Universitas Trunodjoyo Madura
๊ฆˆ๊ฆค๊ฆถ๊ฆฎ๊ฆผ๊ฆ‚๊ฆฑ๊ฆถ๊ฆ ๊ฆฑ๊ง€ ๊ฆ ๊ฆฟ๊ฆธ๊ฆค๊ฆ—๊ฆช ๊ฆฉ๊ฆข๊ฆธ๊ฆซ

Lambang Resmi Universitas Trunodjoyo Madura
Nama sebelumnya
Universitas Bangkalan
MotoUnggul, Tangguh, Mandiri
Moto dalam bahasaย Inggris
Excellent, Resilient, Independent
JenisPerguruan Tinggi Negeri
Didirikan1981 sebagai PTS
5 Juli 2001 sebagai PTN
Lembaga induk
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia
AkreditasiUnggul
RektorProf. Dr. Safi', S.H., M.H.
Jumlah mahasiswa23.000 (per 2019)
Alamat
Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal
,
KampusKampus Telang
Jl. Raya Telang,PO BOX 02 Kecamatan Kamal, Bangkalan Jawa Timur 69162
WarnaBiru dongker ย 
JulukanUTM (Akronim)
Situs webwww.trunojoyo.ac.id
PetaKoordinat: 7ยฐ7โ€ฒ39.90โ€ณS 112ยฐ43โ€ฒ23.09โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ7.1277500ยฐS 112.7230806ยฐE๏ปฟ / -7.1277500; 112.7230806

Universitas Trunodjoyo Madura (disingkat UTM; sebelumnya bernama Universitas Trunojoyo Madura; aksara Madura: ๊ฆˆ๊ฆค๊ฆถ๊ฆฎ๊ฆผ๊ฆ‚๊ฆฑ๊ฆถ๊ฆ ๊ฆฑ๊ง€ ๊ฆ ๊ฆฟ๊ฆธ๊ฆค๊ฆ—๊ฆช ๊ฆฉ๊ฆข๊ฆธ๊ฆซ) adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang berlokasi di Jalan Raya Telang, Kamal, Bangkalan, Jawa Timur, di Pulau Madura, Indonesia.

Perguruan tinggi ini pada awalnya berstatus sebagai universitas swasta sebelum kemudian dinegerikan melalui Keputusan Presiden pada tanggal 5 Juli 2001.[1] Peresmian sebagai perguruan tinggi negeri dilakukan pada 23 Juli 2001 oleh Presiden Abdurrahman Wahid.

Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, Universitas Trunodjoyo Madura merupakan PTN ke-7 di provinsi tersebut. Perkembangan kualitas institusi ini ditandai dengan diraihnya akreditasi nasional peringkat "Unggul" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2024, sebagaimana tercantum dalam SK BAN-PT Nomor 1819/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2024.[2]

Universitas Trunodjoyo Madura dibangun di atas lahan seluas 28,5 hektare, yang terletak lima kilometer dari Pelabuhan Kamal Madura dan 15ย km dari Bangkalan.[3]

Sejarah

sunting

Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan kelanjutan dari Universitas Bangkalan Madura (Unibang), sebuah institusi perguruan tinggi swasta yang didirikan pada tahun 1981 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kyai Lemah Dhuwur MKGR Bangkalan.[4] Pada awal masa operasionalnya sebagai perguruan tinggi swasta, Unibang hanya menyelenggarakan kegiatan akademik untuk tiga fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Teknik.[5]

Seiring berjalannya waktu dan tuntutan pemerataan pendidikan tinggi di Pulau Madura, Unibang mengalami transformasi status kelembagaan. Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 85 Tahun 2001 yang diterbitkan pada tanggal 5 Juli 2001, institusi ini resmi beralih status menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Perubahan status ini menjadikan UTM sebagai perguruan tinggi negeri ke-7 yang beroperasi di wilayah Jawa Timur.[6] Pemilihan nama "Trunojoyo" diambil dari nama tokoh pahlawan dari Madura, Pangeran Trunojoyo, sebagai bentuk penghormatan atas semangat perjuangannya yang menjadi inspirasi dan nilai bagi sivitas akademika kampus.

