Abuya, K. H.
Uci Turtusi
اوچي تورتوسي
GelarAbuya
Kehidupan pribadi
Lahir
Uci Turtusi

(1964-10-12)12 Oktober 1964
Meninggal6 April 2021(2021-04-06) (umur 56)[1]
MakamMakam Abuya Uci Turtusi
KebangsaanIndonesia
PasanganHj. Lala Sulwiyah
Anak
  • Hj Tatu
  • Hj Anis
  • H Iwan
  • Hj Wida
  • H Jami
  • Hj Ila
  • Hj Jipah
  • H Farhan
Orang tua
Almamater
  • Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu
  • Pondok Pesantren Darul Ibtida Caringin
  • Pondok Pesantren Darul Hikam Cibeureum (dan Lainnya)
Dikenal karenaPimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah
Nama lainAbah Uci Pasar Kemis
Abah Uci Banten
RelationsAbuya KH. Tohawi Romli (adik)
Abuya KH. Iim Imadudin (adik)
Kehidupan religius
AgamaIslam
DenominasiSunni
Muslim leader
Guru
  • Abuya Dimyathi Cidahu
  • KH Yusuf bin Said Caringin
  • KH Aang Syadzili Cibeureum (dan Lainnya)

Abuya, KH. Uci Turtusi lebih dikenal sebagai Abah Uci (bahasa Arab: اوسي تورتوسي) (lahir 1964 - wafat 2021[2]), adalah seorang ulama dan pendakwah Muslim Indonesia yang berpengaruh dari Banten. Abuya Uci Turtusi adalah pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok yang menggantikan ayahnya, Abuya KH Ahmad Dimyathi bin KH Romli, yang meninggal pada awal 2001.[3] Pesantren ini didirikan pada tahun 1957 oleh Abuya Dimyati, seorang ulama berpengaruh di Kabupaten Tangerang.[4][5]

Abuya Uci Turtusi dikenal sebagai ulama yang dekat dengan mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur),[6] ia sering menyebut nama Gus Dur dalam setiap ceramah agamanya ketika membahas hakikat Islam dan kerap menceritakan beberapa keistimewaannya sebagai seorang Ulama Muslim yang menjadi presiden. Selain itu, Abuya Uci Turtusi juga dikenal dekat dengan ulama muslim Indonesia berpengaruh lainnya seperti Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.[7]

Abuya Uci Turtusi adalah guru spiritual untuk Gubernur Banten yang sedang menjabat, Wahidin Halim.[8] Ia termasuk salah satu tokoh yang mendukung Wahidin Halim dan Andika Hazrumy menjadi gubernur dan wakil gubernur Banten periode 2017-2022 pada Pemilihan umum Gubernur Banten 2017.

Dugaan silsilahnya

sunting
  1. 41. H. Uci Turtusi Ibn 40. KH. Ahmad Dimyati Ibn 39. Ki Romli Ibn 38. Ki Khaerun Ibn 37. Ki Cimang Ibn 36. Ki Saif Suradipa bin 35. Ki Kabal Ibn 34. Ki Tumenggung Kamil Ibn 33. Ki Aria Yudanegara Ibn 32. Raden ciliwulung ibn 31. Raden Arya wangsakara ibn 30. Raden. Aria Wiraraja I bin 29. Sayyid Ja'far Shodiq ibn 28. Sayyid Sholeh ibn 27. Sayyid Maulana Maghribi ibn 26. Sayyid Abdurrahman ibn 25. Sayyidi Syaikh Dzatul Kahfi ibn 24. Sayyid Ahmad ibn 23. Sayyid Isa Ibrahim ibn 22. Sayyid Junaid ibn 21. Sayyid Abdul Qodir ibn 20. Sayyid Syuaib ibn 19. Sayyid Abdul Jabbar ibn 18. Sayyid Abdul Razaq ibn 17. Sayyid Abdul Aziz ibn 16. Sayyid Ahmad ibn 15. Sayyid Sholeh ibn Sayyidi 14. Syaikh Abdul Qadir Al Jailani ibn 13. Sayyid abu Sholeh Musa Janki Dausat ibn 12. Sayyid Abdullah ibn 11. Sayyid Yahya Az Zahid ibn 10 Sayyid Muhammad ibn 9. Sayyid Daud Amir Makkah ibn 8. Sayyid Musa at Tsani ibn 7. Sayyid Abdullah At Tsani ibn 6. Sayyid Musa Al jun ibn 5. Sayyid Abdullah Al Mahdi ibn 4. Sayyidina Hasan Al mutsana ibn 3. Sayyidina Hasan Al Mujtaba ibn 2. Sayyidina Ali ibn Abi Thalib + sayyidatuna Fathimah Az-Zahra bintu 1. Sayyidina Muhammad shalallahu alaihi wassalam

Biografi

sunting

Abuya KH Uci Turtusi dari Kp. Cilongok, beliau adalah Ulama Kharismatik dari Banten yang memegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadits dan penerus dari ayahnya Alm Abuya Dimyathi Cilongok, bukan Abuya Dimyati Cidahu (ada dua nama kiyai besar bernama Abuya Dimyati) pengajar pengajian mingguan dengan mengajar Ilmu Fiqih, Tafsir Al-Qur'an dan Tassawuf, jamaah yang hadir setiap minggu selalu memadati Kp. Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten tepatnya di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok Pasar Kemis, parkir mobil dan motor para Jamaah sudah tidak tertampung disatu tempat, sehingga kendaraan banyak parkir ditempat yang lumayan jauh, di karena banyaknya jamaah yang tidak tertampung di masjid dan majelis beliau, bahkan jamaah rela mencari tempat duduk disepanjang jalan, dibawah pohon, dan dirumah penduduk sekitar, jamaah mencapai ribuan bahkan puluhan ribu. Namanya sudah terkenal hingga keluar pulau jawa, bahkan yang menghadiri pengajian mingguan sering didatangi ulama dari mancanegara, seperti ulama dari Mesir , Yaman ,Arab , India , Irak , Maroko dan negara lainnya pernah berkunjung mengikuti acara pengajian.

