-up Serie A di musim 1985-86 dan kembali menjuarai Coppa Italia mengalahkan Sampdoria 3-2.

Tahun 1990-an merupakan awal munculnya striker Francesco Totti yang menjadi penggawa penting dari tim sebagai kapten dan ikon klub.

Periode Millenium dan Kebangkitan

sunting
17 Juni 2001 โ€“ Roma-Parma 3โ€“1: Roma memenangkan kejuaraan Italia ketiga dalam sejarahnya. Pendukung dari Curva Sud yang gembira

Roma kembali bergairah dalam tahun 2000-an, dekade ini dimulai dengan perombakan besar dengan memenangkan Scudetto ketiga mereka pada musim 2000-01, saat itu scudetto dimenangkan pada hari terakhir musim dengan mengalahkan Parma 3-1 dan mengungguli Juventus dengan selisih dua poin. Kapten Roma, Francesco Totti merupakan pemain yang berjasa besar untuk mengantarkan kemenangan dan ia akan menjadi salah satu pahlawan utama dalam sejarah AS Roma. Pemain penting lain yang turut mengantarkan AS Roma meraih Scudetto ketiga termasuk Aldair, Cafu, Gabriel Batistuta dan Vincenzo Montella.

Klub berusaha untuk mempertahankan gelar di musim berikutnya tetapi berakhir sebagai runner-up di bawah Juventus dengan selisih hanya satu poin. Roma kembali dikapitalisasi beberapa waktu di musim 2003-04. Pada November 2003 sebesar โ‚ฌ 37,5 juta disuntikkan oleh "Roma 2000" untuk menutup kerugian setengah tahun dari tahun sebelumnya. Dan sekali lagi pada 30 Juni sebesar โ‚ฌ 44.570.000 dikucurkan untuk menyehatkan kondisi keuangan Klub. Melalui pasar saham, lebih jauh โ‚ฌ 19,850 juta saham baru yang diterbitkan, dan pada akhir tahun, modal saham adalah โ‚ฌ 19.878.000, dan tidak berubah pada 2011. Musim berikutnya kepergian Walter Samuel seharga โ‚ฌ 25 juta dan Emerson senilai โ‚ฌ, 28 juta yang berdampak pada penurunan kekuatan skuat, sehingga Giallorossi menyelesaikan musim 2011 di tempat kedelapan, salah satu yang terburuk musim dalam beberapa musim terakhir.

Francesco Totti, kapten saat ini, dengan Coppa Italia 2007โ€“08

Sebuah skandal Serie A terungkap selama 2006 dan Roma adalah salah satu tim yang tidak terlibat, setelah hukuman ditetapkan kepada Klub-klub yang terlibat skandal, Roma mendapat berkah atas dihukumnya Klub yang terlibat Skandal dan kembali diklasifikasikan sebagai runner-up pada 2005-06ย ; musim yang sama di mana mereka menyelesaikan Ajang di Coppa Italia sebagai Runner-up karena kalah dari Internazionale. Dalam dua musim berikutnya, Roma menduduki posisi runner-up Serie A, yang berarti bahwa pada tahun 2000-an berhasil mencapai posisi dua teratas lebih dari satu dekade dalam sejarah mereka. Sementara itu di Liga Champions, mereka mencapai perempat final untuk menghadapi Manchester United. Pada partai pertama di kandang mereka mampu mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1 walau harus tunduk dengan skor 7-1 di Manchester.

Setelah awal yang mengecewakan pada musim 2009-10, Claudio Ranieri menggantikan Luciano Spalletti sebagai pelatih. Pada saat itu, Roma terpuruk di papan bawah Serie A setelah kalah dari Juventus dan Genoa. Meskipun kemunduran ini, Roma kemudian memulai musim dengan rekor tak terkalahkan yang luar biasa dari 24 pertandingan di Serie A - yang terakhir menang dari 2-1 atas rival se-kotanya Lazio.

Akhir Era Sensi

sunting

Pada musim panas tahun 2010, keluarga Sensi setuju untuk melepaskan kontrol mereka terhadap AS Roma. Ini turut mengakhiri masa pemerintahan presiden dari keluarga Sensi yang telah memimpin klub sejak 1993. Sampai pemilik baru diangkat, Rosella Sensi akan melanjutkan peran sebagai Presiden klub. Musim 2010-11 Roma mulai dengan kemenangan pada tingkat domestik dan level Eropa. Ini termasuk mengalahkan tim seperti Cagliari, Brescia dan kekalahan 2-0 melawan Bayern Mรผnchen di tahap grup Liga Champions. Juga disertai dengan kemenangan melawan Inter Milan dan kemenangan sensasional melawan Bayern Mรผnchen pada laga away, yang membawa Roma menang dengan agregat 3-2. Setelah serangkaian hasil buruk tanpa kemenangan dari lima pertandingan berturut-turut, Claudio Ranieri mengundurkan diri sebagai pelatih kepala pada bulan Februari 2011, dan mantan striker Vincenzo Montella diangkat sebagai Pelatih sementara sampai akhir musim.