Peresmian pergantian nama sekaligus operasional awal sebagai PTN diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2001. Dalam acara peresmian tersebut, Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) secara langsung memberikan sambutan kenegaraan. Beliau menyatakan bahwa beralihnya status institusi ini menjadi Universitas Trunojoyo Madura merupakan wujud nyata pencapaian dari salah satu impian terbesar masyarakat Madura untuk memiliki universitas negeri di pulaunya sendiri.[7]

Dalam perkembangannya, pertumbuhan UTM turut didukung oleh integrasi kawasan, khususnya setelah diresmikannya Jembatan Nasional Suramadu pada tahun 2009. Kampus UTM yang menempati area seluas kurang lebih 30 hektare ini berlokasi di lingkungan Kabupaten Bangkalan, yang secara tata ruang masuk ke dalam satuan wilayah pengembangan metropolitan Gerbangkertasusila (perluasan kota Surabaya).[8] Sejak proses penegeriannya hingga kini, UTM telah berekspansi secara pesat dari 3 fakultas awal hingga berhasil mengelola 8 fakultas yang menaungi lebih dari 35 program studi pada jenjang diploma, sarjana, dan pascasarjana.

Identitas

sunting
Logo Resmi Universitas Trunodjoyo Madura 2026

Lambang

sunting

Lambang Universitas Trunojoyo Madura merupakan representasi nilai filosofis yang mencerminkan jati diri, sejarah, serta semangat perjuangan sivitas akademika. Setiap unsur dalam lambang memiliki makna sebagai berikut:

  • Bingkai segi lima melambangkan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Bintang berpenjuru delapan melambangkan kebesaran Majapahit dalam konsep Cakra Surya Kencana, yang mencerminkan wawasan Nusantara. Hal ini selaras dengan semangat perjuangan Pangeran Trunojoyo dalam memperjuangkan persatuan wilayah.
  • Tombak melambangkan keberanian dan semangat juang Pangeran Trunojoyo dalam melawan penjajahan.
  • Luk tiga melambangkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Cakra melambangkan kebesaran wilayah Bangkalan sebagai identitas lokal universitas.
  • Buku melambangkan sumber ilmu pengetahuan dan kegiatan akademik.
  • Perahu Lรฉs-Alรฉs' melambangkan semangat perjuangan masyarakat Madura yang tercermin dalam ungkapan "Abhental ombek asapo angin" (berbantalkan ombak dan berselimutkan angin).

Himne dan Mars Universitas Trunojoyo Madura

sunting

Himne

sunting

Satukan tekad bersama membangun tanah pusaka
Menjunjung tinggi cita mulia
Giat belajar dan berkarya
Demi mewujudkan cita-cita kita semua

Bertakwa kepada Tuhan, teguhkan iman di dada
Berjanji setia Pancasila
Curahkan segala harapan
Bangkitkan semangat untuk menggapai masa depan

Wahai ksatria, jasakan baktimu
Siap selalu berjuang untuk bangsa dan negara
Indonesia jaya

Mars

sunting

Terpatri sudah semua di dalam dada
Senada dengan cita bangsa
Menggapai masa depan ceria
Rakyat cerdas dan berbudi mulia
Membangun negara

Sejalan dengan UUD Empat Lima
Membahanakan gema kata
Mencerdaskan kehidupan bangsa kita
Demi negara Indonesia jaya, negara pusaka

Negara pusaka, mari tuntut ilmu bersama
Universitas Trunojoyo Madura siap sedia
Kelak kita baktikan diri
Terhadap nusa dan bangsa
Berkarya dan sikap perwira

Almamater tak 'kan lupa
Universitas Trunojoyo Madura tercinta
Menjunjung tinggi harkat semua pribadi
Semoga selalu berjaya

Fakultas, program studi, dan akreditasi

sunting

Universitas Trunojoyo Madura memiliki akreditasi institusi dengan peringkat Unggul dari BAN-PT. Selain itu, sejumlah program studi juga telah memperoleh akreditasi nasional dari BAN-PT maupun lembaga akreditasi mandiri, serta sebagian telah meraih akreditasi internasional dari FIBAA.[1]