Selain acara pengajian mingguan, ada beberapa acara besar yang diselengarakan tahunan, yaitu acara: Maulid Nabi, Haul Tuan Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani.Q.S.A, acara tersebut selalu diramaikan oleh ratusan ribu jamaah. Acara yang paling besar hingga para jamaah membludak membanjiri Kp. Cilongok menjadi lautan manusia, adalah Haul Tuan Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani.Q.S.A, ratusan jamaah sudah berdatangan mulai malam acara, dan terus berdatangan hingga pagi hari, dan dihadiri para pejabat, Alm Gusdur (semasa hidup), Bupati, para ulama di luar pulau jawa, ulama dari mancanegara, para Habaib dan para tokoh besar lainnya.

Acara pengajian mingguan membawa berkah bagi para pedagang, dibahu sepanjang jalan dan lapangan kosong para pedagang ikut meramaikan pengajian. Setiap minggu para pedagang menjajakan berbagai aneka makanan, baju muslim, makanan tradisional lokal, akik, sarana ibadah, minyak wangi, dan masih sangat banyak para pedagang lainnya.

Sebelum Almarhum Gus Dur Meninggal beliau ditanya oleh Abuya Uci Thurtusi, "Gus apa yang paling diinginkan oleh Gus apa? Baik di kala jadi presiden atau setelah lengser jadi presiden," (petikan ceramah). Jawaban Gus Dur adalah ketika ia wafat adalah minta sering-sering dikirimkan Al Fatihah. "Saya inginkan adalah ketika saya wafat, istri, anak, teman-teman dan sekitarnya mengirimkan Al Fatihah buat saya," kata Abuya menirukan Gus Dur.

Galeri

sunting

Kewafatan

sunting

Abuya Uci Turtusi wafat di kediaman beliau pada hari Selasa pagi, setelah subuh, di daerah kampung Cilongok Ds. Sukamantri Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang pada tanggal 6 April 2021 M.[9][10][11]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Utama

sunting
  1. ^ "Ulama Banten Abuya Uci Meninggal Dunia". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2024-06-29.
  2. ^ Abuya Uci Turtusi Wafat, MUI Tangerang Minta Warga Mendoakan (dalam bahasa Indonesia)
  3. ^ Muslimedia News 2016, Sekilas Tentang.
  4. ^ Baca Tangerang 2017, Pesantren Cilongok.
  5. ^ "Mengenal Silsilah dan Biografi Ulama Kharismatik Abuya KH Uci Turtusi Cilongok Banten". Pikiran-Rakyat.com. 2021-04-10. Diakses tanggal 2022-11-16.
  6. ^ Tribunnews.com 2018, Yenny Wahid.
  7. ^ Muslimedia News 2016, Abuya Uci.
  8. ^ Pena Merdeka 2018, Abuya Uci.
  9. ^ "Ulama Banten Abuya Uci Meninggal Dunia". CNN Indonesia. 2021-04-06. Diakses tanggal 2022-11-17.
  10. ^ "Ulama Banten KH Uci Thurtusi Meninggal Dunia". Liputan6.com. 2021-04-06. Diakses tanggal 2022-11-17.
  11. ^ "Abuya Uci Dimakamkan Pukul 14.00 WIB, Jamaah Tunggu di Sekitaran Makam". Suara.com. 2021-04-06. Diakses tanggal 2022-11-18.

Sekunder

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Muhammad Dimyathi

sekarang memimpin Majelis Nurul Musthofa di Jakarta dan (alm) Abuya Uci Turtusi yang memimpin Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah di Cilongok Sukamantri

Ahmad Dimyathi

Pesantren Al-Istiqlaliyah. Abuya Dimyathi merupakan ayah dari Abuya Uci Turtusi, Abuya Tohawi Romli dan Abuya Iim Imadudin. Wafirotul Fikriyah (2022-06-22)

Tohawi Romli

Al-Istiqlaliyah Cilongok yang menggantikan sang kakak yaitu Abuya KH. Uci Turtusi sejak sepeninggalan tahun 2021. Abuya Tohawi Romli merupakan putra dari

Iim Imadudin

bin KH. Romli dan Hj. Nihayah binti KH. Agrat, juga adik dari, Abuya Uci Turtusi dan Abuya Tohawi Romli. Abuya Iim lahir di Kampung Cilongok desa Sukamantri

Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah

kepesantrenan yang saat ini juga dilanjutkan oleh putra beliau, Abuya K.H Uci Turtusi (alm) dilanjutkan oleh adik beliau, Abuya K.H. Tohawi Romli sejak sepeninggalnya

Daftar pesantren di Banten

Cilongok, Sukamantri, Pasarkemis, Tangerang Abuya Dimyathi Cilongok Abuya Uci Turtusi 5 Pondok Pesantren Abuya Munfasir Ciomas, Serang, Banten Abuya Munfasir

Buya

Yahya; Buya Arrazy Hasyim; Buya Syakur; Buya Gusrizal Gazahar; Abuya Uci Turtusi; Buya Haedar; Abuya Tohawi Romli; Abuya Muhtadi; Abuya Mama Ghufron Al

Hendra Bambang Wisanggeni

Munfasir, K.H. Raden M Yusuf Al Mubarok Cinangka, K.H. Sukanta Labuan, K.H. Uci Turtusi Cilongok, K.H. Thobari Syadzili Tangerang, K.H. Lukman Harun Cilegon