Pada tanggal 16 April 2011, kontrak pengambilalihan ditandatangani. Perusahaan induk baru, adalah NEEP Roma Holding SpA, sebuah perusahaan patungan dari DiBenedetto AS Roma LLC dan UniCredit SpA, dalam rasio 60-40. NEEP sendiri memiliki โ‚ฌ 120.000 modal saham. NEEP akan membeli saham 67,1% (atau 88.918.686 lembar saham) dari AS Roma SpA (klub itu sendiri, senilai โ‚ฌ 60,3 juta), kepemilikan seluruh Real ASR Estat Srl dan Brand Management S.r.l. dari Sensi 2000 Roma Srl (sebuah anak perusahaan dari Italpetroli) dengan total โ‚ฌ 70.300.000.

Pengambilalihan ini dipimpin oleh Thomas R. DiBenedetto, melalui DiBenedetto AS Roma LLC (bersama dengan James Pallotta, Michael Ruane dan Richard D'Amore, akuntansi untuk modal 25% masing-masing). Tanggal transaksi dijadwalkan pada tanggal 31 Juli 2011, tetapi ditunda hingga 18 Agustus.

Kepemilikan baru segera mulai berlaku dengan membuat perubahan signifikan dalam klub, mempekerjakan Walter Sabatini sebagai direktur sepak bola dan mantan pemain internasional Spanyol dan FC Barcelona B pelatih Luis Enrique sebagai Pelatih; Gelandang menyerang Erik Lamela dari River Plate, Striker Bojan Krkic dari Barcelona, Kiper Maarten Stekelenburg dari Ajax Amsterdam dan Bek Gabriel Heinze.

Dalam kepemilikan NEEP Roma Holding SpA juga mulai pengambilalihan total, yang mana perusahaan akan membeli saham dari pemegang saham minoritas dan pasar umum (43.604.610 saham atau 32,903%), untuk โ‚ฌ 0,6781 per saham, harga yang sama NEEP yang membeli saham dari Sensi. NEEP juga menyatakan bahwa de-listing perusahaan bukan suatu keharusan seperti yang diaktifkan oleh hukum.

Kepemilikan Amerika dan Era Pallotta

sunting

Pada musim panas tahun 2010, keluarga Sensi setuju untuk melepaskan kendali mereka atas Roma sebagai bagian dari perjanjian penyelesaian utang, mengakhiri pemerintahan mereka yang dimulai pada tahun 1993. Sampai pemilik baru ditunjuk, Rosella Sensi melanjutkan penyutradaraannya peran klubย pada akhir musim. Pada musim ini pula ikon Roma Francesco Totti mencetak golnya yang ke-200 di Serie A melawan ACF Fiorentina pada Maret 2011, menjadi satu-satunya pemain keenam yang mencapai prestasi tersebut.

Francesco Totti, pencetak gol terbanyak dan pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah Roma

Pada 16 April 2011, kontrak pengambilalihan ditutup dengan grup investasi Amerika yang dipimpin oleh Thomas R. DiBenedetto dengan James Pallotta, Michael Ruane dan Richard D'Amore sebagai mitra. DiBenedetto menjadi presiden klub ke-22 yang menjabatย dari 27 September 2011 hingga 27 Agustus 2012 dan digantikan oleh Pallotta. Perusahaan induk perantara yang baru, NEEP Roma Holding 60% dimiliki oleh "AS Roma SPV, LLC" milik Amerika dan sisanya (40%) dimiliki oleh kreditur Sensi, UniCredit.ย Saham yang sebelumnya dipegang oleh Sensi (sekitar 67%) dengan sisanya mengambang bebas di pasar saham. UniCredit kemudian melepas investasi NEEP Roma Holding untuk dijual ke "AS Roma SPV, LLC" dan Pallotta.

Kepemilikan baru mempekerjakan Walter Sabatini sebagai direktur sepak bola dan mantan pemain internasional Spanyol dan pelatih Barcelona B Luis Enrique sebagai manajer. Penandatanganan termasuk gelandang serang Erik Lamela dari River Plate dan penyerang Bojan Krkic dari FC Barcelona, serta Dani Osvaldo dan Miralem Pjaniฤ‡. Di lapangan, tim tersingkir dari babak play-off Liga Eropa UEFA 2011-12 oleh SK Slovan Bratislava. Pada tahun 2012, Pallotta menjadi presiden baru. Pra-musim 2012-13 dimulai dengan mempekerjakan mantan manajer Zdenฤ›k Zeman. Ia dipecat pada 2 Februari 2013, sementara tim berakhir di tempat keenam di Serie A, dan kalah 1-0 dari rivalnya, S S. Lazio di final Coppa Italia. Ini adalah kali pertama Lazio dan Roma bentrok di final Coppa Italia. Akibatnya, Roma tersingkir dari kompetisi Eropa untuk musim kedua berturut-turut.