Program Studi Jenjang Akreditasi Lembaga
Fakultas Hukum
Ilmu Hukum S-1 Baik Sekali BAN-PT
Ilmu Hukum S-2 Baik BAN-PT
Ilmu Hukum S-3 Baik BAN-PT
Fakultas Teknik
Teknik Informatika S-1 Unggul BAN-PT
Teknik Industri S-1 Baik Sekali BAN-PT
Teknik Elektro S-1 Unggul BAN-PT
Sistem Informasi S-1 Baik Sekali BAN-PT
Teknik Mekatronika S-1 Baik Sekali BAN-PT
Teknik Mesin S-1 Baik Sekali BAN-PT
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Akuntansi D-3 Unggul LAMEMBA
Kewirausahaan D-3 Unggul LAMEMBA
Manajemen S-1 Unggul LAMEMBA
Akuntansi S-1 Baik Sekali LAMEMBA
Ekonomi Pembangunan S-1 Baik Sekali LAMEMBA
Manajemen S-2 Unggul LAMEMBA
Akuntansi S-2 Baik Sekali LAMEMBA
Ilmu Ekonomi S-2 Baik Sekali LAMEMBA
Ilmu Manajemen S-3 Baik Sekali LAMEMBA
Ilmu Akuntansi S-3 Baik Sekali LAMEMBA
Fakultas Pertanian
Agroekoteknologi S-1 Unggul BAN-PT
Agribisnis S-1 Unggul BAN-PT
Teknologi Industri Pertanian S-1 Baik Sekali BAN-PT
Teknologi Pangan S-1 Baik Sekali BAN-PT
Ilmu Kelautan S-1 Unggul BAN-PT
Manajemen Sumberdaya Perairan S-1 Baik Sekali BAN-PT
Ilmu Kelautan S-2 Baik Sekali BAN-PT
Pengelolaan Sumber Daya Alam S-2 Baik Sekali BAN-PT
Pengelolaan Sumber Daya Alam S-3 Baik BAN-PT
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya
Sosiologi S-1 Baik BAN-PT
Ilmu Komunikasi S-1 Baik BAN-PT
Sastra Inggris S-1 Baik Sekali BAN-PT
Psikologi S-1 Baik Sekali BAN-PT
Sosiologi S-2 Baik Sekali BAN-PT
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar S-1 Unggul BAN-PT
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini S-1 Unggul BAN-PT
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam S-1 Unggul BAN-PT
Pendidikan Informatika S-1 Unggul BAN-PT
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S-1 Unggul BAN-PT
Pendidikan Dasar S-2 Baik Sekali BAN-PT
Pendidikan Profesi Guru Profesi - -
Fakultas Keislaman
Hukum Bisnis Syariah S-1 Baik Sekali BAN-PT
Ekonomi Syariah S-1 Baik Sekali BAN-PT
Fakultas Kedokteran
Program Studi Kedokteran S.Ked Dalam proses LAM-PTKes
Program Profesi Dokter Profesi Dalam proses LAM-PTKes

Unit Kegiatan Mahasiswa

sunting

Untuk mendukung proses kegiatan ekstrakurikuler dalam kampus, terdapat beberapa unit kegiatan mahasiswa (UKM), antara lain:

Unit Pelaksana Teknis

sunting
  • UPT Perpustakaan
  • UPT Puskom
  • UPT Pusat Bahasa
  • UPT Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
  • UPT Laboratorium Dasar
  • UPT BAAKPSI
  • UPT BAUK
  • UPT Penjaminan Mutu
  • UPT LP3MP

Fasilitas

sunting

Reputasi

sunting
  • Akreditasi institusi "Unggul" BAN PT (2024-2029) berdasarkan No. 1819/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2024.[1][10]
  • Peringkat 150 di Indonesia versi Webometrics (2022).[11]
  • Peringkat 140 di Indonesia versi AD Scientific Index (2022).[12]
  • Peringkat 110 di Indonesia versi SINTA Kemdikbud RI (2022).[13]
  • Peringkat 99 di Indonesia versi UniRank 4ICU (2022).[14]

Alumni

sunting

Universitas Trunojoyo Madura telah melahirkan sejumlah alumni yang berkiprah di tingkat regional maupun nasional, khususnya dalam bidang politik, pemerintahan, dan industri kreatif.

Beberapa alumni yang dikenal antara lain:

  • Slamet Ariyadi โ€“ politikus Indonesia dan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur XI sejak 2019. Ia merupakan alumni Program Studi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura dan pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Mahasiswa UTM.
  • Nopek Novian โ€“ komika dan kreator konten asal Madiun yang dikenal melalui ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI IX), serta aktif dalam industri hiburan digital dan perfilman Indonesia.
  • Ach Zahid โ€“ aktivis mahasiswa dan Presiden Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura tahun 2018 yang dikenal melalui pencapaian Rekor MURI dalam kegiatan pembentangan bendera merah putih terpanjang bersama ribuan mahasiswa.