Rudi Garcia saat menjadi pelatih Roma pada 2014

Pada 12 Juni 2013, Rudi Garcia ditunjuk sebagai manajer baru Roma.ย Dia memenangkan sepuluh pertandingan pertamanya (rekor Serie A sepanjang masa) termasuk kemenangan derby 2-0 melawan S.S. Lazio, kemenangan tandang 3-0 ke Internazionale Milano dan kemenangan kandang 2-0 atas rival gelar S.S.C. Napoli. Selama periode ini, Roma mencetak 24 gol dan hanya kebobolan sekali, saat bertandang ke Parma Calcio 1913. Klub ini memperoleh 85 poin dan menempati posisi kedua di belakang Juventus F.C., yang memenangkan liga dengan memecahkan rekor 102 poin. Pada tahun 2014 โ€“15, Roma menempati posisi kedua di belakang Juventus untuk musim kedua berturut-turut setelah penampilan buruk pada tahun 2015. Pada akhir musim, klub dikenai sanksi karena merugi dan melanggar Peraturan Financial Fair Play UEFA, dan dihukum dengan hukuman denda hingga โ‚ฌ6 juta dan skuad terbatas untuk kompetisi UEFA.

Menjelang musim 2015-16, Roma mengakuisisi pemain internasional Bosnia dan Herzegovina, Edin Dลพeko, dari Manchester City F.C dengan status pinjaman โ‚ฌ4 juta dengan opsi pembelian โ‚ฌ11 juta, yang diaktifkan. Pada 13 Januari 2016, Garcia dipecat setelah hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan Serie A. Luciano Spalletti kemudian ditunjuk sebagai manajer Roma untuk periode keduanya. Pada tanggal 21 Februari, FrancescoTotti secara terbuka mengkritik Spalletti karena kurangnya waktu bermainnya sejak kembali dari cedera. Akibatnya, Totti kemudian dikeluarkan oleh Spalletti saat Roma menang 5-0 atas Palermo F.C., dan keputusan tersebut menyebabkan keributanย di kalangan penggemar dan di media. Setelah perselisihan awal mereka, Spalletti mulai menggunakan Totti sebagai pemain pengganti, dan dia berkontribusi dengan empat gol dan satu assist setelah masuk dari bangku cadangan dalam lima pertandingan Serie A berturut-turut. Spalletti mampu memimpin Roma dari posisi tengah klasemen ke finis ketiga di Serie A, memastikan tempat play-off Liga Champions UEFA.

Selama musim panas 2016, Roma kehilangan gelandang Miralem Pjaniฤ‡ ke rivalnya Juventus F.C. untuk memperbaiki posisi keuangannya. Pada 27 April 2017, Roma menunjuk mantan direktur olahraga Sevilla FC Monchi. Pada tanggal 28 Mei tahun itu, pada hari terakhir musim 2016-17, Totti membuat penampilan ke-786 dan terakhirnya untuk Roma sebelum pensiun dalam kemenangan kandang 3-2 melawan Genoa C.FC., masuk sebagai pemain pengganti Mohamed Salah di menit ke-54. Dan menerima tepuk tangan meriah dari para penggemar. Kemenangan tersebut membuat Roma finis kedua di Serie A di belakang Juventus. Daniele De Rossi menggantikan Totti sebagai kapten klub dan menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun.

TTim Roma musim 2017โ€“18 saat pertandingan fase grup Liga Champions UEFA melawan Chelsea F.C.

Pada 13 Juni 2017, mantan pemain Roma Eusebio Di Francesco ditunjuk sebagai manajer baru klub, menggantikan Spalletti yang berangkat ke Internazionale. Roma kembali kehilangan pemain kuncinya selama jendela transfer musim panas, dengan Mohamed Salah bergabung dengan Liverpool F.C. dengan biaya โ‚ฌ39 juta (ยฃ34 juta). Beberapa pemain baru bergabung dengan klub, termasuk kesepakatan rekor klub hingga โ‚ฌ40 juta untuk striker U.C. Sampdoria Patrik Schick.ย Pada Liga Champions UEFA 2017โ€“18 Roma bermain imbang melawan FC Barcelona di perempat final, dikalahkan 4-1 saat tandang di leg pertama tetapi menang 3-0 di leg kedua untuk melaju ke semi-final berkat gol tandang.ย Pertama kali sejak 1984, roma kemudian kalah dari Liverpool F.C., tim yang mengalahkan mereka di Final Piala Eropa 1984 dengan agregat 7โ€“6. Roma mengakhiri musim 2017-18 di posisi ke-3 dengan 77 poin, lolos ke Juara musim berikutnya.

Pada musim panas 2018, Roma sibuk di bursa transfer, sebagian besar berkat โ‚ฌ83 juta yang mereka terima dari mencapai semifinal Liga Champions, serta menjual kiper Alisson Becker dengan harga rekor dunia โ‚ฌ72 juta termasuk bonus ke Liverpool F.C.. Roma menghabiskan โ‚ฌ150 juta untuk merekrut pemain seperti Shick, Steven Nzonzi, Javier Pastore, Patrick Kluivert, Defrel dan banyak lagi, sambil menjual dua gelandang awal mereka dari musim sebelumnya, Radja Nainggolan dan Kevin Strootman. melawan FC Porto dengan agregat 4โ€“3 di babak 16 besar Liga Champions.ย Di Francesco dipecat dan digantikan oleh Claudio Ranieri yang menjabat sebagai manajer sementara. Keesokan harinya, direktur olahraga Monchi mengundurkan diri karena perbedaan pendapat dengan Pallotta; presiden klub membantah rekeningnya Dalam dua tahun Monchi di klub, dia menghabiskan ยฃ208 juta untuk 21 pemain, sementara ketika dia pergi 12 pemainnya tetap di klub. Di bawah asuhan Ranieri, Roma gagal lolos ke Liga Champions finis di urutan ke-6.

Era Friedkin dan kesuksesan Eropa

sunting

Pada bulan Desember 2019, AS Roma SPV LLC sedang dalam negosiasi akhir untuk menjual tim tersebut seharga $872 juta, kepada pengusaha Amerika Dan Friedkin, tetapi negosiasi terhenti selama pandemi COVID-19. Pada 6 Agustus 2020, Friedkin menandatangani kontrak awal untuk setuju membayar $591 juta kepada Pallotta, pemegang saham utama Roma. Paulo Fonseca, yang diangkat sebagai manajer pada tahun 2019, pergi dua tahun kemudian dan digantikan oleh rekannya dari Portugal Josรฉ Mourinho.ย Pada 25 Mei 2022, ia memimpin Roma memenangkan edisi perdana Liga Konferensi Eropa UEFA, mengalahkan Feyenoord di final.

Warna, Lambang dan Nama Panggilan

sunting
Logo Roma pada 1930-34, varian ini masih digunakan hingga saat ini, terutama di kostum tandang

Warna dalam logo AS Roma adalah warna merah marun dengan trim kuning keemasan mewakili warna khas dari Kota Abadi (Roma), dalam pakaian resmi Pemerintah Roma juga memiliki warna yang sama. Emas melambangkan Tuhan dalam Katolik Roma, sementara merah marun mewakili martabat kekaisaran.

Logo itu sendiri pada awalnya dikenakan oleh Roman Football Club, salah satu dari tiga klub yang bergabung untuk membentuk inkarnasi pada tahun 1927. Karena warna yang mereka kenakan, Roma sering dijuluki I Giallorossi yang berarti merah-kuning.

Mungkin karena pasar marketing modern, beberapa tahun terakhir trim kuning keemasan diganti dengan oranye dipadukan dengan merah marun.

Sebuah julukan populer lainnya adalah I Lupi (serigala), Serigala selalu tampil di lencana AS Roma dalam bentuk yang berbeda sepanjang sejarah mereka. Saat ini lambang tim adalah salah satu yang digunakan ketika klub pertama kali didirikan. Ini menggambarkan serigala betina dengan dua bayi kembar, Romulus dan Remus, yang menggambarkan mitos berdirinya Kota Roma.

Pemasok Kostum dan Sponsor

sunting
Periode Pemasok kostum Sponsor kaus
1970โ€“71 Lacoste Tidak ada
1972โ€“76 Tidak ada
1977โ€“79 Adidas
1979โ€“80 Pouchain
1980โ€“81 Playground
1981โ€“82 Barilla (pasta)
1982โ€“83 Patrick
1983โ€“86 Kappa
1986โ€“91 NR
1991โ€“94 Adidas
1994โ€“95 Asics Nuova Tirrena (asuransi)
1995โ€“97 INA Assitalia (asuransi)
1997โ€“00 Diadora
2000โ€“02 Kappa
2002โ€“03 Mazda (mobil)
2003โ€“05 Diadora
2005โ€“06 Banca Italease (grup perbankan)
2006โ€“07 Tidak ada
2007โ€“13 Kappa WIND (telekomunikasi)
2013โ€“14 Tidak ada Roma Cares (organisasi sosial)[3]
2014โ€“21 Nike[4] Qatar Airways (penerbangan)
2021-22 New Balance DigitalBits (blockchain)
2023-sekarang Adidas Riyadh Season (hiburan)

Catatan: Seragam AS Roma musim 2013-14 tidak menggunakan merek apapun juga dikarenakan kontrak dengan Kappa dihentikan pada musim 2012-13 dan kontrak dengan Nike baru dimulai pada musim 2014-15, walau seragam tersebut sebenarnya diproduksi oleh Asics namun tanpa perjanjian untuk menampilkan merek Asics di seragam mereka.[5]