Selain itu, alumni Universitas Trunojoyo Madura juga banyak berkontribusi sebagai:

  • pejabat daerah dan aparatur sipil negara di wilayah Madura dan Jawa Timur,
  • akademisi dan tenaga pendidik di berbagai institusi pendidikan,
  • wirausahawan dan pelaku industri kreatif,
  • serta aktivis sosial dan organisasi kepemudaan.

Kontribusi tersebut menunjukkan peran alumni Universitas Trunojoyo Madura dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Referensi

sunting
  1. ^ a b c PDDikti (2020). "Profil Perguruan Tinggi Universitas Trunojoyo". Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI.
  2. ^ Ihfandi Cahyo (2025-07-21). "UTM Menjadi Kampus Negeri Terakreditasi Unggul dan Berstandar Internasional". Diakses tanggal 2025-07-21.
  3. ^ Ihfandi Cahyo (2025-07-21). "Universitas Trunojoyo Madura". Diakses tanggal 2025-07-21.
  4. ^ "Sejarah Universitas Trunojoyo Madura". UTM Official. Diakses tanggal 2024-05-15.
  5. ^ "Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura". www.trunojoyo.ac.id. Diakses tanggal 2024-05-15.
  6. ^ "Profil Singkat - UTM Official". Universitas Trunojoyo Madura. Diakses tanggal 2024-05-15.
  7. ^ "MENGENANG GUSDURย : MEMBACA SEJARAH KAMPUS UTM". BEM KM UTM. Diakses tanggal 2021-09-17.
  8. ^ "Universitas Trunojoyo Madura (UTM) - Gramedia". Gramedia Pendidikan. Diakses tanggal 2024-05-15.
  9. ^ "Sarana dan Prasarana | Profil". www.trunojoyo.ac.id. Diakses tanggal 2021-09-17.
  10. ^ BAN PT (2019). "Akreditasi Institusi Universitas Trunojoyo". Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
  11. ^ Webometrics (2022). "Indonesia Rangking Web of Universities". Webometrics.
  12. ^ AD Scientific Index (2022). "Universitas Trunojoyo Madura Rankings - AD Scientific Index 2022". AD Scientific Index.
  13. ^ SINTA (2022). "Universitas Trunojoyo". SINTA Kemdikbud RI. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-27. Diakses tanggal 2022-05-22.
  14. ^ UniRank (2022). "Top Universities in Indonesia 2021 Indonesian University Ranking". UniRank.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Raden Trunajaya

Raden Trunajaya (1649 โ€“ 2 Januari 1680), juga dieja Trunojoyo dan menyatakan dirinya sebagai Panembahan Maduretna Panatagama, adalah seorang bangsawan

Bandar Udara Trunojoyo

Bandar Udara Trunojoyo (Trunojoyo Airportcode: en is deprecated ) (IATA: SUP,ย ICAO: WART) adalah bandar udara yang terletak di Kabupaten Sumenep. Bandara

Keresidenan Cirebon

memenuhi persyaratan agar Belanda mau membantu Mataram menumpas Trunojoyo (Trunojoyo berhasil membebaskan pangeran-pangeran Cirebon yang ditahan Mataram

Kesultanan Mataram

Pangeran Singasari. Ia mengajak Trunojoyo, putra penguasa Madura, untuk melaksanakan misi tersebut pada 1670. Trunojoyo menyanggupi karena ia ingin Madura

Kota Madiun

Madiun, Jl. MT. Haryono, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Diponegoro, dan Jl. Trunojoyo Indomaret dan Alfamart yang tersebar di seluruh penjuru Kota Madiun. Madiun

Yudonegoro

inilah dia kembali bertemu dengan Pangeran Trunojoyo. Dalam pertemuan tersebut Raden bugan dan Pangeran Trunojoyo berjanji suatu saat akan menjumpai dia di

Jalan Trunojoyo (Jakarta)

Jalan Trunojoyo adalah nama salah satu jalan utama Jakarta. Nama jalan ini diambil dari nama seorang Pahlawan Nasional Indonesia yaitu Raden Trunojoyo. Jalan

Madura

pintu masuk udara juga telah dibuka dengan diresmikannya Bandar Udara Trunojoyo (SUP) pada 20 April 2022 oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Sumenep