Pendukung dan Rivalitas

sunting
Pendukung Roma di Stadio Olimpico

AS Roma adalah yang memiliki Fans terbanyak kelima selain Juventus, Internazionale, Milan dan Napoli dengan sekitar 7% dari penggemar sepak bola Italia mendukung AS Roma (menurut penelitian Institut Doxa-L'Espresso terhadap April 2006). Secara historis Bagian terbesar dari pendukung AS Roma di kota Roma datang dari penduduk kota bagian dalam, terutama Testaccio. Kelompok Fans pendukung AS Roma yang tertua adalah Commando Ultra Curva Sud biasa disingkat CUCSย ; kelompok ini didirikan oleh penggabungan kelompok-kelompok kecil dan dianggap salah satu yang paling bersejarah dalam sejarah sepak bola Eropa. Namun, pada pertengahan 1990-an CUCS telah dirampas oleh kelompok yang bersaing dan akhirnya bubar. Sejak saat itu, Curva Sud dari Stadion Olimpico telah dikendalikan oleh kelompok sayap kanan seperti: AS Roma Ultras, BOYS, Giovinezza dan lainnya. Pada bulan September 2009 klub mengumumkan rencana untuk membangun baru stadion berkapasitas 55.000 di pinggiran barat Roma.

Lagu kebangsaan klub paling dikenal dan menjadi motto adalah Roma, Roma, Roma yang diciptakan oleh Antonello Venditti seorang kader Partai Komunis Italia, yang juga menyanyikan lagu Communisti al Sole. Makna lagu kurang lebih memiliki makna "Roma tidak untuk dipertanyakan, tetapi untuk dicintai" dan dinyanyikan setiap sebelum pertandingan, lagu Grazie Roma, dengan penyanyi yang sama, dimainkan pada akhir pertandingan kandang saat menang. Baru-baru ini reff utama dari The White Stripes lagu dari Seven Nation Army juga telah menjadi sangat populer dalam pertandingan.

Rivalitas

sunting
Pemain Roma dan Lazio berangkulan dalam Derby della Capitale pada 2008. Kedua klub dikenal memiliki rivalitas abadi yang kerap menimbulkan bentrokan suporter yang fatal.

Dalam sepak bola Italia AS Roma adalah klub dengan banyak persaingan, pertama dan terpenting adalah persaingan mereka dengan rival se-kota mereka SS Lazio. Derby antara keduanya disebut Derby della Capitale, itu adalah pertandingan satu tim se-kota (derby) yang paling panas dan emosional dalam sejarah persaingan sepak bola di dunia. Hasil telah melihat beberapa kasus kekerasan pada masa lalu termasuk kematian Fans Lazio, Vincenzo Paparelli di musim 1979-1980 sebagai akibat dari sebuah senjata api ditembakkan dari Tribun Curva Sud. Kebencian Roma juga terhadap fans Ultras Internazionale, Boys SAN yang tergabung dalam Curva Nord, yang pernah membuat spanduk "Di Roma hanya ada Lazio", kelompok supporter Internazionale juga pernah membakar jersey Roma ketika musim 2009-2010, saat persaingan Roma di bawah komando Ranieri berhasil merebut posisi puncak 3 minggu sebelum Internazionale kembali kepuncak dan juara, saat Roma dijegal Sampdoria 2-1.

Dengan Napoli, Roma juga bersaing di Derby del Sole persaingan yang berarti "Derby Matahari". Saat ini juga persaingan antar fans klub raksasa Serie A lainnya seperti Juventus (persaingan lahir terutama pada 1980-an), Milan dan Inter (meningkat dalam tahun-tahun terakhir) yang bersaing untuk dapat menduduki zona Liga Champions.

Di luar Italia, Roma memiliki rivalitas dengan beberapa klub, seperti:

Pemain

sunting

Tim utama

sunting
Per 24 September 2024. [16]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
3 DF Spanyolย ESP Angeliรฑo
4 MF Italiaย ITA Bryan Cristante (Wakli kapten)
5 DF Pantai Gadingย CIV Evan Ndicka
7 MF Italiaย ITA Lorenzo Pellegrini (Kapten)
11 FW Ukrainaย UKR Artem Dovbyk
12 DF Arab Saudiย KSA Saud Abdulhamid
14 FW Uzbekistanย UZB Eldor Shomurodov
15 DF Jermanย GER Mats Hummels
16 MF Argentinaย ARG Leandro Paredes
17 MF Prancisย FRA Manu Konรฉ (dipinjam dari Borussia Mรถnchengladbach)
18 FW Argentinaย ARG Matรญas Soulรฉ
19 DF Turkiย TUR Zeki ร‡elik
21 FW Argentinaย ARG Paulo Dybala
No. Pos. Negara Pemain
22 DF Spanyolย ESP Mario Hermoso
23 DF Italiaย ITA Gianluca Mancini (Wakil kapten)
26 DF Swediaย SWE Samuel Dahl
28 MF Prancisย FRA Enzo Le Fรฉe
35 FW Italiaย ITA Tommaso Baldanzi
56 MF Belgiaย BEL Alexis Saelemaekers (dipinjam dari Milan)
59 MF Polandiaย POL Nicola Zalewski
61 MF Italiaย ITA Niccolรฒ Pisilli
66 DF Spanyolย ESP Buba Sangarรฉ
89 GK Italiaย ITA Renato Marin
92 FW Italiaย ITA Stephan El Shaarawy
98 GK Australiaย AUS Mathew Ryan
99 GK Serbiaย SRB Mile Svilar

Tim Primavera

sunting

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
72 DF Italiaย ITA Federico Nardin
76 DF Sloveniaย SVN Lovro Goliฤ

Dipinjamkan

sunting

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
โ€” GK Italiaย ITA Davide Mastrantonio (di Milan Futuro sampai 30 Juni 2025)
โ€” DF Spanyolย ESP Jan Oliveras (di Dinamo Zagreb sampai 30 Juni 2025)
โ€” DF Albaniaย ALB Marash Kumbulla (di Espanyol sampai 30 Juni 2025)
โ€” DF Italiaย ITA Matteo Plaia (di Perugia sampai 30 Juni 2025)
โ€” DF Italiaย ITA William Feola (di Como sampai 30 Juni 2025)
โ€” MF Gambiaย GAM Ebrima Darboe (di Frosinone sampai 30 Juni 2025)
No. Pos. Negara Pemain
โ€” MF Italiaย ITA Edoardo Bove (di Fiorentina sampai 30 Juni 2025)
โ€” MF Italiaย ITA Riccardo Pagano (di Catanzaro sampai 30 Juni 2025)
โ€” FW Italiaย ITA Luigi Cherubini (di Carrarese sampai 30 Juni 2025)
โ€” FW Italiaย ITA Manuel Nardozi (di Parma sampai 30 Juni 2025)
โ€” FW Norwegiaย NOR Ola Solbakken (di Empoli sampai 30 Juni 2025)
โ€” FW Inggrisย ENG Tammy Abraham (di Milan sampai 30 Juni 2025)

Staff Manajemen

sunting
Posisi Staff
Pelatih Kepala Italia Claudio Ranieri
Asisten Pelatih Italia Paolo Benetti
Manajer Akademi Italia Bruno Conti
Pelatih Kiper Italia Simone Farelli
Manajer Tim Italia Simone Ricchio

|} Sumber: asroma.it

Daftar Pelatih

sunting
ย 
Nama Negara Tahun
William Garbutt Inggris 1927โ€“29
Guido Baccani Italia 1929โ€“30
Herbert Burgess Inggris 1930โ€“32
Lรกszlo Barr Hungaria 1932โ€“33
Lajos Kovรกcs Hungaria 1933โ€“34
Luigi Barbesino Italia 1934โ€“38
Guido Ara Italia 1938โ€“39
Alfrรฉd Schaffer Hungaria 1939โ€“42
Gรฉza Kertรฉsz Hungaria 1942โ€“43
Guido Masetti Italia 1943โ€“45
Giovanni Degni Italia 1945โ€“47
Imre Senkey Hungaria 1947โ€“48
Luigi Brunella Italia 1948โ€“49
Fulvio Bernardini Italia 1949โ€“50
Adolfo Baloncieri Italia 1950
Pietro Serantoni Italia 1950
Guido Masetti Italia 1950โ€“51
Giuseppe Viani Italia 1951โ€“53
Mario Varglien Italia 1953โ€“54
Jesse Carver Inggris 1954โ€“56
ย 
Nama Negara Tahun
Gyรถrgy Sarosi Hungaria 1956
Guido Masetti Italia 1956โ€“57
Alec Stock Inggris 1957โ€“58
Gunnar Nordahl Swedia 1958โ€“59
Gyรถrgy Sarosi Italia 1959โ€“60
Alfredo Foni Italia 1960โ€“61
Luis Carniglia Argentina 1961โ€“63
Naim Kryeziu Albania 1963
Alfredo Foni Italia 1963โ€“64
Luis Mirรณ Spanyol 1964โ€“65
Juan Carlos Lorenzo Argentina 1965โ€“66
Oronzo Pugliese Italia 1966โ€“68
Helenio Herrera Argentina 1968โ€“70
Luciano Tessari Italia 1970
Helenio Herrera Argentina 1971โ€“72
Tonino Trebiciani Italia 1972โ€“73
Nils Liedholm Swedia 1974โ€“77
Gustavo Giagnoni Italia 1978โ€“79
Ferruccio Valcareggi Italia 1979โ€“80
Nils Liedholm Swedia 1980โ€“84
Sven-Gรถran Eriksson Swedia 1984โ€“86
Angelo Sormani Italia 1986โ€“88
ย 
Nama Negara Tahun
Nils Liedholm Swedia 1988
Luciano Spinosi Italia 1988โ€“89
Gigi Radice Italia 1989โ€“90
Ottavio Bianchi Italia 1990โ€“92
Vujadin Boลกkov Republik Federal Yugoslavia 1992โ€“93
Carlo Mazzone Italia 1993โ€“96
Carlos Bianchi Argentina 1996
Nils Liedholm Swedia 1996
Ezio Sella Italia 1996
Zdenek Zeman Ceko 1997โ€“99
Fabio Capello Italia 1999โ€“04
Cesare Prandelli Italia 2004
Rudi Vรถller Jerman 2004
Luigi Delneri Italia 2004โ€“05
Bruno Conti Italia 2005
Luciano Spalletti Italia 2005โ€“09
Claudio Ranieri Italia 2009โ€“11
Vincenzo Montella Italia 2011
Luis Enrique Spanyol 2011โ€“12
Zdenek Zeman Ceko 2012โ€“13
Aurelio Andreazzoli Italia 2013
Rudi Garcia Prancis 2013โ€“2016
Luciano Spalletti Italia 2016-2017
Eusebio De Francesco Italia 2017-2019
Claudio Ranieri Italia 2019
Paulo Fonseca Portugal 2019-2021
Jose Mourinho Portugal 2021-2024
Daniele De Rossi Italia 2024 -

Daftar Presiden

sunting

Roma memiliki banyak presiden selama sejarah mereka, beberapa di antaranya telah menjadi pemilik klub, yang lain telah presiden kehormatan. Franco Sensi adalah ketua sampai kematiannya pada tahun 2008, dengan putrinya Rosella Sensi di tempat sebagai presiden kehormatan. Berikut adalah daftar lengkap dari Roma presiden dari tahun 1927 sampai hari ini.[17]

ย 
Nama Tahun
Italo Foschi 1927โ€“28
Renato Sacerdoti 1928โ€“35
Vittorio Scialoja 1935โ€“36
Igino Betti 1936โ€“41
Edgardo Bazzini 1941โ€“44
Pietro Baldassarre 1944โ€“49
Pier Carlo Restagno 1949โ€“52
Romolo Vaselli 1952
Renato Sacerdoti 1952โ€“58
Anacleto Gianni 1958โ€“62
Francesco Marini-Dettina 1962โ€“65
Franco Evangelisti 1965โ€“68
ย 
Nama Tahun
Francesco Ranucci 1968โ€“69
Alvaro Marchini 1969โ€“71
Gaetano Anzalone 1971โ€“79
Dino Viola 1979โ€“91
Flora Viola 1991
Giuseppe Ciarrapico 1991โ€“93
Ciro Di Martino 1993
Franco Sensi 1993โ€“08
Rosella Sensi 2008โ€“11
Roberto Cappelli 2011
Thomas R. DiBenedetto 2011โ€“12
James Pallotta 2012-2020
Dan Friedkin 2020

Prestasi

sunting

Gelar Nasional

sunting

Serie A:

  • Juara (3): 1941โ€“42, 1982โ€“83, 2000โ€“01

Coppa Italia:

  • Juara (9): 1963โ€“64, 1968โ€“69, 1979โ€“80, 1980โ€“81, 1983โ€“84, 1985โ€“86, 1990โ€“91, 2006โ€“07, 2007โ€“08
Sebuah lukisan mural Francesco Totti dicat setelah Roma memenangkan gelar Serie A 2000โ€“01, ketiga mereka secara total

Supercoppa Italiana:

Serie B:

Coppa C.O.N.I.

  • Juara (1): 1928

Gelar Internasional

sunting

Piala Fairs

Liga Champions UEFA

Liga Eropa UEFA

Liga Konferensi Eropa UEFA

Piala Anglo Italian

Amsterdam Tournament:

Gelar Lainnya

sunting

MLS All-Star Game

Hall of Fame

sunting

Pada tanggal 7 Oktober 2012, Hall of Fame Roma diumumkan.[18] The Hall of Fame sebagai pemain melalui situs resmi klub dan khusus Hall of Fame panel.

Peringkat koefisien klub UEFA

sunting
Per 10 April 2025. [19][20]
Peringkat Tim Poin
6 Italia Inter Milan 109,250
7 Jerman Borussia Dortmund 104,750
8 Italia Roma 104,500
9 Inggris Chelsea 102,000
10 Spanyol Barcelona 100,750

Referensi

sunting
  1. ^ "Roma stadium to be inspired by English Model". soccernet.com. 29 September 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-19. Diakses tanggal 2014-01-16.
  2. ^ "New Roma stadium planned for 2014". Goal.com. 21 September 2011. Diakses tanggal 19 February 2012.
  3. ^ "AS Roma | Official Website | Rome | Football | Soccer". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-15. Diakses tanggal 2014-01-16.
  4. ^ "AS ROMA AND NIKE ANNOUNCE NEW PARTNERSHIP". A.S. Roma Official Website. 13 March 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-16. Diakses tanggal 14 March 2013.
  5. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-16. Diakses tanggal 2013-07-08.
  6. ^ Bola.com (2018-04-26). "Kisah Tragis Hantui Duel Liverpool Vs AS Roma". bola.com. Diakses tanggal 2024-11-22.
  7. ^ "Roma legends apologise after sticking middle finger up at Liverpool club crest". The Sun (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-04-24. Diakses tanggal 2024-11-22.
  8. ^ "Liverpool-Roma clash: Victim of Anfield attack named" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-04-24. Diakses tanggal 2024-11-22.
  9. ^ "Hooligan fears as West Ham & Lazio ultras join forces ahead of England clash". The Sun (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2023-03-22. Diakses tanggal 2024-11-22.
  10. ^ "Pendukung Roma dikenai sanksi lima tahun - BBC Indonesia - Olahraga". www.bbc.com. Diakses tanggal 2024-11-22.
  11. ^ "Insiden Sevilla Vs AS Roma: Wasit Final Liga Europa Diserang Di Bandara, Satu Orang Ditangkap | Goal.com Indonesia". www.goal.com. 2023-06-02. Diakses tanggal 2024-11-22.
  12. ^ "Altercation between soccer fans in Budapest hospitalizes two ahead of Europa League final". Mundo Deportivo USA (dalam bahasa Inggris). 2023-05-31. Diakses tanggal 2024-11-22.
  13. ^ "Tak Berhenti di Mourinho, Anthony Taylor dan Keluarga Dapat Penyerangan dari Pendukung AS Roma". Tribunnews.com. 2024-11-22. Diakses tanggal 2024-11-22.
  14. ^ "Roma fans could be banned from attending Feyenoord Europa League clash". OneFootball. 2024-11-22. Diakses tanggal 2024-11-22.
  15. ^ a b "Video: Roma and Feyenoord fans almost clash in 'night of tension' before Europa League quarter-final - Football Italia". football-italia.net (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2023-04-20. Diakses tanggal 2024-11-22.
  16. ^ "Men's team players and staff". AS Roma. Diakses tanggal 1 October 2024.
  17. ^ "I presidenti dell'A.S. Roma dall 1927 ad oggi". Viva la Roma. 8 June 2007.
  18. ^ AS Roma | Official Website | Rome | Football | Soccer
  19. ^ Bert Kassies (10 April 2025). "UEFA 5-year Club Ranking 2025" (dalam bahasa Inggris). kassiesa.net. Diakses tanggal 12 April 2025.
  20. ^ UEFA.com. "Club coefficients โ€“ UEFA Coefficients" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Februari 2025. Diakses tanggal 12 April 2025.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar gereja tituler di Roma

Idris Cassidy 02002-02-066 Februari 2002 Santa Maria Liberatrice a Monte Testaccioย [it] 01965-02-055 Februari 1965 Giovanni Lajolo 02007-11-2424 November

Roma

Belakangan ini, lalu lintas yang padat pada malam hari di Trastevere, Testaccio, dan San Lorenzo, menyebabkan diberlakukannya ZTL malam hari di distrik-distrik

Sejarah A.S. Roma

stadium sebelum menghuni jalanan di kalangan buruh Testaccio, di sana mereka membangun lapangan Campo Testaccio; yang dibuka pada bulan November 1929. Musim

Giuseppe Beltrami

Angelo Felici Jabatan lain Kardinal-Imam Santa Maria Liberatrice a Monte Testaccio pro hac vice (1967-73) Imamat Tahbisan imam 5 Maret 1916 olehย Giousรจ Signori

Pasta e ceci

rosemary sudah cukup membuat aroma rumah langsung hidup. Di Trastevere atau Testaccio, trattoria tua masih menyajikannya dalam mangkuk keramik tebal, sering

Antonio Marรญa Javierre Ortas

Medina Estรฉvez Jabatan lain Kardinal-Imam Santa Maria Liberatrice a Monte Testaccio (1999-2007) Imamat Tahbisan imam 24 April 1949 Tahbisan uskup 29 Juni

There's Still Tomorrow

untuk Wildside dan Vision Distribution. Proses syuting berlangsung di Testaccio, Roma, dengan latar dalam ruangan diambil di Cinecittร  Studios. Dalam

Angelo Paoli

sana yang merupakan mimpinya. Paoli berhasil melakukan ini di Gunung Testaccio . Dia juga membedakan dirinya selama dua gempa bumi pada awal 1703 dalam